Memilih Pompa Air

Print
Category: Bangunan
Last Updated on Monday, 20 April 2015 Published Date Written by Hery Tarno

Memilih pompa air

Oleh : Drs. Hery Tarno, Dipl. HBT, MT

Widyaiswara Madya, PPPPTK BOE Malang

 

 

Abstrak

Penduduk perkotaan sudah jarang memanfaatkan air sumur sebagai sumber air. Konsekuensi dari itu adalah menjadikan PDAM sebagai satu-satunya sumber air bersih.  Namun pelanggan sering mengeluh dengan debit aliran yang kecil dan juga perilaku pelanggan terhadap pemanfaatan air bersih tidaklah sama. Pada situasi seperti inilah sistem distribusi air tidak langsung digunakan. Air dari sumber (PDAM) ditampung terlebih dahulu dalam tangki bawah, kemudian didistribusikan ke jaringan pipa dalam rumah. Untuk mendistribusikan air ke dalam sistem, digunakanlah pompa distribusi. Apabila menggunakan tangki atas yang relatif rendah, maka tekanan air juga kecil. Untuk memenuhi debit dan tekanan pada ujung pipa dapat digunakan pompa dorong. Pompa air merupakan alternatif untuk mengangkat air bersih dari tandon bawah menuju tandon atas, dan dalam sistem distribusi langsung akan memompa air bersih pada jaringan pipa rumah tangga. Dalam kondisi tekanan dan debit air pada salah satu ujung pipa terlalu kecil, maka digunakan sebagai pompa dorong.

Kata kunci : Debit, Tekanan, Pompa air

 

Pendahuluan

Jumlah penduduk Indonesia yang tinggal di perkotaan pada tahun 2010 berjumlah 128 juta jiwa atau mencapai 50% dari total populasi Indonesia. Bahkan, Proyeksi dari Bappenas, pada 2025 penduduk Indonesia yang tinggal di perkotaan akan terus meningkat 2/3 dari total populasi di Indonesia. Hal ini menimbulkan kecenderungan meningkatnya kesulitan untuk mendapatkan suplai air bersih. Penduduk perkotaan sudah mulai meninggalkan air sumur sebagai sumber air dikarenakan kualitas air bersih sudah tidak bisa diandalkan lagi, berkurangnya volume air tanah dan yang terjadi sekarang ini adalah sempitnya lahan yang dimiliki. Konsekuensi dari semua ini adalah menjadikan air dari PDAM sebagai satu-satunya sumber air bersih.

PDAM sering mendapatkan keluhan dari pelanggan karena debit aliran air PDAM pada malam hari cukup besar dan deras sedangkan pada siang hari relatif kecil dan bahkan di area tertentu air service area air kurang lancar, karena debit air yang mengalir relatif tetap, sedangkan perilaku pelanggan dalam menggunakan air setiap jamnya tidaklah sama. Pada situasi seperti inilah sistem distribusi air tidak langsung digunakan, dimana air ditampung terlebih dahulu dalam suatu tangki kemudian baru didistribusikan ke jaringan pipa dalam rumah. Seringkali terjadi bahwa debit dan tekanan air pada ujung pipa relatif kecil, sehingga diperlukan pompa air untuk meningkatkan debit dan tekanan.

Memilih Pompa Air.

Merek dan jenis pompa air banyak beredar di pasaran, sehingga bagi orang awam menjadi lebih sulit untuk menjatuhkan pilihan jenis pompa? merek pompa apa? Tipenya? Dan tentu saja harganya. Sekedar untuk acuan memilih popmpa air adalah sebagai berikut :

Sumber air. Sumber air yang dimaksud adalah apakah air yang akan didistribusikan berasal dari PDAM, sumur gali, tangki air atau sumur bor.


Jarak pompa dengan tinggi air dan jarak pompa ke ujung pipa
 tertinggi. Jarak antara permukaan air sebagai sumber dengan posisi pompa adalah menentukan sekali untuk memilih jenis dan spesifikasi pompa. Sumber air dari sumur gali harus diperhatikan, mengingat permukaan air senantiasa berubah, terutama pada musim hujan permukaan air meningkat drastis dan pada musim kemarau permukaan air turun atau bahkan kerin. Hal ini yang patut diperhatikan dalam menempatkan dan mengistal  pompa, apakah di dalam sumur? atau pada bibir sumur? Atau dengan sistem terapung?

Merk dan Spesifikasi Pompa. Setiap pabrik pembuat pompa air akan memasang sticker tipe dan spesifikasi pada setiap pompa, meskipun kadangkala tidak lengkap, namun hal ini sudah sedikit meringankan klita dalam memilih pompa air yang cocok. Setiap pompa mempunyai Kemampuan daya hisap dan daya dorong maksimal seperti tertulis pada sticker, tanpa diperhitungkan kehilangan tekanan pada pipa akib at panjang dan jenis pipa serta alat sambung yang digunakan. Yang harus diperhatikan dalam pemilihan pompa adalah mengikutsertakan kehilangan tekanan pada pipa akibat panjang dan jenis pipa serta alat sambung, terutama jika air didistribusikan langsung pada suatu jaringan pipa yang relatif banyak belokan. Jika terjadi seperti di atas maka untuk lebih sederhananya berdasarkan pengalaman diambil kehilangan tekanan sebesar 1 bar. Apabila pompa dipergunakan pada suatu sistem yang sangat sederhana, misalnya untuk menaikkan air dari tangki bawah atau sumur gali menuju tangki atas, maka biasanya besar angka kehilangan tekan ini dapat diabaikan.

Suatu contoh, sebuah pompa air dipasang langsung di atas sumur gali  dengan jarak vertikal 2 meter dari permukaan. Pompa tersebut juga untuk menaikkan air dari sumur menuju tandon atas yang mempunyai tinggi 6 meter dari kedudukan pompa. Spesifikasi pompa apa yang kita pilih? Kita perhatikan, pipa hisap 2 meter dan pipa dorong 6 meter, sehingga tinggi total adalah 8 meter. Misalnya kita pilih pompa Shimizu Tipe : PS-121 BIT, seperti gambar di atas. Daya hisap pompa maksimal 9 meter, daya tekan pompa 23-5 meter, debit air sebesar 10-31 liter/menit, dan daya listrik yang diperlukan adalah 1,5 A atau sekitar 330 Watt pada voltage 220 volt. Dengan demikian pompa Shimizu tipe tersebut dapat digunakan.

Daya Listrik. Daya listrik yang terpasang untuk keperluan rumah tangga memegang peranan penting dalam memilih pompa. Seringkali terjadi, seseorang membeli pompa, ternyata dalam realisasinya daya listrik banyak yang tersedot oleh pompa air. Tentu saja hal ini akan sangat mengganggu kenyamanan dalam rumah tangga. Kebanyakan pompa memerlukan daya listrik yang jauh lebih besar pada saat pompa  “Start-On”, sehingga harus diperhitungkan daya 2 kali lebih besar dari pada yang tertulis pada sticker pompa. Oleh karena itu penting sekali kita membandingkan beberapa merek dan tipe pompa air.

Kualitas Pompa. Banyak pilihan merek dan tipe pompa ada di pasaran, dengan berbagai kualitas pompa yang bisa dipilih. Kualitas pompa air banyak ditentukan oleh bahan yang digunakan. Pilih bahan yang tahan karat agar tahan lama seperti stainless steel. Kualitas pompa dapat diamati dalam buku manual yang komplit. Merek pompa dengan buku manual yang komplit biasanya mempunyai kualitas yang baik dan harganya cukup mahal. Pada saat pompa air diuji coba, motor pompa terdengar halus, debit dan tekanan air yang keluar kontinyu.

Harga Pompa. Harga pompa di pasar sangat bervariasi. Biasanya pompa yang berkualitas baik mempunyai harga yang mahal. Mereka dibuat dari bahan yang antikarat dan tahan lama. Demikian pula dengan sistem elektriknya yang berkualitas dan dengan keamanan yang tinggi.

Garansi Pabrik. Seharusnya, setiap produk pompa air mempunyai garansi yang berarti produk dijamin olek pabrik pembuatnya. Namun terkadang kita mengabaikan garansi tersebut, dengan anggapan semua produk yang dijual di pasaran dalam kondisi baik dan layak. Untuk pompa yang murah dan berkualitas rendah mungkin tidak begitu masalah, akan tetapi untuk pompa yang mahal dan berkualitas baik, kartu garansi mempunyai arti yang penting.

 

Kesimpulan
Bagi penghuni daerah perkotaan, sumur gali sudah jarang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari, karena kualitas air yang kurang layak, berkurangnya volume air tanah dan sempitnya lahan tempat tinggal. Oleh karena itu untuk keperluan air bersih ini penduduk semakin mengandalkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

Kelancaran distribusi air bersih dengan debit dan tekanan yang standar adalah merupakan dambaan bagi setiap penghuni rumah yang secara rutin memanfaatkan air bersih tersebut untuk kebutuhan keseharian.  Untuk memenuhi debit dan tekanan air yang dibutuhkan setiap peralatan saniter, maka dipasanglah pompa air. Pompa air dapat dipasang secara langsung dari sumber air menuju pipa distribusi dalam rumah, atau tidak langsung yang berarti dari air dari sumber dipompa menuju tangki atas. Sebagai alternatif apabila debit dan tekanan air dari tangki atas kurang besar, maka dipasanglah pompa dorong.

 

Daftar Pustaka

Handi, 2009, Pompa Booster Untuk Menambah Tekananan Air,perkakasku.com /2008/07/09/pompa-booster-untuk-menambah-tekanan-air/

http://caramemilih.blogspot.com/2010/12/tips-dan-trik-membeli-pompa-air. html#sthash.y9UNS671.dpuf

Prihadisetyo, 2006,  Mengatur Kerja Pompa air Secara Otomatis, Error! Hyperlink reference not valid.2009/05/06/mengatur-kerja-pompa-air-secara-otomatis/,

 

Ragonesi Marco, 1993, Bautechnik der Gebaeude Huelle, vdf. Verlag der Fachvereine an den Schweizerischen Hochschulen und Techniken AG. Zuerich und B.G. Teubner Verlag, Stuttgart, 

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG