Petunjuk Setting Connection Trainer PLC OMRON

Print
Category: Listrik & Elektronika
Last Updated on Monday, 18 November 2013 Published Date Written by Rofiq

Petunjuk Setting Connection Trainer PLC OMRON

oleh : Akhmad Rofiq, ST., MT.
Widyaiswara Madya Departemen Listrik & Elektronika PPPPTK/ VEDC Malang

Abstrak

Komunikasi antara Komputer dengan peralatan yang di kontrol adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam suatu sistem komunikasi data. Untuk bisa berkomunikasi antara komputer dengan PLC perlu adanya setting atau penyesuaian agar sesuai dengan COM yang digunakan. Dalam hal ini pembahasan bagaimana menyambungkan antara PLC Omron dengan komputer yang digunakan. Dan juga bagaimana membuat program dasar menggunakan Program CX programer dengan  laader diagram.

Trainer PLC yang digunakan adalah type CPM2A-20CDR-A DC OUTPUT,  jika PLC type lain tinggal menyesuaikan dengan langkah langkah yang sesuai. Sebelum menggunakan PLC ini,  komputer harus sudah ada program PLC Omron seperti menggunakan software CX-Programmer. Ikuti langkah langkah Instal program dengan seksama, sampai software selesai instalasi.

Untuk memprogram Trainer PLC Omron ini dapat digunakan software CX-Programmer dengan cara-cara sebagai berikut:

1. Menjalankan program CX Programmer dari Dekstop komputer anda.

1.1.        Cari direktori Omron

1.2.        Pilih CX-Programmer dan klick 1 kali

Gambar 1. Tampilan Program CX-Programmer

Gambar 1. Tampilan Program CX-Programmer

 

 

1.3. Maka akan muncul tampilan windows software CX-Programmer seperti berikut:

Gambar 2. Tampilan Layar CX-Programmer

Gambar 2. Tampilan Layar CX-Programmer

2. Membuat project baru:
2.1 Pilih menu File dan klick, maka akan tampil seperti layar dibawah.

Gambar 3. Pada Menu File

Gambar 3. Pada Menu File

2.2 Klick pada menu New maka akan tampil layar seperti gambar dibawah.

Gambar 4. Tampilan Layar Menu NEW

Gambar 4. Tampilan Layar Menu NEW

2.3. Pilih device type sesuai dengan type PLC yang digunakan, karena trainer yang digunakan menggunakan PLC CPM 2A, maka kita pilih CPM2*.
2.4. Kemudian pilih Network Type sesuai dengan jenis PLC CPM2A, maka kita pilih Koneksi type SYSMAX WAY, seperti gambar 4 diatas.
2.5. Untuk setting port komunikasi sysmac way klik pada button Setting, Maka akan tampilan seperti gambar 5 dibawah:

Gambar 5. Setting COM Port.

Gambar 5. Setting COM Port.

2.6. Pilih Com Port sesuai dengan COM yang terdeteksi pada Komputer anda, dengan cara memlihat device manager
2.7. Jika sukses pembuatan Projek baru maka akan keluar tampilan seperti gambar 6 dibawah.

Gambar 6. Tampilan layar projek Baru

Gambar 6. Tampilan layar projek Baru

3. Pengecekan koneksi antara komputer dengan PLC apakah sudah bisa terhubung atau tidak.

3.1. Klik menu tools pilih Network Configuration Tool kemudian klick, seperti layar gambar 7.

Gambar 7. Network Configuration Tool

Gambar 7. Network Configuration Tool

3.2. Maka akan tampil layar PLC Network Configuration seperti gambar 8 dibawah

Gambar 8. PLC Network Configuration Tool

Gambar 8. PLC Network Configuration Tool

3.3 Kemudian Klik Project dan pilih Scan Serial Ports For PLCs seperti gambar 9.

Gambar 9. Tampilan menu Scan Serial Port for PLC

Gambar 9. Tampilan menu Scan Serial Port for PLC

3.4. Kemudian klik Next

Gambar 10. Pemilihan COM, Baud Rate dan type kabel

Gambar 10. Pemilihan COM, Baud Rate dan type kabel

3.5. Software akan mencari apakah komputer sudah terhubung dengan PLC, Jika software menemukan PLC yang sudah terkoneksi (terhubung) dengan komputer maka Tampilannya seperti gambar 11.

Gambar 11. Koneksi PLC sudah terhubung dengan dengan komputer

Gambar 11. Koneksi PLC sudah terhubung dengan dengan komputer

4. Setelah Komputer dan PLC sudah pasti terhubung berarti sudah dapat dimulai proses pembuatan program baru.

Gambar 12. Tempat untuk membuat diagram ladder

Gambar 12. Tempat untuk membuat diagram ladder

5. Contoh Pembuatan program sederhana seperti pada Gambar 13.

Gambar 13. Pembuatan Program Sederhana

Gambar 13. Pembuatan Program Sederhana

Program pada gambar 13 diatas adalah jika input dengan alamat 0.01 dan Output lampu alamat 10.00. Dengan prinsip kerja sebagai berikut jika Input berlogika 1 maka output 10.00 berlogika 1 juga.

6. Mengkompile Program
6.1. Setelah membuat program seperti langka 5 diatas selanjutnya meng compile program, Didalam compile ini dapat diketahui ada eror atau tidak dalam pembuatan program .

Gambar 14. Compile tanpa error

Gambar 14. Compile tanpa error

Jika tidak ada eror maka dapat dilanjutkan dengan klik fungsi connect dan selanjutnya klik down load

Gambar 15. Transfer to PLC

Gambar 15. Transfer to PLC

Setelah selesai download jika ingin monitoring program maka klik

Gambar 16. Toggle PLC Monitoring

Gambar 16. Toggle PLC Monitoring

Setelah semuanya selesai maka program dapat di simpan, dengan memilih menu save

Gambar 18. tampilan menyimpan program

Gambar 18. tampilan menyimpan program

Dan jika ingin menutup program cx programmer maka klik menu EXIT

Kesimpulan :

Koneksi antara PLC Omron dengan Komputer sangatlah penting, dimana komunikasi data antara komputer dengan PLC Omron atau dari PLC ke Komputer sangat menentukan saat mendownloud program atau uploud program. Perlu diperhatikan pemilihan setting COM port terutama pada saat menggunakan converter kabel USB to RS 232, dengan menggunakan Device manager setingan Port COM bisa diketahui Com berapa yang aktif. Maka kita bisa memilih atau memindahkan ke port Com yang lebih Rendah.

Referensi :
1. www.Omron.com
2. Manual refferensi PLC Omron CPM2A
3. Y105 USB to RS232 Manual book

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG