Mengenal WorldSkills Competition

Print
Category: Mesin & CNC
Last Updated on Wednesday, 23 September 2015 Published Date Written by Sugiyarto-2

Mengenal WorldSkills Competition

 Sugiyarto Triwibowo - Widyaiswara Madya, PPPPTK BOE Malang

 

Sejarah WorldSkills International    
Pada tahun 1946 kebutuhan tenaga kerja terampil di Spanyol sangat besar. Direktur Jenderal OJE (Spanish Youth Organization) saat itu yaitu Mr. José Antonio Elola Olaso berpendapat bahwa perlu untuk meyakinkan pemuda, orang tua dan kalangan pengusaha bahwa masa depan mereka tergantung pada sistem pelatihan kejuruan yang efektif. Selanjutnya Mr. Olaso menunjuk Francisco Albert-Vidal, Antonio Almagro Diaz dan Faustino Ramos Diaz untuk merealisasikan idenya. Mereka bertiga didampingi Dr. Diómedes Palencia Albert, beliau adalah direktur dari "Virgen de la Paloma" (Training Centre paling terkenal di Spanyol) sebagai penasehat teknis dalam proyek ini.

                                                                                                               Albert-Vidal                                   A. Almagro Diaz                             F. Ramos Diaz

 

Setelah melalui serangkaian persiapan yang matang, pada tahun 1947 diselenggarakan Kompetisi Nasional pertama di Spanyol. Kompetisi diikuti sekitar 4000 peserta dari puluhan bidang lomba mekanik. Meskipun demikian, para inisiator berkeinginan lebih dari itu. Mereka memiliki tujuan yang lebih jauh yaitu memotivasi para pemuda untuk berkompetisi dan tertarik akan pelatihan kejuruan serta membandingkan keterampilan dan kemampuan tenaga kerja dari berbagai negara.

Berdasarkan kesamaan bahasa, sejarah dan budaya maka negara-negara Amerika Latin diajak untuk untuk menyelenggarakan suatu kompetisi yang bersifat internasional. Namun pada tahap awal hanya Portugal yang tertarik. Pada tahun 1950 diselenggarakan Kompetisi Iberia yang diikuti 12 pekerja muda terampil dari Portugal dan Spanyol. Iberia adalah nama sebuah kawasan yang terdiri dari beberapa negara, terletak di semenanjung (peninsula) Iberia. Kawasan ini  terletak di sebelah barat daya Eropa. Kompetisi yang diselenggarakan di kota Madrid Spanyol pada tahun 1950 ini tercatat menjadi even International Vocational Training Competition (IVTC)  yang pertama kali. 

 

Bergabungnya Negara-negara Eropa
Banyak observer dari berbagai negara diundang untuk menyaksikan even Kompetisi Iberia atau IVTC. Hasilnya, pada tahun 1953 atas undangan dari negara Spanyol maka pemuda-pemuda dari Jerman, Inggris, Perancis, Maroko dan Swiss turut serta untuk pertama kalinya sebagai peserta. Selanjutnya, pada bulan Juni 1954 dibentuklah Dewan Organisasi (Organising Council) yang terdiri dari perwakilan resmi negara-negara peserta kompetisi. Dewan ini dibuat untuk menetapkan aturan-aturan kompetisi internasional. IVTC dikelola oleh organisasi yang bernama IVTO (International Vocational Training Organization). Sebagai negara penyelenggara IVTC pertama kali, Spanyol sekaligus sebagai pendiri organisasi internasional ini. Hingga saat ini Spanyol telah menjadi tuan rumah IVTC sebelas kali. Sampai dengan tahun 1976, semua biaya penyelenggaraan IVTC ditanggung oleh Spanyol, setelah itu baru ditawarkan ke beberapa negara untuk mengambil bagian. Pada era kepemimpinan Dr Cees H. Beuk sebagai IVTO President (1992-1999), ia membuat desain penilaian yang kita kenal sebagai500-mark system.

 

Tabel 1. Tahun dan tuan rumah WorldSkills Competition

 

 

Pada era kepemimpinan Tjerk (Jack) Dusseldorp  sebagai WorldSkills International President (1999-2011) IVTO berubah namanya menjadi WorldSkills International, adapun kantor sekretariatnya berada di Keizersgracht 62-64, 1015 CS Amsterdam, Belanda. Perubahan nama juga terjadi pada IVTC, dimana namanya berubah menjadi WorldSkills Competition. WorldSkills International adalah suatu organisasi nirlaba. Keanggotaannya terbuka untuk lembaga atau badan yang memiliki tanggungjawab untuk mempromosikan pendidikan dan pelatihan kejuruan di negara masing-masing. WorldSkills International bersifat netral, tidak bermuatan politis dan global atau mencakup seluruh dunia. Dana operasional organisasi serta biaya penyelenggaraan WorldSkills Competition diperoleh dari iuran negara-negara anggotanya serta dukungan dari sponsor. Jumlah negara anggota WorldSkills International terus bertambah, sampai saat ini tercatat 67 negara. Pada even General Assembly WSI yang diselenggarakan pada Oktober 2010 terpilih President of WSI yang baru yaitu Mr. Simon Bartley menggantikan Mr. Tjerk (Jack) Dusseldorp untuk periode jabatan selama empat tahun (2011-2015). Mr. Tjerk Dusseldorp telah menjabat sebagai President of WSI selama 12 tahun. Sedangkan Mr. Simon Bartley sebelumnya menjabat sebagai Executive of UK Skills dan WorldSkills London 2011. Serah terima jabatan tersebut dilaksanakan pada 10 Oktober 2011.

 
Sebagian sponsor pendukung WorldSkill Competition

 

Keterampilan yang dilombakan

Secara garis besar keterampilan yang dikompetisikan dalam WorldSkills Competition meliputi Construction and Building Technology, Creative Arts and Fashion, Information and Communication Technology, Manufacturing and Engineering Technology, Social and Personal Services dan Transportation and Logistics. Pada penyelenggaraan WSC ke-42 di kota Leipzig Jerman 45 keterampilan dikompetisikan secara resmi dan satu keterampilan masih bersifat demo.

 

  

Albert Vidal Award
Albert Vidal Award merupakan penghargaan paling bergengsi dalam setiap kali penyelenggaraan WorldSkill Competition. Penghargaan ini hanya diberikan kepada kompetitor yang memperoleh skor tertinggi secara keseluruhan pada semua bidang lomba. Nama Albert Vidal digunakan untuk mengenang jasa-jasa beliau sebagai salah satu pendiri WorldSkill International (sebelumnya bernama International Vocational Training Organisation). Selama 33 tahun mengabdikan diri sebagai Sekretaris Jenderal dan 7 tahun sebagai Presiden IVTO yang selalu memberikan ide-ide cemerlang.

 

Keikutsertaan Indonesia 
Indonesia dalam hal ini Direktorat Pembinaan SMK (PSMK) Kemendikbud tercatat sebagai negara anggota WorldSkills International sejak tahun 2004. Pada WorldSkills Competition 2005 yang diselenggarakan di Helsinki Finlandia menandai keikutsertaan negara Indonesia untuk pertama kalinya. Saat itu Indonesia mengikuti 4 bidang lomba dengan prestasi yang masih jauh dari harapan. Pada WSC 2007 Shizuoka Jepang Indonesia mengikuti 15 bidang lomba dengan hasil satu medali perak dan 3 medallion for excellent. 22 bidang lomba diikuti Indonesia pada ajang WSC 2009 di Calgary Kanada, dimana saat itu memperoleh 7 medallion for excellent.


 
 
Penulis bersama expert CAD dari Austria dan Liechtenstein pada WSC 2009 Calgary, Kanada

 


Suasana lomba Mech. Eng. Design-CAD pada WSC Leipzig 2013

 

Tahun 2011 saat WSC kembali digelar di London Inggris, Indonesia kembali tampil pada 23 bidang lomba dengan hasil 1 medali perunggu dan 12 medallion for excellent. Saat WSC diselengarakan di kota Leipzig Jerman, 30 bidang lomba diikuti oleh Indonesia, hasilnya satu medali emas, satu medali perak dan 8 medallion for excellent.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

WorldSkills International, (2013). History of WorldSkills International.           
             Diunduh: 15 Oktober 2013  jam 13.18 WIB, dari
     
             http://www.worldskills.org/index.php?
             option=com_content&task=view&id=17&Itemid=356

WorldSkills International, (2013). WorldSkills Leipzig 2013 Results.           
             Diunduh: 1
6 Oktober 2013  jam 09.36 WIB, dari      
             http://medals.worldskills.org/medals/2013

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG