Augmented Reality

Print
Category: Teknologi Informasi (TI)
Last Updated on Wednesday, 05 February 2014 Published Date Written by SUPRIYANTO

 

Augmented Reality

 

Drs.Supriyanto, MT. ( Widyaiswara Madya PPPPTK BOE Malang)

 

 

 

Apakah itu Augmented Reality ?, Apakah Anda sering mendengar teknologi Augmented Reality(AR)? Jika iya, apakah Anda mengetahui definisi dari  AR? Jika belum ,silahkan baca informasi berikut :

Secara harfiah, apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, “Augmented Reality” terdiri dari dua kata, yaitu “Augmented”, dan “Reality”.

Augmented : Penambahan, atau Peningkatan,

Reality        : Realitas, atau Kenyataan

Augmented + Reality : Realita yang ditambahkan, atau Realita Tertambah

 

 Contoh Augmented Reality (Realita Tertambah)

Augmented Reality adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, namun Augmented Reality hanya menambahkan atau melengkapi kenyataan. ( Wikipedia, Ronald Azuma (1997)

Tujuan dari Augmented Reality adalah untuk menciptakan sebuah sistem di mana pengguna tidak dapat membedakan antara dunia nyata dan augmentasi virtual itu. Sekarang, Augmented Reality digunakan dalam hiburan, pelatihan militer, teknik desain, robotika, manufaktur dan industri lainnya.     Augmented reality mulai mewarnai dunia teknologi dalam satu dasawarsa ini. Ia menarik perhatian para pakar, peneliti, dan developer IT dengan model teknologi yang ditawarkannya, me-nyata-kan objek virtual.

 

 

 

 

Augmented Reality dikembangkan dalam rangka memperoleh sebuah sistem yang menggabungkan informasi pada dunia nyata dengan informasi digital. Augmented Reality didasari oleh pengembangan IT dibidang miniaturisasi dan mobile computing. Sebuah benda di dunia nyata yang akan dijadikan objek augmented reality dimodelkan terlebih dahulu untuk kemudian direalisasikan dalam objek yang lebih kecil/miniatur kemudian digerakkan dengan bantuan prinsip-prinsip mobile computing. 

 

Prinsip Kerja Augmented Reality
Sistem Augmented Reality bekerja berdasarkan deteksi citra dan citra yang digunakan adalah marker. Prinsip kerjanya sebenarnya cukup sederhana. Camera yang telah dikalibrasi akan mendeteksi marker yang diberikan, kemudian setelah mengenali dan menandai pola marker, webcam akan melakukan perhitungan apakah marker sesuai dengan database yang dimiliki. Bila tidak, maka informasi marker tidak akan diolah, tetapi bila sesuai maka informasi marker akan digunakan untuk me-render dan menampilkan objek 3D atau animasi yang telah dibuat sebelumnya.

 

Sejarah Augmented Reality
Konsep pertama augmented reality dikenalkan oleh Morton Heilig, seorang cinematographer pada tahun 1950an. Ketika itu Augmented Reality membutuhkan sebuah alat yang besar sebagai alat output. Alat output dapat berupa yang dipasang ditubuh kita (dikenal dengan nama HMD, Head Mounted Device), ada juga yang berupa monitor, seperti monitor TV, LCD, monitor ponsel, dll. Alat HMD pertama kali ditemukan pada tahun 1968 oleh Ivan Sutherland dari Harvard University. Augmented reality dengan input berupa sensor GPS diperkenalkan pada tahun 2003 dari hasil penelitian Loomis, dkk pada karya ilmiahnya Personal guidance system for the visually impaired using GPS, GIS, and VR technologies, pada tahun 1994.

Pada tahun 1996, [11]    Rekimoto dalam karya ilmiahnya Augmented Reality Using the 2D Matrix Code. In Proceedings of the Workshop on Interactive Systems and Software memperkenalkan marker 2D untuk pertama kalinya. Dua tahun kemudian ARtoolkit, augmented reality library pertama kali diluncurkan oleh Kato

Pada tahun 2009 Lab MIT(Mistry, dkk) meneliti sixth sense project dan Wear Ur World – A Wearable Gestural Interface dimana augmented reality di implementasikan pada kehidupan sehari-hari.


Mengenal Lebih Lanjut Augmented Reality
Perbedaan antara Virtual Reality dan Augmented Reality

 Virtual Reality mengacu pada penggabungan dari objek dunia nyata ke dunia digital/maya. Augmented Reality merupakan kebalikan dari Virtual reality yang berarti integrasi elemen-elemen digital yang ditambahkan ke dalam dunia nyata secara realtime dan mengikuti keadaan lingkungan yang ada di dunia nyata


Metoda Augmented Reality
Marker Augmented Reality (Marker Based Tracking)
Aplikasi augmented ini berjalan dengan memindai tanda atau yang lebih sering disebut sebagai marker. Marker biasanya merupakan ilustrasi hitam dan putih persegi dengan batas hitam tebal dan latar belakang putih. Komputer akan mengenali posisi dan orientasi marker dan menciptakan dunia virtual 3D yaitu titik (0,0,0) dan 3 sumbu yaitu X,Y,dan Z. 

 

Markerless Augmented Reality
Salah satu metode Augmented Reality yang saat ini sedang berkembang adalah metode "Markerless Augmented Reality", dengan metode ini pengguna tidak perlu lagi menggunakan sebuah marker untuk menampilkan elemen-elemen digital. 

Apakah Markerless AR dalam menjalankan aplikasi tidak melakukan pemindaian marker? Sekalipun dinamakan dengan markerless namun aplikasi tetap berjalan dengan melakukan pemindaian terhadap object, namun ruang lingkup yang dipindai lebih luas dibanding dengan marker AR. Seperti yang saat ini dikembangkan oleh perusahaan Augmented Reality terbesar di dunia Total Immersion, mereka telah membuat berbagai macam teknik Markerless Tracking sebagai teknologi andalan mereka, seperti Face Tracking, 3D Object Tracking, dan Motion Tracking.

 1. Face Tracking 

Dengan menggunakan alogaritma yang mereka kembangkan, komputer dapat mengenali wajah manusia secara umum dengan cara mengenali posisi mata, hidung, dan mulut manusia, kemudian akan mengabaikan objek-objek lain di sekitarnya seperti pohon, rumah, dan benda-benda lainnya.

 

 

 

 

 

 

2. 3D Object Tracking

Berbeda dengan Face Tracking yang hanya mengenali wajah manusia secara umum, teknik 3D Object Tracking dapat mengenali semua bentuk benda yang ada disekitar, seperti mobil, meja, televisi, dan lain-lain.


3. Motion Tracking

 

Pada teknik ini komputer dapat menangkap gerakan, Motion Tracking telah mulai digunakan secara ekstensif untuk memproduksi film-film yang mencoba mensimulasikan gerakan.

 

 

 

Penerapan Augmented Reality

Bila berbicara prinsip kerja, banyak bidang yang dapat dijadikan wadah penerapan teknologi augmented reality. 

 

Marketing

Pada 2012, Starbucks (USA) menawarkan kenyamanan baru bagi para pelanggannya, sebuah cangkir yang dihiasi bentuk hati yang dirancang untuk memperingati Hari Valentine. Jika ponsel Anda bertipe iPhone atau ponsel dengan Android OS dan didukung oleh aplikasi AR, ketika cangkir diletakkan di belakang kamera ponsel, layar ponsel Anda akan menampilkan gambar berbentuk hati, kelopak bunga yang seolah2 tumbuh dari cangkir. Dengan pelayanan ini penjualan Starbucks naik hingga 16 %  dan keuntungan naik 10% dari keuntungan biasanya.

Sistem Pengamanan

     Contoh lain,  Augmented reality dimanfaatkan untuk mengatasi kriminalitas. Pra peneliti di Delft University of Technology di Belanda telah menciptakan kacamata AR yang memungkinkan peneliti membuat video 3D saat kejadian di TKP. Menurut New Scientist, terdapat sebuah tampilan head-mounted yang dipakai dalam tas ransel dan objek virtual dapat dikontrol dengan gerakan. Penyidik TKP (orang yang memakai kacamata ini) dapat meminta bantuan dari saksi mata, menonton apa yang disaksikannya dan si saksi menunjukkan tanda-tanda yang dilihatnya di TKP pada display menggunakan keyboard dan mouse.

Pendidikan

     Sehubungan dengan penerapan augmented reality di Indonesia, teknologi ini sebenarnya sudah bisa kita aplikasikan dalam dunia pendidikan. Beberapa siswa cukup banyak yang masih merasa kesulitan dalam memahami peristiwa sejarah, terutama sejarah bangsanya sendiri, Bangsa Indonesia. Dalam hal ini, teknologi augmented reality dipandang mempunyai kesempatan besar untuk membantu memvisualisasikan sejarah yang masih “abstrak” menjadi lebih nyata dalam pandangan para siswa. Harapannya, visualisasi seperti ini dapat memberikan feel perjuangan yang telah diusahakan oleh para pendahulu dan pejuang-pejuang sejarah kemerdekaan Indonesia.Dengan menggunakan Augmented Reality yang menggabungkan antara dunia maya dan dunia nyata, tidak seperti Virtual Reality yang bertujuan menggantikan persepsi dunia dengan yang buatan, Augmented Reality memiliki tujuan untuk meningkatkan persepsi seseorang dari dunia sekitarnya. 

Menjadi sebagian virtual dan nyata, teknologi antarmuka baru Augmented Reality yang mampu menampilkan informasi yang relevan ini sangat membantu dalam pendidikan, pelatihan, perbaikan atau pemeliharaan, manufaktur, militer, permainan dan hiburan.Augmented Reality memiliki banyak keuntungan dibandingkan Virtual Reality karena pengguna dapat melihat dan menyentuh benda-benda digital dan dapat berinteraksi dengan elemen-elemen digital. Sehingga augmented reality sering diterapkan pada berbagai bidang terutama bidang pendidikan, dunia militer, kedokteran dan juga dijadikan solusi dalam promosi bisnis.

Contoh Augmented Reality Android

iButterfly Indonesia
Game menangkap kupu-kupu dengan shake android anda ketika kupu-kupu tepat pada target,seperti gambar disamping.

 

 

 

 

 

My Dragonfly
Merupakan game karya salah satu vendor android yaitu samsung, cara bermain sama seperti iButterfly namun yang ditangkap adalah capung. seperti gambar di samping

 

 


 

monstAR
Merupakan permainan mirip dengan tamagochi yang di support oleh salah satu operator di indonesia yaitu indosat. seperti gambar disamping  ini

 

 

 

 

 

 

AR pada play store

Selain ketiga aplikasi tersebut, banyak pula app augmented reality yang dapat anda peroleh pada play store, seperti gambar disamping ini

 

 

 


 

 

 

 

Daftar Pustaka

http://argency.eu/mar/index.php/option=com_content&view=article&id=93&Itemid=154

2.    http://en.wikipedia.org/wiki/Augmented_reality3.    http://www.uwplatt.edu/web/presentations/PennState/ar/index.html

4.    http://technabob.com/blog/2008/12/17/mini-augmented-reality-ads-hit-newstands/

5.    http://mashable.com/2012/02/07/starbucks-valentines-day-augmented-reality/

6.    http://tips-droid.com/2012/10/pengenalan-augmented-reality-android.html

 

 

 

 

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG