KABIN LAS (APA MASIH DIPERLUKAN???)

Print
Category: Tek.Peng.Logam
Last Updated on Monday, 10 March 2014 Published Date Written by Fandi

KABIN LAS (APA MASIH DIPERLUKAN???)

 



Oleh: Fandi Dahlan, S.Pd, MT

(Widyaiswara PPPPTK BOE / VEDC Malang)
e-mail: fan_rizal@yahoo.com

 

 

            Pengelasan merupakan bidang yang sangat dibutuhkan dalam dunia industri maupun konstruksi. Hal ini tidak lepas dari banyaknya sambungan-sambungan yang menggunakan pengelasan. Sebenarnya ada 3 jenis sambungan dalam bidang konstruksi, yaitu sambungan las, sambungan paku keling, dan sambungan baut. Namun jika dibandingkan 2 jenis sambungan lainnya, sambungan menggunakan pengelasan mempunyai kelebihan, yaitu lebih kaku dan lebih kuat.

            Karena mempunyai kelebihan tersebut, saat ini bidang pengelasan berkembang cukup pesat. Banyak sekolah-sekolah SMK yang mengembangkan bidang pengelasan dengan membuka jurusan baru bidang pengelasan. Hal ini sangat baik untuk dapat memenuhi kebutuhan pada dunia industri dan konstruksi.


Gambar 1. Proses pengelasan

 

            Banyak hal yang dibutuhkan oleh pihak sekolah untuk mengembangkan jurusan pengelasan. Selain peralatan dan bahan, yang tidak kalah penting adalah keberadaan kabin las. Kabin las berfungsi untuk melindungi lingkungan sekitar dari sinar dan asap yang dihasilkan dari proses pengelasan.

            Proses-proses seperti pengelasan dengan flux-cored arc welding (FCAW) dan shielded metal arc welding (SMAW) akan menimbulkan asap yang mengandung partikel-partikel yang terdiri dari berbagai macam tipe-tipe oksida. Gas-gas berbahaya ini akan dapat mengakibatkan penyakit Metal Fume Fever bagi pekerja. Metal Fume Fever terjadi akibat terhisapnya uap atau asap (Fume) dari Zn, Mg, atau oksidanya.

Sedangkan sinar yang dihasilkan dari proses pengelasan dapat mengakibatkan hal-hal berikut ini:

  • Kerusakan pada retina akibat cahaya dengan intensitas tinggi.
  • Kerusakan pada kornea dan katarak akibat radiasi IR.
  • Arc eye”  atau  “welders’ flash”  akibat radiasi UV.
  • Mata seperti berpasir, pandangan kabur, mata berair, mata seperti terbakar,  dan sakit kepala.

Kabin las sendiri terdapat bermacam-macam bentuk, antara lain seperti pada gambar di bawah ini:

 

 

 

Pada prinsipnya, setiap kabin las terdiri dari meja las yang terbuat dari baja, tabir pelindung sisi depan, sisi kanan, dan sisi kiri, serta penghisap asap. Selain itu setiap kabin las juga dilengkapi dengan pemegang benda kerja untuk menjepit benda kerja pada posisi pengelasan horisontal, vertikal, atas kepala, pipa mendatar, dan pipa miring 45o.

            Kalau kita berkunjung ke sekolah-sekolah SMK yang membuka jurusan teknik pengelasan atau teknik mesin, maka akan ditemukan sekolah-sekolah yang mempunyai kabin las yang tidak layak pakai, bahkan ada yang tidak mempunyai kabin las sama sekali. Hal ini sangat miris, mengingat fungsi kabin las yang sangat penting serta akibat yang dapat ditimbulkan oleh asap dan sinar pengelasan seperti yang telah disebutkan di atas.

            Jika bengkel pengelasan tidak dilengkapi dengan kabin las, maka akan mengganggu lingkungan sekitarnya. Lingkungan sekitar akan tercemar oleh polusi asap, dan juga akan terganggu oleh sinar yang sangat tajam yang dihasilkan oleh proses pengelasan. Sehingga orang yang berada di lingkungan tersebut secara otomatis akan terkena polusi asap sekaligus mata dari orang tersebut akan terkena sinar las yang sangat kuat. Hal ini jika terjadi terus-menerus akan dapat berpengaruh pada kesehatan orang tersebut.

            Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terutama pada sisi kesehatan, maka alangkah baiknya setiap sekolah yang mempunyai jurusan teknik pengelasan dan teknik mesin untuk melengkapi bengkelnya dengan kabin las. Sehingga sebenarnya kabin las masih sangat diperlukan!!!

 

Referensi:

http://www.gsi-kunshan.cn/english/photo.asp

http://www.l2a007001.students-blog.undip.ac.id/files/2010/04/Perencanaan-sambungan-profil-baja.pdf

 

 

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG