JENIS-JENIS STRUKTUR BAHAN BESI(1)

Print
Category: Tek.Peng.Logam
Last Updated on Wednesday, 30 April 2014 Published Date Written by Drs. Suwardi

JENIS-JENIS STRUKTUR BAHAN BESI(1)

Drs. Suwardi, M.Pd. (Widyaiswara Departemen Teknologi Pengerjaan Logam PPPPTK BOE Malang)

Besi murni tidak mempunyai peran apapun dalam teknik, karena terlalu lunak. Gambar permukaan penggerindaannya menunjukkan butiran-butiran besi dengan batas butirnya(gb.1). Struktur besi murni disebut ferit atau besi α.

 

 Gb.1 Besi murni (0%C)

Bahan besi selalu mengandung kandungan karbon dengan jumlah tertentu yang berasal dari proses pembuatannya. 


Kendati karbon tidak disebut sebagai elemen pemadu, bahan besi sebenarnya adalah paduan besi yang mengandung karbon. Dalam teknologi bahan bahan ini biasa disebut baja karbon atau baja tak terpadu.

Dalam baja karbon (kandungan C sampai 2,06 %)bahan karbon muncul secara elementar sebagai bahan karbon, melainkan terikat secara kimia sebagai karbit besi C. Komponen struktur ini disebut sementit. Sementit ini besifat keras dan rapuh dan sifat-sifat ini akan dimiliki bahan sesuai kandungannya dalam baja. Berkenaan dengan bentuk presipitasi baja karbon menunjukkan keluarbiasaan(gb.2). Baja karbon membeku sebagai paduan campuran kristal, dimana karbid besi presipitasi dalam bentuk lapisan tipis(lapisan sementit) didalam bahan dasar besi.

Gb.2 Garis-garis sementit didalam ferit

Bahan besi dengan kandungan karbon dibawah 0,8 % (baja dibawah eutectoid) memiliki butiran-butiran, yang berasal dari ferrit(terang), dan butiran-butiran yang massa dasarnya adalah ferrit yang dilalui oleh lapisan-lapisan sementit(Gb.3).Butiran-butiran struktur yang berasal dari bahan dasar ferit dan lapisan sementit disebut butiran perlit. Dengan baja paduan Ck 45 dengan 0,45 karbon terdiri sebagai contoh struktur kira-kira setengahnya berupa butiran perlit dan setengah yang lain berupa butiran ferrit(Gb.3).

Gb.3 Ck 45 (0,45 % C)

Baja dengan 0,8% karbon baja eutectoid terdiri dari struktur perlit yang murni(Gb.4).

 

 Gb.4 Ck 80 (0,8% C)

Baja dengan kadar karbon dari 0,8 sampai 2,06% (baja diatas eutectoid) mengandung bagian-bagian struktur berikut: sementit batas butir yang terdiri dari 0,8% bagian karbon.

Pada semua butiran pada kadar karbon 0,8% yang terdiri dari perlit, sementit yang berlebihan memisahkan diri  pada batas butir sebagai pembatas butir(gb.5), sehingga dinamakan sementit batas butir. Sementit batas butir yang berwarna terang yang melingkupi butir perlit seiring dengan meningkatnya kadar karbon menjadi lebih terang.

 

Gb.5 C120 W 1 (1,2% C)

Sumber:

Beumer.2005.ILMU BAHAN LOGAM. Jakarta. Bhatara Karya Aksara

Ignatowitz Eckhard. 2001. Werkstofftechnik fuer Metallbauberufe.Haan-Gruiten. VERLAG EUROPA LEHRMITTEL

William H. Crouse. 2001. Small Engine Mechanics.New York. Mc Graw-Hill

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG