Kebutuhan Air Bersih Rumah Tangga

Print
Category: Bangunan
Last Updated on Monday, 20 April 2015 Published Date Written by Hery Tarno

Kebutuhan Air Bersih Rumah Tangga

Oleh : Drs. Hery Tarno, Dipl. HBT, MT

Widyaiswara Madya, PPPPTK BOE Malang

 

Abstrak

Air bersih adalah merupakan kebutuhan pokok bagi menusia untuk keperluan mandi, mencuci, memasak, minum dll. Oleh karena itu persediaan air bersih yang layak dan dalam jumlah cukup adalah mutlak diperlukan. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang tepat untuk suatu rumah tangga, harus direncanakan dengan benar agar distribusi air dalam rumah mendapatkan debit dan tekanan air yang cukup pada setiap ujung pipa. Kebutuhan airrata rata untuk satu orangnya berkisar antara 80 – 200 liter/Orang/Hari, serta sumber air harus dapat menjamin debitnya. Dalam perancangan sistem perpipaan air bersih memerlukan data-data yaitu : Kebutuhanair per Hari/Orang,sumber air dengan kapasitas yang memenuhi, dan sistem distribusi yang digunakan untuk mengalirkan air dari tangki menuju peralatan plambing. Kebutuhan air bersih dalam rumah tangga akan terasa nyaman apabila penghuni memperoleh kualitas air bersih yang layak, debit dan tekanan air pada ujung pipa memenuhi persyaratan minimal, dan tidak pernah kehabisan air bersih setiap kali diperlukan.

Kata Kunci : Debit, Tekanan

 

Pendahuluan

Air adalah merupakan kebutuhan pokok bagi manusia dan juga diperlukan hampir pada semua jenis makanan. Tanpa makanan seseorang bisa bertahan sekitar 2 bulan, tanpa air hanya bisa bertahan selama beberapa hari. Air dalam tubuh untuk melakukan tugas-tugas penting. Ia bekerja sebagai pelarut dan transportasi, membantu dalam ekskresi produk metabolik beracun dan garam melalui ginjal dan mengatur suhu tubuh.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang tepat untuk suatu rumah tangga, harus direncanakan dengan benar agar distribusi air dalam rumah berjalan lancar dan efisien. Sistem perpipaan yang banyak belokannya kurang baik, karena akan mengurangi tekanan dan debit pada ujung pipa. Oleh karena itu yang perlu diperhatikan dalam merencanakan sistem air bersih bagi suatu bangunan rumah tinggal adalah :

1.    Kebutuhan Air.Kebutuhanyaitu menghitung berapa banyak kebutuhan air dalam rumah per hari. Sebagai referensi adalah dengan menghitung kebutuhan air rata rata untuk satu orangnya berkisar antara 80 – 200 liter per orang per hari. Suatu contoh, dalam satu rumah tinggal dihuni oleh 5 orang, maka kebutuhan air bersihnya antara 400 – 1000 liter/hari.

2.    Sumber Air. Debit air yang berasal dari suatu sumber harus dapat memenuhi kebutuhan air bersih dalam keluarga dalam satu rumah tangga serta memenuhi persyaratan sebagai sumber air menurut peraturan yang berlaku, debit air sumbernya dan tentu saja kontinyuitasnya. Sumber air ini bisa berasal dari sumur dangkal, PDAM atau sumber-sumber lain. Kecuali sumber air dari PDAM, pada umumnya air ditampung dalam suatu tangki air (dalam tanah) yang nantinya didistribusikan ke titik-titik keluaran dengan menggunakan pompa atau sistem gravitasi. Dari sisi volume, tangki penampung air ini bisa bervariasi, tergantung dari debit air yang akan mengisi tangki air tersebut.

3.    Sistem pengaliran (distribusi). Sistem distribusi menyatakan bagaimana supaya air bersih yang telah memenuhi persyaratan tersebut dapat didistribusikan ke ujung pipa (peralatan plambing, kran dll.) dengan debit dan tekanan minimal yang memenuhi. Minimal 1.5 kPa. Pipa yang digunakan untuk mendistribusikan air ini bisa menggunakan Pipa Galvanis, Polyvinyl Chloride (PVC), Polyethyelene (PE), Polybutyelene (PB), atau Acrylonitrite Butadiene Styerene (ABS). Polyphropiline Reinforce (PPR), Stainlessteel, dll. Untuk pipa instalasi dari PVC, instalasi harus terlindung dari sinar matahari dan temperatur yang lebih dari 50 ºC.

Dimensi pipa yang digunakan untuk distribusi air bersih menyesuaikan dengan hasil perencanaan, sedangkan dimensi pipa untuk memenuhi kebutuhan air peralatan plambing seperti : Kloset duduk, mesin cuci dll. Ukuran diameter pipa minimalnya menyesuaikan dengan persyaratan dari alat plambing tersebut. Untuk lebih sederhananya, besarnya diameter minimal untuk pipa distribusi utama dalam suatu rumah tinggal adalah 1 inchi. Pemasangan alat sambung sesuai dengan jenis pipa yang digunakan harus dilakukan dengan cara yang benar untuk mendapatkan hasil yang optimal. Untuk memudahkan pengecekkan, perawatan dan keamanan maka diusahakan instalasi dipasang/diletakkan di luar dinding atau di tempat tertentu (shaft) dengan menggunakan klem.

Penggunaan pompa air kemungkinan juga diperlukan apabila mengisi tangki atas dari bak penampung bawah. Penggunaan pompa air langsung dihubungkan dengan pipa air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dilarang, karena akan mengurangi tekanan/debit air bagi jalur pipa pelanggan berikutnya. Untuk meningkatkan tekana air pada suatu jaringan, dapat dipergunakan pompa dorong yang dipasang setelah tangki air. Apabila digunakan pompa dorong, letak tangki air tidak harus di atas, melainkan bisa pada semua level.

Di Indonesia, air dari perusahaan daerah air minum (PDAM) Khusus untuk air minum tidak layak untuk langsung diminum. Oleh karena itu air dari PDAM dapat digunakan sebagai air minum jika dilakukan perlakuan khusus, seperti dimasak dan diendapkan, ozonisasi dll. Pada saat ini sudah banyak perusahaan yang menyediakan air khusus untuk minum dalam bentuk kemasan.

Kesimpulan

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang tepat untuk suatu rumah tangga, harus direncanakan dengan benar agar distribusi air dalam rumah berjalan lancar dan efisien, dalam arti debit dan tekanan air memenuhi persyaratan minimal yang dibutuhkan pada setiap ujung pipa. Dalam perencanaan sistem air bersih harus diperhatikan Kebutuhan airrata rata untuk satu orangnya berkisar antara 80 – 200 liter per orang per hari, dan sumber air harus dapat menjamin debit dan kontinyuitasnya. Pada umumnya pipa distribusi yang digunakan antara lain : Pipa Galvanis, Polyvinyl Chloride (PVC), Polyethyelene (PE), Polybutyelene (PB), atau Acrylonitrite Butadiene Styerene (ABS). Polyphropiline Reinforce (PPR), Stainlessteel.

 

Daftar Pustaka

agathaastyarini, 2012, Makalah Air Bersih, http://athaagatha.wordpress.com/ 2012/11/;

http://uripsantoso.wordpress.com/2010/01/18/kualitas-dan-kuantitas-air-bersih-untuk pemenuhan-kebutuhan-manusia-2;

http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-16528-2208100660-Chapter2.pdf;

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/rekayasa_lingkungan/bab2_sistem_pe- nyedian_air_bersih.pdf;

Kuehn Thomas, Dr., Wasser trinken, aber richtig, https://www.google.co.id/............... http%3A%2F%2Fwww.apimanu.com%2FWasser-trinken-aber-richtig..............

Reca Denis, 2010, Kualitas dan Kuantitas Air Bersih Untuk Pemenuhan Kebutuhan Manusia, Jakarta

 

 

 

 

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG