Perancangan Sistem Informasi Geografis Daerah Banjir kabupaten Lamongan

Perancangan Sistem Informasi Geografis Daerah Banjir Kabupaten Lamongan

 

Supriyanto *),     M.Afifudin **)

 

 

Abstract

 Geographic Information System is a computer-based system used to collect, store, and analyze objects and phenomena where geographic location is an important characteristic or critical to analyzed. We create a web-based Geographic Information System to provide information about local flooding in Lamongan district.

 The process to make the spatial data of thematic maps using Arc View and create a database in MySQL. Then using MapServer spatial data processing and display geographic information systems with Web interfaces.

 By using the programming language PHP / MapScript produces display web-based Geographic Information System is equipped with the ability to navigate the map. Of the application is expected to provide information to the public about flooding in the area and know Lamongan extensive comparison charts on the affected area every year.

 
Keywords: Geographic Information Systems, Regional Flood, MapServer

 

 

Latar Belakang

 

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kian pesat. Hal tersebut dapat dilihat secara langsung maupun tidak langsung. Perkembangan tersebut tengah berdampak pada segala aspek kehidupan manusia. Salah satu diantaranya adalah kemajuan Sistem Informasi.

 Sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal di mana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna. Sistem Informasi merupakan hal yang sangat mendasar keterkaitannya dengan sistem secara global, salah satunya adalah Sistem Informasi Geografis (SIG).

 SIG menggunakan teknologi komputer untuk mengintegrasikan, memanipulasi dan menampilkan informasi yang ada di suatu area geografi, lingkungan, dan karakteristik yang mengikuti suatu daerah geografi. ArcView merupakan salah satu perangkat lunak desktop Sistem Informasi Geografis dan pemetaan yang telah dikembangkan oleh ESRI.

 Banjir merupakan bencana yang hampir tiap tahun terjadi di kabupaten Lamongan. Penyebab banjir diantaranya letak geografisnya yang dilewati Sungai Bengawan Solo dan terdapat waduk dan rawa yang tidak sanggup menampung debit air. Banjir menyebabkan banyak kerugian antara lain gagalnya panen para petani dan  rusaknya akses jalan di Kabupaten Lamongan.

 Perancangan Sistem Informasi Geografis untuk mengetahui daerah-daerah yang dilanda banjir di Kabupaten Lamongan menggunakan ArcView GIS. Dari sistem aplikasi ini diharapkan terwujudnya SIG yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai daerah-daerah banjir di Kabupaten Lamongan.

 

 Perumusan Masalah

 

 

Permasalahan   yang   timbul  dalam hal  ini adalah :

a.          Bagaimana cara digitasi peta tematik menjadi data spasial?

b.         Bagaimana mengolah data spasial menggunakan MapServer?

c.    Bagaimana membuat SIG dengan menggunakan Arc View, MapServer dan MySQL 5.0 berdasarkan data-data yang didapat sehingga dapat memberikan informasi mengenai daerah banjir di Kabupaten Lamongan?

 d.        Bagaimana membuat grafik perbandingan luas daerah terimbas banjir dengan tahun-tahun sebelumnya?

 
 

Batasan Masalah

 Adapun batasan masalah dalam karya tulis  ilmiah  ini  diantaranya adalah

a.            Daerah yang menjadi obyek ini adalah Kabupaten Lamongan

b.   Informasi yang ditampilkan berupa nama dan lokasi dari sungai    penyebab banjir, waduk dan daerah banjir.

 c.          Data Daerah lokasi banjir berdasarkan Dinas PU Pengairan Kabupaten Lamongan.

 d.    Pembangunan aplikasi Sistem Informasi Geografis ini menggunakan Software Arc View, MapServer dan MySQL 5.0

 

  Gambaran Umum Kabupaten Lamongan

 Kabupaten Lamongan memiliki luas  wilayah kurang lebih 1.812,8 km²  atau 3.78% dari luas wilayah Propinsi Jawa Timur. Dengan panjang garis pantai sepanjang 47 km, maka wilayah perairan laut Kabupaten Lamongan adalah seluas 902,4 km2, apabila dihitung 12 mil dari permukaan laut. Daratan Kabupaten Lamongan dibelah oleh Sungai Bengawan Solo,

 Batas wilayah administratif Kabupaten Lamongan adalah Sebelah Utara perbatasan dengan laut jawa, sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Gresik, Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto, sebelah barat berbatasan dengan Kabupten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban.

 Jumlah penduduk Kabupaten Lamongan sebanyak 1.261,972 jiwa, terdiri dari 646.830 jiwa (51,26%) perempuan dan 615.142 jiwa (48,74%) laki-laki. (Lamongan, 2010)

 

 Sistem Informasi

 Sistem  informasi  adalah  suatu  sistem  dalam  suatu  organisasi  yang  mempertemukan kebutuhanpengolahantransaksiharianyangmendukungfungsioperasiorganisasiyangbersifat manajerialdengankegiatan  strategidarisuatuorganisasiuntukdapat  menyediakankepada pihakluartertentudenganinformasiyangdiperlukanuntukpengambilankeputusan. (Magaline,  2010)

 

Sistem Informasi Geografis

 Sistem informasi geografis merupakan gabungan dari tiga unsur pokok: sistem, informasi, dan geografis.. Dengan melihat unsur-unsur pokoknya, maka jelas SIG merupakan salah satu sistem informasi dan SIG merupakan suatu sistem yang menekankan pada unsur "Informasi Geografis". Penggunaan kata Geografis" mengandung pengertian suatu persoalan mengenai bumi: permukaan dua atau tiga dimensi. Istilah "Informasi Geografis" mengandung pengertian informasi mengenai keterangan-keterangan (atribut) yang terdapat di permukaan bumi yang posisinya diberikan atau diketahui. Menurut Aronoff (1989 dalam Riyanto : 2009) SIG adalah sebuah sistem berbasiskan komputer yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis objek-objek dan fenomena dimana lokasi geografi merupakan karakteristik yang penting atau kritis untuk dianalisis.

  

Komponen-komponen pada ArcView

 a.  Project, Project merupakan suatu unit organisasi tertinggi di dalam ArcView yang dapat digunakan untuk menyimpan, mengelompokkan, dan mengorganisasikan semua komponen-komponen program : view, theme, tabel, chart, layout, dan script dalam satu kesatuan yang utuh. Sebuah project merupakan kumpulan windows dan dokumen yang dapat diaktifkan dan ditampilkan selama bekerja dengan ArcView.. Contoh Tampilan Project ArcView bisa dilihat pada Gambar 1.

 

 

 

Gambar 1 Contoh Gambar Tampilan Project Arc View

 

b.  Theme, Themes merupakan suatu bangunan dasar sistem ArcView. Themes merupakan kumpulandari beberapa layer ArcView yang membentuk suatu 'tematik' tertentu..

 c.  View, View mengorganisasikan theme. Sebuah view merupakan representasi grafis informasi spasial dan dapat menampung beberapa "layer" atau "theme" informasi spasial (titik, garis, poligon, dan citra raster).

 d.    Tabel, Sebuah tabel merupakan representasi data. Sebuah tabel akan berisi informasi deskriptif mengenai layer tertentu. Setiap baris data (record) mendefinisikan sebuah entry (misalnya informasi mengenai salah satu poligon batas propinsi) di dalam basisdata spasialnya.

 e.      Chart, Chart merupakan representasi grafis dari resume tabel data. Chart juga bisa mendukung hasil suatu query terhadap suatu tabel data. Bentuk chart yang didukung oleh Arc View adalah line, bar, column, xy scatter, area, dan pie.

 f.        Layout, Layout digunakan untuk menggabungkan semua dokumen (view, tabel, dan chart) ke dalam suatu dokumen yang siap cetak

g.  Script, Script merupakan bahasa (semi) pemrograman sederhana (makro) yang digunakan untuk mengotomasikan kerja Arc View. Arc View menyediakan bahasa sederhana ini dengan sebutan Avenue. (Prahasta, 2009)

 
 

 

UML (Unified Modelling Language)

 

Unified Modelling Language (UML) adalah salah satu alat bantu yang sangat handal di dunia pengembangan sistem berorientasi Objek. Hal ini disebabkan karena UML menyediakan bahasa pemodelan visual yang memungkinkan bagi pengembang sistem untuk membuat cetak biru atas visi mereka dalam bentuk yang baku, mudah dimengerti serta dilengkapi dengan mekanisme yang efektif untuk berbagi (sharing) dan mengkomunikasikan rancangan mereka dengan yang lain.

 

UML merupakan kesatuan dari bahasa pemodelan yang dikembangkan oleh Booch, Object Modeling Technique (OMT) dan Object Oriented Software Engineering (OOSE). Keunggulan model ini adalah mudah dipelajari karena memiliki notasi yang sederhana namun mencakup seluruh tahapan dalam rekayasa perangkat lunak. (Munawar : 2005).

 

 

Arsitektur Umum Aplikasi Pemetaan di Web

 

Bentuk umum arsitektur  aplikasi  berbasis  peta di  web dapat dilihat pada Gambar 2.

 

 

Gambar 2 Arsitektur Umum Aplikasi Pemetaan Berbasis Web

 

 

 

Pada  Gambar 2, interaksi antara klien dengan server  berdasar skenario request dan respon. Web browser di sisi klien mengirim request ke server web karena server web tidak memiliki kemampuan pemrosesan peta, maka akan diteruskan oleh server web ke server aplikasi dan MapServer.

 

 

 

Database MySQL

 

Database MySQL merupakan sistem manajemen basis data SQL yang sangat terkenal dan bersifat open source. MySQL dibangun, didistribusikan, dan didukung oleh MySQL AB. Fitur-fitur utama dari MySQL adalah :

 

a.        Bekerja dalam berbagai platform, misalnya Mac OS X, Solaris, Sun OS, Unix, Windows dan lain-lain

b.        Menyediakan mesin penyimpan (engine storage) transaksi dan non-transaksi.

c.        Server tersedia sebagai program yang terpisah untuk digunakan pada lingkungan jaringan client/server.

d.  MySQL mempunyai library yang dapat ditempelkan pada aplikasi yang berdiri sendiri (standalone application) sehingga aplikasi tersebut dapat digunakan pada komputer yang tidak berada dalam jaringan.

 e.      Mempunyai sistem password yang fleksibel dan aman.

 f.   Dapat menangani basis data dalam skala besar. Basis data dalam MySQL server dapat berisi 50 juta record.

 g.   Klien dapat terkoneksi ke MySQL server menggunakan TCP/IP pada platform manapun.Server dapat  mengirim pesan error ke klien dalam berbagai bahasa

 

 

METODE PENELITIAN

 

Lokasi 

 

Lokasi penelitian karya tulis  ilmiah  ini adalah di Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Jalan Kisarmidi Mangunsakoro No.7 kabupaten Lamongan.

 

Studi Literatur

 

Pada  tahap  ini akan melakukan studi literature tentang prinsip-prinsip   kerja pada Sistem Informasi Geografis dan mempelajari software Arc View dan software pendukung yang lain melalui buku-buku referensi, paper dan browsing.

 

Survey Data

 

Mencari dan mengumpulkan data khususnya mengenai daerah banjir di Kabupaten Lamongan. Pengumpulan data untuk sistem informasi geografis daerah banjir di kabupaten Lamongan ini dari Dinas PU Pengairan. Data yang didapat untuk membangun Sistem informasi Geografis daerah banjir Kabupaten Lamongan ini adalah sebagai berikut :

 Tabel 3 Data Sungai penyebab banjir

 

No

Nama Sungai

Panjang (m)

Volume (m3)

1

2

3

4

5

Kali Solo

Kali Blawi

Kali Soko

Kali Gondang

Kali Deket

68.000

27.000

2.000

29.000

20.000

89.250.000

2.835.000

29.250

3.806.250

1.290.000

 

 Perancangan Sistem

 

Aplikasi Perancangan SIG Daerah Banjir di Kabupaten Lamongan menyajikan informasi data spasial dan non spasial tentang daerah banjir Kabupaten Lamongan kepada penggunanya. Informasi data spasial direpresentasikan dalam bentuk grafis, sedangkan informasi atribut dari spasial direpresentasikan dalam bentuk tabel. Berikut merupakan tahapan dalam pembuatan sistem aplikasi Perancangan SIG Daerah Banjir di Kabupaten Lamongan:

 

a.        Studi pustaka tentang Sistem Informasi Geografis dan Arc View GIS.

b.        Mengumpulkan data tentang banjir Kabupaten Lamongan

c.        Menganalisa data dan merancang aplikasi.

d.        Mendigitasi data-data spasial yang didapat, dan memasukkan data-data non spasial ke dalam tabel-tabel.

e.        Memodifikasi tampilan antar muka menggunakan Bahasa pemograman PHP/MapScript.

 Gambar 3 menjelaskan tentang alur dari pembuatan sistem aplikasi ini dengan tahapan: Peta yang dibutuhkan diinput ke komputer, lalu didigitasi dan disimpan dengan ekstension *.shp. Jika peta sudah didigitasi, secara otomatis Arc View akan menampilkan atribut dasar peta dalam bentuk tabel berisi shape dan id peta. Selain peta dapat juga ditambahkan data-data nonspasial lain berupa teks atau angka yang juga akan dimasukkan ke dalam tabel. Data-data spasial dan nonspasial yang sudah diolah di dalam area Arc View yang kemudian diolah lagi menggunakan bahasa pemograman PHP/MapScript dan database MySQL sehingga menghasilkan tampilan SIG yang dapat dikomunikasikan kepada pengguna.

 

 

 

 

Gambar. 3  Blok Diagram Sistem Perencanaan Pembuatan Aplikasi

 

 

Use Case Diagram SIG Banjir

 

Use Case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem dan menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Gambar 4 menunjukkan bahwa SIG banjir terdiri dari 2 Aktor dan 5 Use Case. Alur ini dimulai dari Pemasukan data baik spasial maupun non spasial kemudian mengolah data yang telah dimasukkan, memberi informasi banjir, dan membuat grafik perbandingan banjir dengan tahun sebelumnya. 

 

 

Gambar  4  Use Case Diagram Sistem Informasi Banjir

 

 

 Pembuatan Layer dan Proses Digitasi Peta Tematik

 

Pembuatan layer dan proses digitasi peta tematik menjadi data spasial dilakukan secara manual dengan menggunakan perangkat lunak ArcView GIS 3.3. Tahapannya dengan membuat layer baru dan memilih tipe layer seperti pada Gambar 5 dan 6.

 

 

Gambar 5  Pembuatan Layer Baru

 

 

Gambar  5menunjukkan hasil digitasi layer kabupaten yang menghasilkan file kablamongan.shp. Gambar 6 menunjukkan hasil digitasi layer sungai yang menghasilkan file sungai.shp. Pada proses ini sungai yang di digitasi adalah sungai-sungai besar yang merupakan dampak utama dari terjadinya bencana banjir

 

 

Gambar 6 Pembuatan Layer Kecamatan

 

Gambar 7 menunjukkan hasil digitasi lokasi banjir yang terdiri dari 3 lokasi yaitu banjir bengawan solo, banjir lokal dan banjir bengawan jero.

 

 

Gambar 7 Pembuatan Layer Lokasi Banjir

 

Pengelolahan Data Spasial Dengan MapServer

 

MapServer menggunakan file *.map sebagai file konfigurasi peta. File ini akan berisi komponen-tampilan peta seperti defenisi layer, defenisi proyeksi peta, pengaturan l egenda, dan sebagainya. Pada pengelolahan peta Digital Lamongan menggunakan Aplikasi MapEdit pada MapLab yang merupakanperangkat dari MapServer untuk membuat file *.map. Pembuatan file map dapat dilihat pada Gambar 8.

 

 

Gambar 8 Pembuatan file LamonganKab.map

 

 

Gambar 9 Preview dari file LamonganKab.map

 

            Pembuatan file LamonganKab.map terdiri dari layer KabLamongan, layer sungai, layer waduk, layer lokasi banjir, layer jalan propinsi dan layer jalan kabupaten. Layer-layer tersebut merupakan pengelolahan shape file yang telah dihasilkan oleh ArcView.  Preview file LamonganKab.map dapat dilihat pada gambar 9.

 

Perancangan Database

 

Data atribut merupakan keterangan dari data spasial yang telah didigitasi sebelumnya. Data atribut  ini  disimpan dalam satu  tabel dengan   kolom-kolom sesuai dengan informasi yang akan disampaikan. Pembentukan data atribut dilakukan di ArcView yang nantinya akan dimasukkan dalam MySQL.

 

Sebelumnya dilakukan pengumpulan data yang nantinya akan dijadikan database sehingga dapat memberi informasi atau keterangan yang diperlukan. Adapun data-data yang dikumpulkan mengenai daerah banjir di Kabupaten Lamongan sebagai berikut :

 

  1. Data Kecamatan
  2. Data Waduk dan rawa
  3. Data Sungai
  4. Data Lokasi Banjir

 

Dari data-data tersebut nantinya akan dikelompokkan menjadi data-data atribut ke dalam tabel. Pengelompokan data-data atribut beserta tipe data dan ukuran dari attribut

 

 

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

  

Antarmuka Aplikasi

 

Pengelolahan file LamonganKab.map dan database pada ArcView dan MySQL menggunakan bahasa pemograman PHP/Mapscript menghasilkan Sistem Informasi Geografis daerah banjir kabupaten Lamongan berbasis web.

 

Halaman beranda

 

 

Gambar 10 Halaman Beranda

 

Halaman ini merupakan halaman yang pertama kali tampil pada saat user membuka aplikasi. Halaman ini berisi menu utama serta beberapa informasi dari web. Hasil dari halaman beranda dapat dilihat pada Gambar 10.

 

 

 

Halaman peta

 

Halaman ini merupakan halaman yang menampilkan visualisasi peta Lamongan yang dilengkapi dengan kemampuan navigasi peta show all, zoom in, zoom out, recenter, informasi, index peta dan legend. Peta banjir dan grafik perbandingan banjir dapat dilihat pada Gambar 11, 12dan 13.

 

 

Gambar 11 Halaman Peta Lamongan

 

 

Gambar 12 Halaman Peta Banjir

 

            Halaman sub menu grafik dapat dilihat pada Gambar 15. Grafik ini merupakan grafik perbandingan dari tiga lokasi banjir dari tahun 2008 sampai 2010.

 

 

 

Halaman bantuan

 

Halaman ini merupakan halaman yang memberikan informasi mengenai penggunaan aplikasi web dan referensi-referensi yang dipakai untuk membantu pembuatan aplikasiweb ini. Halaman bantuan  dapat dilihat pada Gambar 13 dan 14.

 

 

Gambar 13 Halaman Informasi

 

 

Gambar 14 Halaman Referensi

 

Halaman Galeri

 

Halaman ini merupakan halaman yang berisi foto-foto kejadian banjir di daerah yang terimbas banjir di kabupaten Lamongan. Halaman ini terdapat dua sub menu yaitu foto kejadian banjir tahun 2009 dapat dilihat pada Gambar 15

 

 

Gambar 15Halaman Foto Banjir Tahun 2009

 

Halaman buku tamu

 

Halaman ini merupakan halaman yang menampilkan form isian untuk buku tamu dan menampilkan daftar tamu. Halaman buku tamu dapat dilihat pada Gambar 16.

 

 

Gambar 16 Halaman Masukan buku tamu

 

Halaman admin

 

Halaman ini merupakan halaman yang berfungsi untuk pengolahan database. Untuk masuk kehalaman ini diharuskan login terlebih dahulu. Halaman admin dapat dilihat pada Gambar 17.

 

 

Gambar 17 Halaman Login

 

Pengujian aplikasi dilakukan untuk mengetahui apakah aplikasi yang dibangun berjalan dengan baik sesuai dengan rancangan. Pengujian aplikasi Sistem Informasi Geografis daerah banjir kabupaten Lamongan adalah dari halaman peta banjir dan halaman pengolahan data pada halaman admin.

 

Halaman Peta Banjir

 

Halaman yang dihasilkan ketika memilih sub menu banjir pada menu peta dapat dilihat pada Gambar 18. Uji coba navigasi peta zooming dapat dilihat pada Gambar 18. untuk uji coba pemilihan lokasi dan tampilan informasi dari lokasi terpilih dapat dilihat pada Gambar 19 dan 20.

 

 

Gambar 18 Halaman Peta Banjir

 

 

 

 

Gambar 19 Hasil Zooming dan pemilihan lokasi banjir

 

 

Gambar 20 Hasil Zooming dan informasi dari lokasi terpilih

 

Terdapat link lihat grafik yang menuju ke halaman grafik perbandingan lokasi banjir terpilih. Hasil grafik lokasi terpilih dapat dilihat pada Gambar 4.16

 

 

  PENUTUP

 

Kesimpulan

 

Berdasarkan analisa, perencanaan, implementasi dan pembahasan yang telah dilakukan dalam pembuatan Sistem Informasi Geografis daerah banjir kabupaten Lamongan, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

 

  1. Digitasi peta tematik kabupaten Lamongan menjadi data spasial menggunakan software ArcView GIS yang menghasilkan file  kablamongan.shp, sungai.shp, waduk.shp, lokasi_banjir.shp, jln_prop.shp dan jln_kab.shp.
  2. Pengelolahan data spasial menggunakan MapServer dengan memasukkan layer-layer yang telah didigitasi pada ArcView ke dalam file LamonganKab.map sebagai file konfigurasi peta.
  3. Pembuatan Sistem Informasi geografis dengan mengelolah file LamonganKab.map pada MapServer dan database pada ArcView dan MySQL dengan menggunakan bahasa pemograman PHP/MapScript.
  4. Pembuatan Grafik perbandingan luas daerah terimbas dari tahun 2008 sampai 2010 menggunakan librari php_gd.dll pada php.

 

Saran

 

Saran-saran yang berguna untuk perbaikan sistem yang kami bangun dari penelitian ini

 

a.     Dibutukan software berbasis web untuk bisa mengakses data attribut pada file shape sehingga bisa langsung melakukan perubahan data tanpa harus masuk pada ArcView.

 

b.       Perlunya javscript untuk tampilan sistem sehingga informasi akan muncul ketika mouse diarahkan ke suatu lokasi pada peta tanpa harus klik.

 

c.         Perlunya update data, dikarenakan luas lokasi terimbas mengalami perubahan tiap tahunnya.

 

d.       Perlunya menambah skala dan GPS untuk proses digitasi sehingga mendapatkan lokasi yang tepat

 

 
 

 DAFTAR PUSTAKA

 

 

  1. Badan Meteorologi Krimatologi dan Geofisika. BMG Automatic Weather Station Online. http://aws-online.bmg.go.id/bmg/aws/. Diakses tanggal 17 Oktober 2010.
  2. Lamongan, Pemkab. Gambaran Umum Kabupaten Lamongan. http://www.lamongan.go.id. Diakses tanggal 1 Nopember  2010.
  3. Magaline, Ferdinand. Sistem Informasi. http://apr1l-si.comuf.com. Diakses tanggal 1 September  2010.
  4. Munawar. 2005.  Pemodelan Visual dengan UML. Yogyakarta: Graha Ilmu
  5. Murai, Shunji. 2003. Konsep Dasar - Sistem Informasi Geografis. Tokyo : University of Tokyo
  6. Nuryadin, Ruslan. 2005. Panduan Menggunakan MapServer, Bandung: Informatika
  7. Prahasta, Eddy. 2009. Sistem Informasi Geografis : Tutorial ArcView. Bandung: Informatika
  8. Riyanto, Putra. Prilnali, E. dan Indelarko, H. 2009. Pengembangan aplikasi  Sistem Informasi Geografis. Gava Media : Yogyakarta

 

 ---------------------------------------------------------------------------------------------------

 *) Drs. Supriyanto  MT   : Widyaiswara Madya  Departemen Informatika PPPPTK – BOE Malang.

**) M.Afifudin                   : Mahasiswa  MJC-  VEDC/PPPPTK – BOE  Malang

 

 

Perancangan Dan Pembuatan Program Aplikasi Pengukuran Kinerja Karyawan Berbasis Web, CV. The Netwerk

Perancangan Dan Pembuatan Program Aplikasi Pengukuran Kinerja Karyawan Berbasis Web, CV. The Netwerk

 

Supriyanto *),     Felix Sebastian Deo **)

 

 

Abstract
       Today many companies are established and each company must have employees. The success of a company is determined by many factors, among others, discipline and performance of employees. The presence of an inseparable part in realizing success, because it is a reflection of the presence of discipline. Discipline an employee can be seen through the incoming or outgoing data called attendance. Meanwhile, to measure the performance of an employee can be seen through the time it takes an employee in completing the task sebuat provided by the company.

           At first in the CV. The Netwerk there is no software that can be used for absence management and employee performance. Software for managing employee attendance and performance in the CV. The Netwerk. Its working principle is that every employee makes attendance at the time he was in and out of the company, then the data is a date and time will be saved in the database. Similarly, when employees start a project, the timing of the project will be saved. After the employee completed the projects the program will calculate how long it will take to complete the project. This program is used to make the PHP programming language and MySQL as the database.

             Process of the program is done with precision leveling early stages of determining the user in accessing the web, then proceed with the design of the program. Existing design brought into the program code (impementation step). The final step is the placement testing program with program code on the server computer and its use on the client computer. With the software, then the employee leave management can be carried out more easily than the manual way
.

Keywords: Program Aplikasi ,PHP,MySQL, Berbasis Web

 

 

Latar Belakang

 

Saat ini banyak perusahaan yang berdiri dan setiap perusahaan  pasti memiliki karyawan. Keberhasilan sebuah perusahaan ditentukan oleh banyak faktor, antara lain kedisiplinan dan kinerja dari karyawan. Kehadiran merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam mewujudkan keberhasilan, karena kehadiran merupakan salah satu pencerminan kedisiplinan. Kedisiplinan seorang karyawan dapat dilihat melalui data keluar masuk atau yang disebut absensi. Sedangkan untuk mengukur kinerja seorang karyawan dapat dilihat melalui waktu yang dibutuhkan seorang karyawan dalam menyelesaikan sebuat tugas yang diberikan oleh perusahaan.

Manajemen absensi dan kinerja karyawan sangat dibutuhkan dalam setiap perusahaan. Proses manajemen absensi yang dilakukan secara manual dianggap tidak efisien baik dari segi waktu maupun tenaga. Demikian halnya dalam pengukuran kinerja setiap karyawan, akan sangat sulit jika harus mendata kinerja karyawan satu persatu. Proses penyimpanan data absensi dan kinerja karyawan tersebut bisa dipermudah apabila kita mempunyai sebuah sistem aplikasi berbasis komputer .

Berdasarkan pertimbangan di atas, CV. The Netwerk sebagai salah satu perusahaan nasional yang bergerak di bidang web design and development, memerlukan sebuah program aplikasi untuk mengelola data absensi, proyek, dan kinerja karyawannya.  Pengerjaan program aplikasi tersebut oleh CV. The Netwerk ditugaskan kepada penulis yang merupakan peserta kuliah kerja industri dengan bantuan dari karyawan bagian programmer .

 

Rumusan Masalah

            Bagaimana membuat suatu program aplikasi manajemen absensi, proyek, dan kinerja karyawan berbasis web menggunakan  bahasa pemrograman  PHP dan MySql  ?

 

Batasan Masalah

Agar perancangan dan pembahasan dalam karya tulis ini terarah, maka perlu dilakukan pembatasan masalah sebagai berikut :

1.      Perancangan program aplikasi manajemen absensi,  proyek, dan kinerja karyawan ini hanya digunakan untuk CV. The Netwerk sesuai dengan peraturan dan batasan-batasan yang diberikan oleh pihak perusahaan.

2.      Perancangan yang dibuat berupa suatu program aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan koneksi database menggunakan MySql.

           

Tujuan

Adapun tujuan dibuatnya karya tulis  ini adalah mengetahui cara membuat program aplikasi manajemen absensi,  proyek, dan kinerja karyawan berbasis web.

 

KAJIAN TEORI

PHP

PHP merupakan singkatan dari PHP Hypertext Prepocessor  adalah suatu bahasa yang bersifat server side yang didesain khusus untuk aplikasi web. PHP dapat disisipkan diantara bahasa Hyper Text Markup Language (HTML). PHP merupakan server side programming sehingga yang dikirimkan ke browser adalah “hasil jadi” dalam berntuk HTML, dan kode PHP tidak terlihat lagi

 

Cara Kerja PHP

Model kerja HTML diawali dengan permintaan suatu halaman web oleh browser. Berdasarkan Uniform Resource Locator (URL) atau disebut dengan alamat Internet, browser mendapatkan alamat dari web server,  mengidentifikasi halaman yang dikehendaki, dan menyampaikan segala informasi yang dibutuhkan oleh web server.          Informasi yang disampaikan ke web server antara lain adalah nama browser, versi, dan sistem operasinya.

Selanjutnya, web server akan mencarikan berkas yang diminta dan memberikan isinya ke browser. Browser yang mendapatkan isinya segera melakukan proses penerjemahan    kode HTML dan menampilkan ke layar pemakai.

Jika yang diminta adalah sebuah halama PHP, maka prinsipnya serupa dengan kode HTML. Hanya saja, ketika berkas PHP yang diminta didapatkan oleh web server, isinya segera dikirimkan ke mesin PHP dan mesin inilah yang memproses dan memberikan hasilnya (berupa kode HTML) ke web server. Selanjutnya, web server menyampaikan ke klien. Untuk memperjelas lihat Gambar .1.

 

Gambar.1 Skema PHP

 

 

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}

MySQL

 

 

MySQL adalah Relational Database Management System (RDMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi General Pubilc License (GPL). Setiap orang bebas menggunakannya, tetapi tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial.

MySQL merupakan turunan dari salah satu konsep utama dalam database yaitu Structured Query Language (SQL). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database terutama untuk pemilihan dan pemasukkan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.

Sebagai database server, MySQL termasuk unggul dibandingan database server lainnya dalam query data. Hal ini dapat dibuktikan melalui kecepatan MySQL yang bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibanding Interbase.

 

 Perancangan  Dan  Pembahasan

Berdasarkan siklus di lapangan, pembuatan program manajemen aplikasi, proyek, dan absensi dan kinerja karyawan meliputi langkah-langkah seperti gambar berikut :

 

 

Gambar 2. Siklus pembuatan program

 

Bagan Alur Proses Absensi

 

 

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}

Proses absensi dimulai dengan user melakukan klik pada tombol masuk atau keluar yang tersedia. Apabila user melakukan klik pada tombol masuk maka sistem akan mengecek apakah pada tanggal tersebut user sudah melakukan absent atau belum. Jika belum maka data berupa tanggal dan jam akan disimpan pada database, Jika sudah maka akan muncul pesan error. Demikian juga ketika user melakukan klik tombol keluar, sistem akan melakukan pengecekan apakah user sudah melakukan absensi masuk atau belum. Jika sudah sistem akan menyimpan data keluar karyawan.

 

 

Berikut adalah bagan alur dari proses absensi :

 

 

Gambar 3. Bagan Alur Proses Absensi

 

 

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}

Bagan Alur Proses Check in Proyek

 

 

 

Proses check in proyek dimulai ketika user menekan tombol chek in. Sistem kemudian akan melakukan pengecekan apakan user tersebut sudah mengambil proyek tersebut atau belum. Jika belum ada, sistem akan menyimpan data berupa tanggal dan jam ketika user memulai proyek tersebut.

Berikut adalah bagan alur dari proses check in proyek :

 

Gambar 4 Bagan Alur Proses Check in Proyek

Bagan Alur Proses Create User

Proses create user dimulai dengan input dari admin, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan oleh program apakah username yang dimasukkan sudah ada atau tidak. Dalam proses ini, admin memasukkan username, password, dan jabatan dari user.

 

 

Berikut adalah bagan alur dari proses editing cuti :

 

 Gambar 5 Bagan Alur Proses Create User

Bagan Alur Proses Edit User

Pada proses ini, admin dapat merubah data dari user, baik itu username, password, maupun jabatan dari user tersebut.

Berikut adalah bagan alur proses edit user :

 

 

Gambar 6 Bagan Alur Proses Edit User

Bagan Alur Proses Create Proyek

                        Proses create proyek yang dilakukan oleh admin dilakukan dengan memasukkan nama proyek, waktu dimana proyek tersebut dimulai, dateline dari proyek, brief (penjelasan  singkat )dari proyek, serta memilih viewer (user yang dapat melihat proyek tersebut).

Berikut adalah proses create proyek :

 

 

           

Gambar 7 Bagan Alur Proses Create Proyek

 

Entity Relationships Diagram (ERD)

 

 

 

Gambar 8. Entity Relationships Diagram (ERD)

 

 

Implementasi

 

         Implementasi bertujuan membawa konsep desain ke kode program. Berikut adalah form-form yang dibuat pada saat implementasi :

 

Halaman Login

 

         Halaman ini merupakan halaman index dari web. User harus memasukkan username dan password yang valid untuk mengakses web.

 

Gambar 9 Form Login

Halaman Absensi Karyawan

        

         Halaman ini digunakan karyawan untuk melakukan absensi, baik waktu masuk maupun keluar.

 

 

Gambar 10. Halaman Absensi

Apabila user menekan tombol masuk, maka sistem akan merekam waktu user melakukan absensi dan menampilkan waktu tersebut pada layar seperti pada gambar

 

 

 

Gambar 11 Notifikasi Sukses

 

Sedangkan apabila user sebelumnya sudah menekan tombol masuk, dan dia menekannya lagi padahal ia belum keluar maka akan muncul pesan error seperti gambar

 

 

Gambar 12 Notifikasi Error

 

 

Halaman Updates

        

         Halaman ini memberikan informasi mengenai updates proyek yang sesuai dengan jabatan dari user tersebut. Jika ada proyek baru maka akan muncul pada halaman ini secara otomatis.

 

Gambar 13 Halaman Updates Proyek

 

Apabila user ingin melihat dan mengambil proyek tersebut. maka ia harus menekan pada judul proyek atau tulisan ’read more’. Halaman detail dari proyek tersebut seperti pada gambar

 

 

Gambar 14 Halaman Detail Proyek

 

Jika user menekan tombol ‘check in now’, maka akan sistem akan merekam waktu dimana user tersebut memulai proyek tersebut.

 

Halaman My Proyek

        

Halaman ini berisi informasi mengenai proyek apa saja yang sedang maupun sudah selesai dikerjakan oleh user yang bersangkutan.

        

 

 

 

Gambar 15 Halaman My Proyek

Apabila user sudah menyelasikan proyek yang diambilnya, maka ia harus menekan link bertuliskan ’end now’ dan akan menuju halaman konfirmasi seperti gambar

 

 

Gambar 16 Konfirmasi End Proyek

 

Jika user menekan tombol ok, maka data berupa waktu proyek diselesaikan akan tersimpan pada database. Sedangkan bila user ingin membatalkan, ia harus menekan tombol cancel.

 

Halaman Monitor Absensi

 

         Halaman ini digunakan administrator untuk melakukan pengawasan pada absesnsi karyawan berupa tanggal dan jam masuk serta keluar

 

 

Gambar 17 Halaman Monitor Absensi

 

         Administrator dapat juga melakukan filtering pada data absensi karyawan dengan memasukkan nama, dan rentang tanggal yang disediakan.  Setelah melakukan filtering, maka administrator dapat menyimpan data tersebut pada sebuah file format ‘pdf ‘ atau langsung mencetak data tersebut.

 

 

Halaman Monitor Proyek

        

         Halaman ini digunakan administrator untuk memonitor status dari proyek yang diambil karyawan. Informasi ini sangat berguna bagi administrator untuk menilai kinerja dari karyawan untuk menyelesaikan sebuah proyek.

 

 

Gambar 18 Halaman Monitor Proyek

 

Halaman Create User

        

         Halaman ini digunakan administrator untuk membuat user/karyawan yang baru.

 

 

 

Gambar 19 Form Create User

 

 

Halaman View and Edit User

        

         Halaman ini digunakan administrator untuk melihat, merubah, dan menghapus data karyawan .

 

 

Gambar 20  Halaman Edit User

 

         Apabila administrator menekan tombol edit, maka akan muncul halaman untuk melakukan editing pada user tersebut. Sedangkan jika administrator menekan tombol delete, maka akan muncul halaman konfirmasi seperti pada gambar

 

 

Gambar 21. Konfirmasi Delete User

 

Halaman Create Proyek

Halaman ini digunakan administrator untuk membuat proyek yang baru dan menginformasikannya pada karyawan yang bersangkutan. Data yang dimasukkan berupa :

-               nama proyek

-               tanggal masuk proyek

-               dateline dari proyek

-               brief (penjelasan) dari proyek

-               viewer (siapa saja yang dapat melihat )proyek tersebut.

 

 

Gambar 22. Form Create Proyek

 

Halaman View and Edit Proyek

           

          Halaman ini digunakan administrator untuk dapat melihar dan mengedit proyek jika ada kesalahan pembuatan.

 

 

 

         Gambar 23. Halaman View and Edit Proyek

 

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

 

         Dari hasil perancangan aplikasi pada bab-bab sebelumnya, penulis mencoba untuk menarik kesimpulan bahwa untuk membuat program  aplikasi manajemen absensi, proyek, dan kinerja karyawan di CV. The Netwerk, langkah-langkah yang dilakukan adalah perencanaan (plan), desaign, implementation, dan testing.

 

 

Saran

 

         Saran yang diajukan untuk kemajuan dan perkembangan program aplikasi cuti  karyawan selanjutnya adalah sebagai berikut:

 

1.      Perlunya menambahkan sistem keamanan pada program seperti halaman yang terenkripsi.

2.  Dari keberhasilan pengujian program maka perlu dipertimbangkan adanya penyempurnaan lebih lanjut untuk mengembangkan program tersebut menjadi aplikasi yang handal.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. Peranginangin, Kasiman. 2006. Aplikasi web dengan PHP dan Mysql. CV. Andi           offset..
  2. Larry Ulman. 2003.Php AND mYsql FOR Dynamic Web Sites. Peachpit Press. English Street Berkeley.CA 04710
  3. W. Jason Gilmore .2010.Beginning PHP and MySQL: From Novice to Professional Apress.USA
  4. 4.Luke Welling, Laura Thomson.2003.Php and Mysql Web Development.Sams Publishing. Pearson Education, Informit. All rights reserved.800 East 96th Street, Indianapolis, Indiana 46240

 

 

---------------------------------------------------------------------------------------------------

   *) Drs.Supriyanto  MT           : Widyaiswara Madya  Deoartemen Informatika PPPPTK – BOE Malang.

**) Felix Sebastian Deo            : Mahasiswa Joint - Program VEDC- PPPPTK BOE Malang

 

 

 

PARADIGMA METODOLOGI PENELITIAN TEKNIK INFORMATIKA MODEL PENDEKATAN PENELITIAN REKAYASA (Forward,Reverse,Re-Engineering)

PARADIGMA METODOLOGI PENELITIAN TEKNIK INFORMATIKA

MODEL PENDEKATAN PENELITIAN REKAYASA

(Forward,Reverse,Re-Engineering)

(Eko Subiyantoro Widyaiswara Muda Departemen Teknologi Informasi PPPPTK BOE Malang)

 

ABSTRAK

Kegiatan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilakukan dengan penelitian. Penelitian itu sendiri bertujuan untuk menciptakan ilmu pengetahuan baru atau menerapkan teknologi untuk memecahkan suatu masalah. Penelitian dilakukan dengan metode ilmiah. Jadi, penelitian adalah kegiatan yang menggunakan metode ilmiah untuk mengungkapkan ilmu pengetahuan atau menerapkan teknologi. Perkembangan suatu bidang ilmu pengetahuan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari kepentingan atau kebutuhan lahirnya teori baru, keberadaan teori lama sebagai batu pijakan, pengaruh teori dari bidang ilmu pengetahuan lainnya, serta metodologi ilmu pengetahuan yang dipergunakan.

 

Metodologi merupakan suatu formula dalam penerapan penelitian dimana dalam melakukan penelitian tersebut terdapat langkah-langkah dan juga hasil penelitian. Sedangkan metodologi penelitian dalam ilmu komputer/sistem informasi/teknologi informasi merupakan “langkah langkah/tahapan perencanaan dengan bantuan beberapa metode, teknik, alat (tools) dan dokumentasi dengan tujuan untuk membantu peneliti dalam meminimalkan resiko kegagalan dan menekankan pada proses/sasaran penelitian di bidang CS/IS/IT.

 

Penelitian dapat  dikelompokkan menjadi dua, yakni penelitian rekayasa dan penelitian nonrekayasa. Penelitian rekayasa dapat berupa forward engineering, reverse engineering, dan re-engineering.Hasil Penelitian Rekayasa dapat berupa model, formula, algoritma, struktur, arsitektur, produk, maupun sistem yang telah teruji, sedangkan hasil Penelitian Nonrekayasa dapat berupa teori dan keputusan yang telah teruji pula secara empiris.

 

Keyword : rekayasa, nonrekayasa, forward engineering, reverse engineering, re-engineering 


A.     Pendahuluan

Dunia mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi informasi. Penelitian-penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu komputer menemukan banyak hal dan berkontribusi terciptanya peradaban baru dalam kehidupan umat manusia. Sejak teknologi informasi dipopulerkan, pekerjaan manusia kian mudah, cepat, dan efisien. Teknik Informatika/ Ilmu Komputer merupakan ilmu yang mempelajari landasan teoritis komputasi dan informasi serta penerapannya dalam sistem komputer termasuk perangkat keras maupun perangkat lunak.Ilmu Komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisis abstrak algoritma sampai subjek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, dan perangkat keras (Wiki, 2008).

Seperti ilmu-ilmu yang lain Teknik Informatika akan berdiri kokoh dan berkembang bila memiliki metode kajiannya sendiri guna menemukan kebenaran. Kebenaran merupakan realitas yang perlu digali dan ditemukan, meskipun sangat tidak mungkin untuk menemukan semua kebenaran yang ada. Kebenaran dalam Teknik Informatika meliputi kebenaran komputasi dan informasi serta penerapannya di dunia nyata.Kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan adalah kebenaran yang diperoleh melalui pengkajian ilmiah(sekalipun terdapat banyak aliran seperti positivistik, rasionalistik, fenomenologik, dan sebagainya dalam merumuskan suatu kebenaran).

Penelitian ilmiah ini dilakukan untuk mencari jawaban dari permasalahan yang terjadi saat ini. Hasil penelitian berupa karya ilmiah dapat disajikan dalam berbagai bentuk, seperti makalah, laporan penelitian, buku-buku ilmiah, atau karya ilmiah lainnya yang dipublikasikan.Penelitian merupakan suatu proses yang sistematis (ada urutannya) dalam mengumpulkan dan menganalisa suatu data. Perlu diketahui bahwa untuk melakukan suatu penelitian membutuhkan suatu keahlian khusus. Sebagai contoh bisa kita katakan bahwa seorang peneliti bisa melakukan proyek, tapi seseorang yang melakukan proyek belum tentu bisa melakukan suatu penelitian. Seorang peneliti bisa dengan mudah menjadi seseorang yang profesional namun seorang yang profesional belum tentu bisa menjadi seorang peneliti. Pada dasarnya seorang peneliti dan seorang profesional memiliki pola pikir yang sama, bedanya adalah seorang peneliti mencoba untuk mencari dan memecahkan suatu permasalahan yang ada sedangkan profesional masalahnya sudah ada dan dia hanya dituntut untuk mencari solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut.

Kegiatan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilakukan dengan penelitian. Penelitian itu sendiri bertujuan untuk menciptakan ilmu pengetahuan baru atau menerapkan teknologi untuk memecahkan suatu masalah. Penelitian dilakukan dengan metode ilmiah. Jadi, penelitian adalah kegiatan yang menggunakan metode ilmiah untuk mengungkapkan ilmu pengetahuan atau menerapkan teknologi. Perkembangan suatu bidang ilmu pengetahuan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari kepentingan atau kebutuhan lahirnya teori baru, keberadaan teori lama sebagai batu pijakan, pengaruh teori dari bidang ilmu pengetahuan lainnya, serta metodologi ilmu pengetahuan yang dipergunakan.

 

B.     Bidang Kajian Teknik Informatika

Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom) telah mengidentifikasi perkembangan Teknik Informatika setelah tahun 1990 terbagi menjadi enam subbidang, yakni Electrical Engineering, Computer Engineering, Computer Science, Software Engineering, Information Technology, dan Information System. Berikut ini skema pembagian sub-subbidang tersebut yang diambil dari sudut pandang pendidikan.


Gambar 1. Perkembangan keilmuan bidang ilmu komputer

 

Denning (2000) mengklasifikasikan Ilmu Komputer menjadi 12 subbidang. Bila direfleksikan dari sudut pandang Teori, Abstraksi (Pemodelan), dan Produk/ Sistem, maka akan terbentuk matriks seperti berikut ini.

 

Gambar 2. Bidang kajian ilmu komputer

 

C.      Research Area Coverage

Pada dasarnya fokus bidang ilmu komputer mengalami pergeseran dari berbagai bidang ilmu yang antara lain electrical engineering, computer engineering, computer softwareengineering, computer science, information system dan information technology. Pergeseran bidang ilmu itu terus berkembang hingga ilmu komputer difokuskan atas dua bagian besar yaitu bidang ilmu komputer dan bidang ilmu teknologi informasi.Dipandang dari sisi penelitian, menurut Dennings terdapat tiga paradigma besar dalam penelitian teknik informatika atau ilmu komputer, yakni teori, eksperimen yang merupakan ekplorasi terhadap model dari sistem/ arsitektur dan sering disebut pula sebagai abstraksi/ pemodelan, dan desain yang menghsilkan produk/ sistem.

Teori: merupakan pendekatan yang berlandaskan pada ilmu matematika. Untuk mendapatkan suatu teori yang valid perlu dilalui proses-proses pendefinisian (definition), pembuatan teorema (theorema),pembuktian (proof), penginterpretasian hasil (interpret result).

Abstraksi/ Pemodelan: merupakan pendekatan yang berlandaskan pada metode perancangan atau eksperimen. Dalam melakukan investigasi terhadap suatu fenomena hingga dihasilkan suatu model, formula, prediksi, metode, atau prototipe perlu dilalui proses-proses pembentukan hipotesis, kerangka teoritis, atau model teoritis; pembuatan suatu model, formula, prediksi, metode, atau prototipe; perancangan eksperimen; pengujian dan pengumpulan data; analisis hasil.

Produk/ Sistem: merupakan pendekatan penelitian guna menghasilkan suatu produk, sistem, tools, atau device baik hardware maupun software. Tahapan yang perlu dilakukan guna upaya pengatasan masalah meliputi perencanaan, perancangan, pembangunan, pengujian, penerapan, dan evaluasi.

 

Gambar 3. Research area coverage

 

Penelitian dalam bidang ilmu komputer seringkali menggunakan desain eksperimental, oleh sebab itu kita harus mengetahui metodologi yang tepat untuk membantu penelitian yang dilakukan dalam bidang ilmu komputer. Selain itu juga perlu adanya pendekatan ilmiah untuk memunculkan pengetahuan baru. Didalam riset computer science, information system, IT ada dua pendekatan science dan engineering. Tapi untuk membangun sistem informasi perlu pendekatan engineering approach. Artinya membangun kontraks struktural dari riset SI/TI. Kita perlu membangun konstrak suatu produk. Perlu adanya jawaban-jawaban dari pertanyaan yang dapat mendukung. Engineering approach arahnya untuk membangun suatu product sedangkan science approach arahnya new knowlage.

 

D.     Metodologi Penelitian Teknik Informatika

Metodologi merupakan suatu formula dalam penerapan penelitian dimana dalam melakukan penelitian tersebut terdapat langkah-langkah dan juga hasil penelitian. Sedangkan metodologi penelitian dalam ilmu komputer/sistem informasi/teknologi informasi merupakan “langkah langkah/tahapan perencanaan dengan bantuan beberapa metode, teknik, alat (tools) dan dokumentasi dengan tujuan untuk membantu peneliti dalam meminimalkan resiko kegagalan dan menekankan pada proses/sasaran penelitian di bidang CS/IS/IT.

Metodologi dapat juga disebut sebagai penelitian yang sistematis, penelitian ilmiah, maupun penelitian yang didasarkan pada suatu teori yang ada. Metodologi penelitian bisa berupa pemahaman terhadap metode-metode penelitian dan pemahaman teknikteknik penelitian. Metodologi penelitian tersebut berisi pengetahuan yang mengkaji mengenai metode yang digunakan dalam penelitian.

Kualitas suatu penelitian akan tampak melalui kontribusinya dalam pemecahan masalah yang dihadapi masyarakat dan bagi pengembangan iptek. Oleh sebab itu penentuan rumusan masalah perlu didasari aspek manfaat dari penelitian termasuk dari sudut pandang ekonomi dan kebijakan.

Berkaitan dengan strategi pemecahan/ pengatasan masalah William J. Gephart (1972), seperti yang dikutip Miarso (2004), menyarankan suatu taksonomi strategi empirik dalam mencari kebenaran melalui pengkajian ilmiah. Usaha pencarian kebenaran ini terdiri dari empat lapis, yakni filsafat ilmu, metode umum pemecahan/ pengatasan masalah, strategi operasional, dan sekuen prosedural yang digambarkan sebagai pohon pengkajian ilmiah dengan tiga cabang yang terdiri dari Pengembangan, Penelitian, dan Penilaian.

Pengkajian ilmiah dalam bentuk Penelitian Pengembangan, atau lebih tepat disebut Penelitian Rekayasa dapat berupa:

a.       Rencana (Plan),

b.       Rancangan (Design),

c.       Bangunan/ kontruksi (Construct),

d.       Terapan (Applied), atau

e.       Hasil pengembangan (Development)

dari suatu Model, Sistem, atau Produk.

Rencana, rancangan, atau konstruksi dari model, sistem, atau produk hasil penelitian rekayasa harus teruji berdasarkan metode formal, metode komputasi, maupun pengujian- pengujian matematis dan metode cleanroom lainnya yang berbeda dengan metode penelitian ‘Pure Research’. Namun tidak menutup kemungkinan digunakannya metode- metode dari ‘Pure Research’ terutama pada tahapan identifikasi masalah maupun pengujian, dan metode Penelitian Evaluasi pada tahapan evaluasi hasil. Pengkajian ilmiah yang berbentuk ‘Pure Research’, atau biasa disebut Penelitian saja (termasuk Basic Research), merupakan paradigma pengkajian ilmiah yang banyak dianut para peneliti terutama yang beraliran positivistik. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui, membuktikan, dan memperoleh pengetahuan baru melalui pendekatan sistematik, akuratif, dan probabilistik. Hasil atau kesimpulannya dapat berlaku umum. Yang termasuk dalam bentuk pengkajian ilmiah seperti ini adalah penelitian:

a.       Historis/ fenomenologis

b.       Kasus

c.       Deskriptif

d.       Korelasional/ Asosiatif

e.       Kausal Komparatif

f.        Eksperimen

Penelitian Evaluasi merupakan pengkajian ilmiah yang bertujuan untuk memilih, memperbaiki, dan memantapkan hasil kebijakan atau program yang telah dijalankan. Hasil dari pengkajian ilmiah jenis ini berupa informasi guna mendukung pengambilan keputusan yang bersifat khusus sehingga kesimpulannya tidak bisa berlaku umum. Pendekatan yang digunakan bersifat sistemik dan berorientasi pada tujuan.

 

E.    Kesimpulan

 

Dari penjelasan di atas, maka penelitian dapat pula dikelompokkan menjadi dua, yakni Penelitian Rekayasa dan Penelitian Nonrekayasa. Hasil Penelitian Rekayasa dapat berupa model, formula, algoritma, struktur, arsitektur, produk, maupun sistem yang telah teruji, sedangkan hasil Penelitian Nonrekayasa dapat berupa teori dan keputusan yang telah teruji pula secara empiris.

Penelitian Rekayasa dapat berupa:


a. Forward Engineering: rekayasa yang dilakukan dari  perencanaan,   perancangan, pembangunan, hingga penerapan, atau pada tahapan-tahapan pendek rekayasa, misal dari perancangan ke pembangunan saja. Rekayasa dilakukan mulai dari abstraksi yang lebih tinggi menuju ke setingkat atau beberapa tingkat lebih  rendah.

b.   Reverse Engineering: merupakan rekayasa dari produk, sistem, atau prototipe yang sudah ada menjadi blue print, formula, atau model, atau pada tahapan-tahapan pendek rekayasa, misal dari pembangunan ke perancangan saja. Rekayasa dilakukan mulai dari abstraksi yang lebih rendah menuju ke setingkat atau beberapa tingkat lebih tinggi (lihat ‘Reverse Engineering’ – Stefanus, 2005).

c.   Re-engineering:merupakanpengubahan dan pengorganisasian kembali komponen-komponen sistem yang dapat dilakukan terhadap hasil desain atau implementasi saja atau pada keseluruhan tahapan/ abstraksi sistem, tanpa menghilangkan keseluruhan komponen lama agar diperoleh metode, formula,model, prototipe, produk, sistem, atau tools dengan tingkat kesempurnaan dan standar yang lebih tinggi.

Dengan demikian penelitian Teknik Informatika dapat dilakukan dengan menggunakan metode rekayasa atau nonrekayasa saja, atau gabungan dari kedua metode tersebut.

 

F.      Daftar Pustaka

Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom), Peningkatan Mutu Pembelajaran melalui Pola “Multi Sourcing” dalam Kerangka Pelaksanaan Computing Curricula 2005 pada Program Studi Informatika dan Komputer

Peter Denning, 2000, "Computer Science: the Discipline," In Encyclopedia of Computer Science (A. Ralston and D. Hemmendinger, Eds), Retrieve on 10-10-2008.

Stefanus S., 2005, Reverse Engineering - Teori dan Aplikasi, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, ISBN :979.704.311.8

Zainal A. Hasibuan, Metodologi Penelitian Pada Bidan Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Konsep,Teknik, dan Aplikasi, Universitas Indonesia 2007

Pengelolaan Dokumen online (Dokument Content Management System) menggunakan Google Drive

 PENGELOLAAN DOKUMEN ONLINE (DOCUMENT CONTENT MANAGEMENT SYSTEM)

MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE DRIVE

 

1.   Document Content Management System (DCMS)

Garter memberikan definisi tentang DCMS dalam tingkatan sederhana yaitu pengelolaan dokumen melalui perangkat elektronik (komputer) dimana pengguna menyimpan data, dokumen  dalam format docs, pdf, presentasi power point, Excel spreadsheet dll. Pengaturan data tersebut secara efektif menghasilkan struktur dokumen folder dan memungkinkan mereka dengan mudah untuk menyimpan, mengambil dan menghapus isi dokumen tersebut. Perkembangan saat ini pengelolaan dokumen mengarah kepada penyimpanan data dalam format dokumen web dan memanfaatkan jaringan awan (claud network) dan peran fungsi pengelolaan berkembang kapada kolaborasi data, pencarian data cepat dan berbagi data dengan pengguna lain. Terdapat beberapa vendor DMS dengan aplikasinya, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Aplikasi tersebut mulai yang gratis dan berbayar. Beberapa aplikasi tersebut antara lain ialah alfresco, ELO office, Google drive, sky drive, rapidshared, 4share, Dropbox. Dan lain-lain.

 

 Gambar 1. Logo berbagai Aplikasi DCMS

 

2.   Alfresco (http://www.alfresco.com)

 Alfresco adalah salah satu alternatif sofware open source terkemuka untuk manajemen konten perusahaan (Enterprise Content Management System:ECMS). Alfresco mempunyai tinggkat stabilitas yang cukup bagus untuk platform kelas enterprise. Alfresco inc didirikan pada tahun 2005 oleh John Newton salah satu pendiri Documentum, dan John Powell, mantan CEO Business Objects. Alfresco merupakan salah satu Investor dan perusahaan investasi terkemuka seperti Accel Partners, Mayfield Fund dan SAP Ventures. Alfresco dibangun oleh sebuah tim dari dari beberapa anggota terkemuka seperti Documentum, FileNet, OpenText, Vignette. Model open source dari Alfresco memungkinkan untuk menggunakan teknologi best-of-breed dan memberikan kontribusi dari komunitas open source.

 
Platform konten Alfresco menggunakan arsitektur yang fleksibel, menggunakan standar open source  untuk menyediakan manajemen dokumen, manajemen konten web, manajemen record dan perangkat lunak kolaborasi untuk 1100 pelanggan perusahaan di 40 negara.  Mampu diintegrasikan dengan aplikasi SAP, IBM Lotus, Microsoft Office, SharePoint, dan Google Docs. Alfresco dibangun menggunakan komponen infrastruktur sumber terbaru dan terbuka termasuk: Spring, Hibernate, Lucene, dan MyFaces, serta didasarkan pada pemrograman berorientasi aspek.

 

3.   ELO OFFICE (www.elo.com)

ELO Digital Office GmbH adalah sebuah perusahaan vendor ECMS yang mengembangkan dan memasarkan produk dan solusi berkinerja tinggi pada area manajemen dokumen elektronik, pengarsipan digital dan alur kerja serta  manajemen konten web. Perusahaan ini beroperasi secara internasional dengan kantor pusat di Stuttgart dengan cabang seluruh dunia, termasuk Eropa dan Asia.

 Rangkaian produk ELO memenuhi semua kebutuhan dan ketentuan sistem ECM/DCMS modern systems dan menjadi platform ideal untuk manajemen informasi dan pengetahuan yang efisien. Produk ELO ECMS meliputi tiga paket software yaitu: 1). ELO Office merupakan solusi pengguna individual, karyawan lepas dan bisnis skala kecil. 2). ELO professional, sebagai solusi client/server modular, didesain untuk dapat memenuhi kebutuhan bisnis skala kecil dan menengah. 3). ELO Enterprise memungkinkan implementasi di korporasi yang besar dan grup perusahaan dengan spektrum pilihan konfigurasi yang luas.

 

4.   DropBox  (https://www.dropbox.com/)

Dropbox adalah layanan penyedia data berbasis web yang dioperasikan oleh Dropbox, Inc. Dropbox menggunakan sistem penyimpanan berjaringan yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan berbagi data serta berkas dengan pengguna lain di internet menggunakan sinkronisasi data. Dropbox didirikan pada tahun 2007 oleh lulusan Massachusetts Institute of Technology (MIT) Drew Houston dan Arash Ferdowsi dengan modal awal yang didapat dari Y Combinator.

 Dropbox menyediakan layanan baik gratis ataupun berbayar, masing-masing dengan keuntungan yang bervariasi. Pada tahun 2011 Dropbox juga meluncurkan "Dropbox for Teams",[6] sebuah layanan dari Dropbox yang dikhususkan untuk kelompok bisnis atau kelompok lainnya yang membutuhkan layanan untuk mengendalikan administrasi, tagihan yang terpusat, dan lain sebagainya. "Dropbox for Teams" tetap tersedia di situs web, namun harga yang ditawarkan berbeda dengan layanan Dropbox lainnya.

Bila dibandingkan dengan layanan serupa lainnya, Dropbox menawarkan jumlah pengguna yang relatif besar, dengan penggunaan sistem operasi yang bervariasi, baik untuk perangkat mobile ataupun desktop. Terdapat berbagai versi untuk berbagai sistem operasi, termasuk untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Linux (resmi atau tidak resmi). Dan tersedia juga berbagai versi untuk perangkat mobile, diantaranya Android, Windows Phone 7, iPhone, iPad, WebOS, dan Blackberry, dan klien yang berbasis web. Dropbox menggunakan model finansial Freemium, dan layanan gratisnya menyediakan 2 GB penyimpanan online gratis. Para pengguna yang menyarankan Dropbox ke orang lain bisa meningkatkan kapasitas penyimpanan hingga 8 GB. Kompetitor utama dari Dropbox antara lain, Box.net, FilesAnywhere, CloudMe, CrashPlan, Egnyte, iCloud, Mozy, SpiderOak, SugarSync, TitanFile, Ubuntu One, Windows Live SkyDrive, Wuala dan ZumoDrive.

 

5.   SkyDrive (https://skydrive.live.com)

SkyDrive (nama resmi Microsoft SkyDrive, sebelumnya Windows Live SkyDrive dan Windows Live Folders) adalah layanan komputasi awan serupa dengan Dropbox dan Google Drive yang memungkinkan penggunanya mengunggah dan mensinkronkan berkas ke suatu penyimpanan awan dan kemudian mengaksesnya melalui peramban Web atau perangkat tertentu. Layanan ini dibuat oleh Microsoft dan merupakan bagian dari layanan daring Windows Live dan memungkinkan pengguna menyimpan berkas-berkasnya secara pribadi, membagikannya dengan orang-orang dalam kontak, atau menjadikan berkas-berkas bersifat umum. Berkas-berkas yang dibagikan untuk umum tidak memerlukan akun Microsoftuntuk mengaksesnya.

Microsoft menghadirkan SkyDrive yang dirilis hampir bersamaan saat Google memperkenalkan GDrive. Meniru fitur seperti Dropbox, yaitu Desktop Sync Clients, SkyDrive juga menghadirkan fitur editor via web untuk file-file dokumen (Docs, Excel, Powerpoint dan OneNote).

Microsoft SkyDrive tidak hanya dikembangkan di dalam platform Windows dan WindowsMobile saja tetapi juga mendukung platform OSX dan iOS. Kabar terbaru untuk pengembangan SkyDrive, Microsoft sudah mengintegrasikan SkyDrive ke dalam OS terbaru Windows yaitu Windows 8.

  • Platform yang didukung: Windows, Mac, WindowsMobile, iOS, Web.
  • Kapasitas data gratis: 7 GB.
  • Harga untuk tambahan kapasitas data: +20 GB ($10 / tahun), +50 GB ($25 / tahun) dan +100 GB ($50 / tahun).
  • Fitur utama: aplikasi editor via web untuk file yang berupa dokumen (Docs, Excel, Powerpoint dan OneNote).

6.   4Shared (www.4shared.com)

4shared ialah penyedia penyimpanan berkasdalam jaringan yang berasal dari Ukraina yang didirikan pada tahun 2005 di Kiev oleh Alex Lunkov dan Sergey Chudnovsky. 4shared memiliki sekitar 5.300.234 pengguna, 11.000.222 kunjungan harian, 940TB berkas-berkas yang disimpan dalam 4shared dan 317TB transfer berkas setiap hari.

4shared memungkinkan bagi para penggunanya untuk dapat mengunggah dan mengunduh berkas dalam jaringan menggunakan perambah web. Bagi pengguna regular yang mendaftar secara gratis bisa mengunggah dan menyimpan berkas-berkas mereka hingga kisaran 10240 MB atau 15 GB ke dalam akun 4shared mereka. Namun bagi pengguna yang telah memverifikasi akun email mereka, maka kapasitas penyimpanan akan bertambah menjadi 15 GB. Lain halnya bagi pengguna premium yang dapat menyimpan berkas-berkasnya dalam jaringan hingga kisaran 100 GB dalam akun 4shared beserta kelebihan-kelebihan lainnya dibandingkan dengan pengguna regular.

Berkas yang telah diunggah akan disimpan dalam jaringan dan kemudian akan diberi alamat URL dan tautan web yang unik yang memungkinkan bagi pemilik akun atau pun pengguna lain baik yang terdaftar ataupun tidak untuk dapat mengunduh dan berbagi-pakai berkas tersebut. Berkas yang telah disimpan memiliki masa kedaluarsa hingga 30 hari setelah pengunggahan atau pengunduhan terakhir, setelah itu berkas akan terhapus dengan sendirinya. Namun bagi pengguna premium, mereka tidak memiliki batasan waktu dalam penyimpanan berkas-berkas mereka.

Tampilan antarmuka 4shared hampir serupa dengan tampilan Windows explorer sehingga sangat mudah untuk digunakan. Pengguna anonim tidak dapat mengunduh, pengguna biasa harus menunggu secepat-sepatnya sekitar 520/20 detik tanpa harus memasukkan kode 'CAPTCHA' untuk dapat menguduh suatu berkas, pengguna premium bisa mengunduh beberapa berkas sekaligus dalam waktu yang bersamaan, tanpa waktu tunggu, tanpa batasan.

7.   Google Drive dan Google DOC

 Google Docs adalah layanan berbasis internet dari google yang digunakan untuk pengelolaan dokumen pengolah kata, lembar sebar, presentasi, formulir, dan penyimpanan data berbasis web gratis dari Google. Layanan ini pertama kali diluncurkan pada 10 Oktober2006 sebagai gabungan dua layanan: Writely dan Spreadsheets. Layanan presentasi diluncurkan pada 17 September2007 sedangkan layanan penyimpanan data untuk berkas apa pun (hingga maksimum 1 GB per berkas) diluncurkan pada 13 Januari2010.

 

Google Drive adalah layanan penyimpanan daring milik Google yang diluncurkan pada 24 April 2012. Layanan ini merupakan ekstensi dari Google Docs dan akan mengganti URL docs.google.com dengan drive.google.com setelah diaktifkan. Google Drive memberikan layanan penyimpanan gratis sebesar 5 GB dan dapat ditambahkan dengan pembayaran tertentu. Kapasitas penyimpanan dapat ditingkatkan dengan cara mengupgrade dan berbayar. Untuk upgrade ke 25 GB membayar  $ 2.49/month , 100GB seharga $ 4.99/month dan 1 TB seharga $ 49.99/month

 

Dengan fitur unggulan yang sama seperti Dropbox, yaitu sinkronisasi data melalui folder khusus di dalam desktop atau lebih dikenal dengan Desktop Sync Clients. GDrive memberikan kapasitas gratis sebesar 5 GB dan tentunya fitur-fitur yang terintegrasi dengan layanan Google lainnya seperti: Gmail, G+ dan Google Search. Fitur yang bisa digaris bawahi dari GDrive adalah API’s untuk para Developer. Hingga kini GDrive telah terhubung dengan puluhan aplikasi pihak ketiga. Dengan menggunakan fasilitas online dari google drive pengguna dapat :

 
a.    Create and collaborate

Google Docs dibangun secara langsung dalam Google Drive, sehingga pengguna dapat bekerja dengan orang lain secara real time pada dokumen (pengolah kata) , spreadsheet (pengolah data) dan presentasi . Setelah pengguna memilih fasilitas untuk berbagi konten dengan orang lain (sharing), maka pengguna lain dapat  menambah dan membalas komentar pada format dokumen apa pun ( PDF , gambar , file video, dll ). Pengguan juga dapat menerima pemberitahuan ketika orang lain memberi komentar pada satu item secara bersama-sama.

 

b.    Store everything safely and access it anywhere (especially while on the go)

Menyimpan semua dokumen dengan aman dan mengaksesnya di mana saja (terutama saat bepergian). Semua dokumen yang diunggah di google drive dapat mengakses melalui jaringan internet dari rumah, kantor, dimana spengguna menjalankan tugas dan dari semua perangkat. Pengguna  dapat menginstal aplikasi Google Drive pada Mac atau PC dan dapat men-download aplikasi Drive ponsel Android atau tablet. Aplikasi ini juga dapat berjalan pada perangkat iOS . Dan terlepas dari platform, pengguna khusus (tuna netra) dapat mengakses Drive dengan pembaca layar.

 
c.    Search everything

Pencarian dokumen menggunakan kata kunci dan filter dengan jenis file atau nama pemilik. Google Drive dapat mengenali teks dalam dokumen yang diambil menggunakan teknologi Optical Character Recognition ( OCR ). Pengguna dapat  meng-upload gambar yang diambil dari dari kliping koran tua dan  dapat mencari kata dalam teks artikel yang ada. Google Drive juga menggunakan pengenalan pola gambar sehingga jika pengguna melakukan drag dan drop dokumen foto atau video ke dalam google drive maka pengguna dapat mencari atau menggunakan kembali foto tersebut. Teknologi ini masih dalam tahap pengembangan.

 d.    Web aplication connection

Melalui google drive pengguna dapat mengakses berbagai aplikasi berbasis web secara cepat seperti : gmail, google search, google map, google play, google news, you tube, google translate, google book, bloger, google wallet, google shooping, dan lain-lain

 

8.      Membuat akun (Pengguna) di www.drive.google.co.id

 

Untuk dapat mengakses google drive pengguna harus mempunyai akun di GOOGLE. Jika sudah mempunyai akun google maka masukkan alamat email google dan password pada kolom sign in. jika belum memilikinya maka lakukan langkah-langkah seperti dibawah ini:

 

a)      Buka web browser dan pada URL ketik drive.google.com

 

 

Gambar 1. Halaman login google drive

 

b)      Klik tombol sign up pada ujung kanan atas

 

     

 

Gambar 2. Form registrasi akun google drive

 

c)      Isi dokumen yang ditampilkan kemudian klik next step

 

       

 

Gambar 3 menambahkan foto pada  akun google drive

 

d)    Tambahkan foto kemudian klik next step

 

 

Gambar 4 Halaman konfirmasi akun google drive


·  Akun google sudah berhasil dibuat klik back to google dooc untuk memulai mengunggah dokumen.

 

9.      Mengakses Situs Google drive

 

Untuk mengakses google drive pastikan komputer atau laptop terhubung dengan jaringan internet. Selanjutnya ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Buka browser google chrome  dan kunjungi https://drive.google.com
  • Pada menu sign in masukkan alamat email dan password  yang telah dibuat.

 

 

Gambar 5 Halaman utama google drive

 

10.          Membuat folder.

 

Penyimpanan data dalam google drive sama seperti penyimpanan data dalam komputer lokal. Folder utama untuk penyimpanan adalah my drive. Pengelolaan dokumen dapat dilakukan secara terstruktur menggunakan folder dan sub folder. File yang telah kita buat menggunakan editor dari laptop atau komputer dalam semua format dokumen dapat tempatkan dalam folder tersebut. Google drive juga menyediakan menu aplikasi untuk membuat dan menyunting dokumen secara langsung. Menu tersebut adalah aplikasi untuk membuat document (pengolah kata), presentasi, pengolah kata (spreadsheet) dan pengolah grafis (drawing).

 

Dalam google drive dokumen yang berupa dapat disimpan dalam folder-folder sesuai dengan kategori dokumen. Untuk membuat folder dapat dilakukan sebagai berikut:

  •  Klik  menu create kemudian pilih folder
  • Ketik nama foldernya kemudian klik create
  • Folder yang telah dibuat akan ditampilkan dalam menu My drive
  • Dengan cara yang sama dapat dibuat sub folder pada folder yang telah dibuat
  • Gambar-gambar dibawah ini menjelaskan langkah-langkah membuat folder

 

Gambar 6 Membuat folder di halaman Google Drive

 

11.   Mengunggah file

 

 Dengan aplikasi google drive pengguna dapat mengunggah dokumen dalam semua format (file gambar, video, pengolah kata, pengolah data, presentasi atau pdf, aplikasi dll).  Dokumen tersebut dapat diunduh dan beberapa format dokumen dapat ditampilkan secara langsung dalam halaman web. Langkah-langkah mengunggah file dalam google drive yaitu sebagai berikut:

 

  • Pilih folder  atau sub folder  sebagai tempat file
  • Klik icon upload disebelah kanan menu create
  • Klik files dan pilih file dari drive lokal di komputer atau laptop.
  • ika upload berhasil maka file akan ditampilkan dalam daftar list file dan status file adalah uploaded
  • Gambar-gambar dibawah ini menjelaskan langkah-langkah mengunggah file.

    

 

 Gambar 7 Membuat folder di halaman Google Drive

 

 12.   Melakukan Sharing file

 

Secara default dokumen yang telah berhasil diunggah belum tersharing, hal ini dapat dilihat dari status filenya yaitu uploaded. Media untuk berbagi file (sharing) dapat dilakukan via email (gmail.com), google+, jejaring sosial (facebook dan twitter) dan link web yang hanya dapat diakses oleh pengguna collaborator.  Sedangkan siapa yang dapat mengakses file yang telah dipublikasi atau sharing adalah dapat diatur melalui beberapa konfigurasi yaitu:

 

  •  Public on the web: semua orang dapat mengases file tanpa harus login atau sign in ke google drive
  • Anyone with the link : seseorang yang dapat mengakses alamat link tanpa harus login atau sign in ke google drive.
  • Private :seseorang yang mempunyai ijin untuk mengakses dan dibutuhkan login atau sign in ke google drive.
  •   Invite people : seseorang yang diundang untuk dapat mengakses file melalui alamat email atau group yang telah tergabung dengan google drive.

Lengkah-langkah yang dilakukan untuk men-sharing file adalah sebagai berikut:

 

  • Dalam daftar list file klik teks link share disebelah kanan judul filenya.
  • Menu pengaturan sharing akan ditampilkan
  • Pada who has access klik change untuk merubah siapa yang dapat mengakses file misal pilih private.
  • Pada invite people dapat ditambahkan orang tertentu (nama user, alamat email atau group).
  •   Untuk merubah ijin mengakses file pilih change.
  • Untuk mengakhiri proses sharing dan menyimpan perubahan klik done
  • Jika berhasil maka status file menjadi shared.
  • Proses sharing juga dapat dilakukan dengan mengklik kanan nama file kemudian klik share maka menu pengaturan sharing akan ditampilkan
  • Gambar-gambar dibawah ini menjelaskan langkah-langkah sharing file

 

 

 Gambar 8. Sharing file melalui fungsi klik kanan

 

Gambar 9.  Pengaturan sharing file di Google Drive

 

Gambar 10. Pengaturan pilihan sharing, invite people dan status file tersharing

 

 13.      Mengunduh file yang telah disharing

 

Untuk mendownload file yang disharing dapat dilakukan dengan mengakses alamat link yang telah diberikan. Beberapa format file akan ditampilkan dalam halaman tersebut. langkah-langkah yang dilakukan untuk mendownload adalah sebagai berikut:

 

  • Buka web browser, mozila, google chrome atau internet ekxplore
  • Pada alamat URL pada browser ketikkan alamat linknya dan klik search
  • https://docs.google.com/file/d/0B3Dyq7l_cN-LQWlOa0h4MjctODQ/edit?usp=sharing
  •   File akan ditampilkan dalam halaman tersebut
  •  Untuk mendownload file klik download for current version (ctrl+s).
  • Gambar dibawah ini menjelaskan proses download file.

 

 

Gambar 11 Mengunduh file yang telah tersharing

 

 

14. Daftar pustaka

 

 

Macam-macam Antena Untuk Jaringan Komputer

Macam-macam Antena Untuk Jaringan Komputer


 

Drs.Supriyanto.MT . ( Widyaiswara Madya PPPPTK-BOE Malang )


 

 Dibidang elektronika definisi antena adalah “transformator / struktur transmisi antara gelombang terbimbing (saluran transmisi) dengan gelombang ruang bebas atau sebaliknya. Sekarang antena adalah salah satu elemen penting yang harus ada pada sebuah teleskop radio, TV, radar, dan semua alat komunikasi lainnya yang menggunakan sinyal”. Sebuah antena adalah bagian vital dari suatu pemancar atau penerima yang berfungsi untuk menyalurkan sinyal radio ke udara.Bentuk antena bermacam macam sesuai dengan desain, pola penyebaran dan frekuensi dan gain. Panjang antenna secara efektif adalah panjang gelombang frekuensi radio yang dipancarkannya. Antenna setengah gelombang adalah sangat poluler karena mudah dibuat dan mampu memancarkan gelombang radio secara efektif.

 

Fungsi antena adalah untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara / ruang bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik.http://blog.komputerbutut.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif

 

Pola radiasi antena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah antena, atau plot 3-dimensi tingkat penerimaan sinyal yang diterima oleh sebuah antena. Pola radiasiantena dibentuk oleh dua buah pola radiasi berdasar bidang irisan, yaitu pola radiasi pada bidang irisan arah elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan arah azimuth (pola azimuth).

 

Polarisasi didefinisikan sebagai arah rambat dari medan listrik. Antena dipol memiliki polarisasi linear vertikal . Mengenali polarisasi antena amat berguna dalam sistem komunikasi, khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal. Berikut adalah macam – macam antenna wifi : 

 

 

1.     Antena grid 

 

antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer,sudut pola pancaran antena ini lebih fokus pada titik  tertentu sesuai pemasangannya. 

  komponen penyusunya yaitu : 

 1. reflektor 

 2. pole 

 3. jumper, fungsinya menghubungkan antena dengan radio. 

antena grid ada 2 macam dengan frekunsi yang berbeda yaitu 5,8 Ghz dan 2,4 Ghz 

perbedaan terdapat pada pole nya.

 

 

antena grid 5,8 Ghz                       antena grid 2,4 Ghz 

 

2.Antena Sectoral 

antena sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectoral,yang juga di gunakan untuk access point to serve a point-to-multi-point (P2MP) links.dapat menampung hingga 5 client.beberapa antena sectoral di buat tegak lurus dan ada juga yang horizontal.

 

 

Antena Sectoral 

 Pola Radiasi Antena Sectoral 

  3. Antena Flat  

 fungsinya sama seperti antena grid yaitu memfokuskan ke satu titik.antena ini hanya di gunakan untuk jarak yang dekat dan tidak untuk jarak yang   jauh,karena frequency nya kecil.

 Antena Flat 

 

4. Antena Rocket 

Fungsi nya point-to-point memiliki jangkauan sinyal yang jauh,produk wireless ubiquiti.menggunakan radio rocket M5,cara settinganya menggunakan browser. 

 Antena Rocket 30 dBi 5,8 Ghz 

 

 5. Antena Omnidirectional 

antena omnidirectoral  yaitu jenis antena yang memiliki pola pemancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama,untuk menghasilkan cakupan area yang luas, antena  dengan daya sistem yang memancar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam bidang tegak lurus. Antena ini akan melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derajat. 

 Antena Omnidirectional

 

 Pola Radiasi Antena Omnidirectional

 

6.   Antena Omni Slotted Maveguide 

antena omni slotted maveguide ini merupakan salah satu antena omnidirectoral untuk memancarkan sinyal wireless LAN 2,4 Ghz,dengan polarisasi horizontal.memiliki kemampuan yang sangat bagus dan mampu meningkatkan jangkauan yang lebih jauh.

 

                     Antena Omni Slotted Maveguide

 7.Antena Parabolik

Antena Parabolik (Solid Disc) : memiliki fungsi dan frekuansi yang sama dengan antena grid, tetapi antena ini memiliki jangkauan lebih jauh dan lebih fokus  dibandingkan antena Grid. Antena Solid Disc biasanya digunakan untuk aplikasi point to point jarak jauh.

 

 Pola Radiasi Antena parabolik

 8.Antena Wajan Bolik

 

Jenis antenna ini sering digunakan di sisi client pada jaringan RT/RW-net, jaringan ini sudah di legalkan oleh pemerintah pada tahun 2005, untuk akses jaringan ini kita memerlukan perangkat keras berupa Akses point, WLAN, dan juga USB wi-fi yang bekerja pada frekwensi 2,4 Ghz. Antena wajan bolik dapat digunakan untuk memperkuat sinyal Hotspot (seperti Mall, Kampus, Kafe, Pusat kota atau tempat yang menyediakan "FREE HOTSPOT/HOTSPOT AREA") dengan jangkauan Hotspot s/d 1 km ( tanpa halangan seperti gedung tingkat atau kondisi geografis). 

 

 Antena Wajan Bolik 

 9.  Antena Yagi

Antena Yagi adalah jenis antena radio atau televisi yang diciptakan oleh Hidetsugu Yagi. Antena ini dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang berbentuk batang.
Antenna Yagi terdiri dari tiga bagian, yaitu:
Driven adalah titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang dari frekuensi radio yang dipancarkan atau diterima.

 

 

   Antena Yagi

 

 Reflektor adalah bagian belakang antenna yang berfungsi sebagai pemantul sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven.Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven. Penambahan batang director akan 

 

 DAFTAR  RUJUKAN

 

1.      http://www.forummikrotik.com/wireless-networking/14576-sharing-antena-omni-slotted-utk-hotspot-clien-laptop-4.html 

2.      http://nuke.freenet-antennas.commodules.php?name=News&file 

3.      http://wajanbolik.com/index.php?option=com_virtuemart&page=shop.product

 

 

 

 

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG