KONSTRUKSI LANTAI KAYU

Print
Category: Bangunan
Last Updated on Wednesday, 14 May 2014 Published Date Written by BambWijanarko

KONSTRUKSI LANTAI KAYU

Oleh : Bambang Wijanarko, S.Pd,MT

Widyaiswara PPPPTK BOE Malang – Departemen Bangunan

Program Studi Teknologi Kayu

 

1.  Lapisan Lantai Kayu

Lapisan lantai kayu atau yang biasanya disebut parket boleh dipasang pada lantai beton yang diisolasi terhadap kelembapan dengan aspal. Cara lain juga dapat dilakukan diatas lapisan plesteran yang padat dan rata pada konstruksi loteng atas. Konstruksi lantai kayu dibagi atas dua macam, yaitu lapisan kayu yang tipis dengan ukuran tebal 8 mm - 10 mm yang dilem diatas plesteran tersebut yang juga sering dinamakan  lantai parket kayu atau lantai kerakal kayu.

a). Lapisan Lantai kerakal kayu

Lantai kerakal kayu biasanya digunakan pada konstruksi lantai bengkel atau pada tempat kerja disebuah pabrik maupun tempat kerja yang besar, dan yang penting lagi adalah karena lantainya terbuat dari kay maka maka lantai tersebut memiliki daya isolasi yang tinggi pula.

Ukuran lantai kerakal kayu dengan ketebalan 6 cm s.d. 14 cm dengan ukuran 8/8 cm s.d. 8/20 cm ditanam dalam aspal diatas lantai beton dengan bagian berserat serong ( dengan potongan melintang dan posisi pori-pori kayu menghadap keatas).

b).  Lapisan lantai parket kayu.

Lapisan lantai parket kayu terdiri dari kayu yang tipis dengan ukuran tebal 8 mm s.d. 10 mm dan lebarnya 10 cm s.d. 15 cm, kemudian dilem dengan perekat khusus pada lantai beton yang halus dan rata.  Menurut cara pemasangannya kita bisa memilih berbagai macam motif yang menarik seperti, motif mosaik, motif serat kayu sejajar, motif serat diagonal dan masih banyak variasi dan bentuk parket lantai kayu yang dapat dipilih sesuai keinginan penghuni rumah.

 

                                  

            Gambar 1. Variasi bentuk dan motif lantai parket kayu

 

2.  Konstruksi lantai kayu

Konstruksi lantai kayu yang paling sederhana adalah lembaran papan-papan kayu yang langsung terletak dan terpaku diatas konstruksi balok gelagar. Papan-papan yang digunakan seharusnya berukuran paling sedikit tebalnya 20 mm dengan ukuran lebar 9 cm s.d. 14 cm. Papan-papan tersebut dirapatkan dan disambung dengan sambungan sisi tumpul, dengan sponing, dengan alur dan isian   atau dengan sambungan  alur dan lidah. Bentuk dari profil papan-papan tersebut seperti dibawah ini.

                  

                                            

                         Gambar 2. Bentuk profil papan parket kayu

Apabila kita memilih sambungan sisinya dengan alur dan lidah, yang paling baik ukuran lidahnya adalah dengan ketebalan 6 mm dan lebarnya 7 mm. Untuk mematukan papan tersebut dengan lantai kayu selalu dilakukan dengan pemakuan tersembunyi yaitu yang dipaku adalah pada bagian lidah. Sambungan-sambungan memanjang harus dipasang selang-seling dan selalu pada bagian tengahnya terletak persis ditengan-tengah balok gelagar.

Konstruksi ini biasanya digunakan pada lantai rumah tinggal sederhana artinya diterapkan pada rumah tidak bertingkat. Untuk bangunan rumah tempat tinggal yang bertingkat biasanya menggunakan konstruksi yang lebih baik lagi yaitu dengan memakai dua lapisan. Lapisan pertama yang menjadi lantai dasar yang terdiri-dari papan-papan dengan ketebalan 25 mm dengan lebarnya 6 cm s.d. 12 cm yang dipasang siku-siku atau membentuk sudut 45 derajat diatas konstruksi gelagar dengan selisih di antara papan-papan masing-masing  1 cm s.d. 2 cm. Kemudian sebagai lantai dasar dapat juga menggunakan multiplek atau kayu lapis dengan ketebalan minimal 18 mm, bila lantai dasar menggunakan kayu lapis lebih tipis ini dampaknya adalah bagian bawah menjadi kurang kuat dan tidak stabil.

Di atas lantai dasar ini dipasang lantai parket kayu, untuk konstruksi dengan cara seperti ini jangan disamakan dengan lantai dari kayu parket yang terbuat dari papan-papan tipis –tipis  yang dilem pada lantai beton dan sebagainya. Nah kalau yang dinamakan lantai parket adalah kayu masif, dengan ukuran panjang antara 20 cm s.d. 60 cm, serta lebarnya 45 mm s.d. 110 mm dan dengan ukuran ketebalan antara 18 mm sampai dengan 21 mm.  Lantai parket kayu masif selalu mempunyai alur dan lidah dipasang keliling yaitu alur dan lidah berada pada  4 (empat) sisi dipapan parket tersebut. Kenapa harus empat sisi yang diberi alur maupun lidah ini dilakukan agar proses penyatuan papan parket kayu menjadi lebih kuat dan saling mengikat satu dan lainnya. Karena jumlahnya banyak dan tersusun rapi maka proses penyatuan parket lantai ini harus dilakukan dan dikerjakan oleh tukang yang berpengalaman.

 

                                                                 

                    Gambar 3. Bentuk alur dan lidah pada papan parket kayu

 

Agar papan parket yang terpasang lebih kuat tertanam pada lantai maka untuk pemasangannya tiap-tiap parket dikuatkan atau dimatikan dengan paku.

Untuk pemakuannya dilakukan tersembunyi dan masuk kedalam lantai dasar.  Nah cara seperti memaku pada bagian lidah ini akan menyembunyikan bekas pemakuan sehingga tidak terlihat dari luar, dan dari sisi pandangan bekas paku tidak terlihat dan ini akan menjadikan kesan baik. Untuk membenamkan kepala paku pada bagian lidahnya biasaya tukang memakai alat pembenam paku yang disebut dengan drip. Untuk membenamkan paku harus dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak bentuk parket lantai kayu itu sendiri.

Nah itulah sedikit informasi tentang konstruksi parket lantai kayu yang sekarang sangat diminati oleh masyarakat terutama yang tinggal diperkotaan, walaupun kalau dari segi harga pembuatan lantai parket kayu sedikit lebih mahal.

Referensi :

- Heinz Frick.1999.Ilmu konstruksi bangunan kayu .penerbit

  Kanisius     Yogyakarta.

-  www.kiosparquet.com/2012/Harga-lantai-kayu-html

-  www.rumahparket.com

-www.lantaiparket.wordpress.com

- http://lantai-kayu.blogspot.com/2012/06/pemasangan-lantai

  parket-di-rumah-habib.html

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG