BAGAIMANA MERANCANG SEPTIC TANK ?

Print
Category: Bangunan
Last Updated on Wednesday, 08 April 2015 Published Date Written by Budi martono

BAGAIMANA MERANCANG SEPTIC TANK ?

Budi Martono

Abstraksi

Septic tank adalah salah satu sistem pembuangan limbah rumah tangga yang harus dirancang dengan benar dan berfungsi secara baik. Pada umumnya, limbah rumah tangga terbagi menjadi dua jenis, yaitu : (1) limbah berupa air yang berasal dari kamar mandi, bak cuci, dapur dan lain-lain (tidak mengandung tinja) yang lazim disebut grey water; (2) limbah yang berasal dari kakus/WC berbentuk tinja yang lazim disebut black water.

Salah satu solusi terhadap permasalahan limbah rumah tangga yang berwujud black water adalah dengan merancang septictank dengan benar yang memenuhi antara lain: (1) persyaratan teknis pembuatan septic tank;(2) dimensi/ukuran septic tank; (3) jarak septic tank dan bidang resapan; (4) dan gambar rancangan septic tank. Dengan memenuhi ketentuan di atas dan menghindari kesalahan dalam pembuatan septic tank diharapkan dapat merancang septic tank dengan benar.

Kata kunci: pembuangan limbah rumah tangga, merancang septic tank.

 

1.    Pendahuluan

Dalam merancang sebuah rumah ada salah satu hal yang perlu mendapat perhatian yaitu sistem pembuangan limbah rumah tangga.

Secara umum, limbah rumah tangga terbagi menjadi dua jenis, yaitu : (1) limbah berupa air yang berasal dari kamar mandi, bak cuci, dapur dan lain-lain (tidak mengandung tinja) yang lazim disebut grey water; (2) limbah yang berasal dari kakus/WC berbentuk tinja yang lazim disebut black water.

Untuk merancang sistem pembuangan air limbah rumah tangga, maka bisa dimulai dengan menginventarisasi kebutuhan dan permasalahannya. Dari hasil inventarisasi tersebut diperoleh solusi pemecahannya.

Air limbah yang berupa grey water umumnya dibuang ke arah depan bangunan karena biasanya di sanalah terdapat saluran pembuangan (got) yang terhubung dengan saluran riol kota. Agar air mengalir lancar, maka saluran pembuangan utama sebaiknya menggunakan pipa paralon (PVC) berukuran minimal 4 inci. Saluran pun harus dibuat miring 2 %, dimana semakin ke depan semakin rendah.

Sedangkan salah satu solusi terhadap permasalahan limbah rumah tangga yang berwujud black water adalah dengan merancang septictank. Pembangunan septic tank juga perlu memperhatikan keadaan tanah, pada kondisi tanah yang terlalu lembab dalam jangka waktu yang lama, maka tanah tersebut tidak sesuai untuk lokasi septic tank. Pada tingkat tertentu kelembaban tanah sangat mendukung kehidupan manusia, tetapi pada tingkat kelembaban tanah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menimbulkan permasalahan bagi manusia

2.    Persyaratan teknis pembuatan septic tank

Untuk membuat septic tank ada beberapa persyaratan teknis yang harus dipenuhi, diantaranya adalah:

·         bahan bangunan harus kuat.

·         tahan terhadap asam dan kedap air.

·         septic tank bisa dibuat dari batu kali, bata merah, batako, beton/beton bertulang, PVC.

·         pipa penyalur air limbah bisa terbuat dari PVC, keramik atau beton. Pipa penyalur air limbah yang berada di luar bangunan harus kedap air, dengan kemiringan minimum 2%. Bila ada belokan yang lebih besar dari 45˚ maka harus dipasang clean out atau pengontrol pipa. Hindari belokan 90˚ dengan cara dibuat dua kali belokan atau memakai bak kontrol.

·         bentuk dan ukuran septic tank disesuaikan dengan jumlah pemakai (Q) serta waktu pengurasan.

·         dilengkapi dengan pipa aliran masuk dan keluar, pipa aliran masuk dan keluar dapat berupa sambungan T atau sekat.

·         adanya pipa ventilasi udara dengan diameter 50 mm (2″) dan tinggi minimal 25 cm dari permukaan tanah.

·         tersedianya lubang pemeriksa untuk keperluan pengurasan dan keperluan lainnya.

·         septic tank dapat dibuat dengan dua ruang dengan panjang tangki pada ruang pertama 2/3 bagian dan ruang kedua 1/3 bagian.

·         jarak septic tank dan bidang resapan ke bangunan adalah 1,5 m, sedangkan ke sumur air bersih adalah 10 m dan sumur resapan air hujan 5 m.

·         septic tank dengan bidang resapan lebih dari 1 jalur, perlu dilengkapi dengan kotak distribusi.

·         pipa aliran ke luar/outlet harus lebih rendah 5 – 10 cm dari pipa aliran masuk/inlet, kemudian di salurkan ke suatu bidang resapan.

3.    Dimensi/ukuran septic tank

Dalam merancang septic tank tentu perlu untuk mengetahui dimensi septic tank yang akan dibuat berdasarkan kebutuhan. Berikut ini ada tabel yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam merancang dimensi septic tank.

 

 

*keterangan : 2 dan 3 tahun adalah waktu pengurasan septic tank

 

4.    Jarak septic tank dan bidang resapan

Agar buangan (limbah) yang dialirkan mengalami proses demineralisasi, yaitu proses penguraian suatu senyawa organik sehingga hasil penguraiannya tidak lagi menimbulkan efek yang merugikan, terutama bagi lingkungan secara baik, maka septic tank perlu dilengkapi dengan sumur resapan.

Berikut adalah tabel jarak septic tank serta bidang/sumur resapan dengan suatu unit tertentu:

Jarak dari

Septic tank

Bidang resapan

Bangunan

1,5 meter

1,5 meter

Sumur

10 meter

10 meter

Pipa air bersih

3 meter

3 meter

 

5.    Gambar rancangan septic tank

 

Gambar 1. Penampang modifikasi septic tank (Sumber: Balai Lingkungan Permukiman)

 

 

Gambar 2. Denah septic tank (Sumber: Balai Lingkungan Permukiman)

 

 

Gambar 3. Penampang septic tank (Sumber: Balai Lingkungan Permukiman)

 

 

6.    Kesalahan dalam pembuatan septic tank

Seringkali septic tank tidak bisa berfungsi secara maksimal karena ada beberapa kesalahan pada saat proses perancangan dan pembuatan. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam perancangan septic tank dan perlu mendapatkan perhatian dalam pembuatannya.

 

 

Gambar 4. Kesalahan dalam pembuatan septic tank (Sumber: Balai Lingkungan Permukiman)

 

7.    Kesimpulan

Septic tank harus dirancang dengan benar dan berfungsi secara baik. Untuk itu, rancangan septic tank harus memenuhi beberapa hal berikut ini: (1) persyaratan teknis pembuatan septic tank;(2) dimensi/ukuran septic tank; (3) jarak septic tank dan bidang resapan; (4) dan gambar rancangan septic tank. Dengan memenuhi ketentuan di atas dan menghindari kesalahan dalam pembuatan septic tank diharapkan dapat merancang septic tank dengan benar.

 

REFERENSI:

http://19design.wordpress.com/2011/08/02/merancang-tangki-septik-septictank/

http://sipil-inside.blogspot.com/2010/05/tata-cara-perencanaan-tangki-septik.html

http://inspeksisanitasi.blogspot.com/2009/08/septic-tank.html