DIAGNOSA SISTEM AIR CONDITIONING SECARA SEDERHANA

Print
Category: Ototronik
Last Updated on Thursday, 30 January 2014 Published Date Written by Moch.Saiful Rokim

(SERIAL AC III)
DIAGNOSA SISTEM AIR CONDITIONING
SECARA SEDERHANA

 

Oleh. Moch. Saiful Rokim, ST. MT.

Widyaiswara PPPPTK BOE Malang

 

 

Diagnosa kerusakan sistem AC dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:

 

 1. Pemeriksaan Secara Visual dan Aural

 

Cara pemeriksaan secara visual dan aural adalah dengan indra penglihatan, pendengaran dan penciuman.

 

Data-data yang dapat diperiksa antara lain.

 

  1. Apakah sabuk/tali kipas longgar?
    Jika sabuk/tali kipas longgar atau akan longgar sehingga mengakibatkan usang dan menimbulkan suara.
  2. Jumlah udara yang ditiupkan tidak mencukupi.

 

Periksa adanya kotoran atau sumbatan di filter udara.

 

  1. Suara bising dekat kompresor
    Periksa pemasangan baut kom-presor dan bracket.
  2. Suara bising di dalam kompresor
    Suara bising bisa disebabkan adanya kerusakan di komponen internal.
  3. Sirip kondensor penuh dengan debu dan kotoran.

 

Jika sirip kondensor dipenuhi debu dan kotoran, efisiensi pendinginan kondensor bisa menurun drastis. Cuci semua kotoran dan debu dari kondensor.

 

  1. Oli mengotori penghubung atau sambungan sistem pendingin
    Adanya noda oli pada sambungan atau hubungan mengindikasikan adanya kebocoran pendingin di tempat itu. Jika ditemukan noda oli, komponen harus di kencang-kan kembali atau diganti untuk mencegah kebocoran gas.
  2. Suara bising di dekat blower
    Putar motor blower ke LO, MED, dan HI. Jika suara tidak normal terdengar atau rotasi motor tidak tepat, ganti motor blower. Benda asing yang terjebak di blower juga mengakibatkan suara bising dan pengencangan motor yang tidak tepat mengakibatkan perputaran yang tidak tepat. Jadi, periksa hal itu sebelum mengganti motor blower.
  3. Pemeriksaan kuantitas pendingin melalui sight-glass
  4. Jika jumlah gelembung banyak terlihat lewat sight-glass, pendingin akan tidak mencukupi, jadi isi kembali sampai cukup. Bersamaan periksa juga noda oli, seperti yang digambarkan sebelumnya, untuk memastikan tidak ada kebocoran pendingin. Jika gelembung tidak bisa terlihat lewat sight-glass, bahkan pada saat kondensor didinginkan dengan mengucurkan air, masih terdapat banyak pendingin di sistem, putuskan pengisian pendingin sampai tinggal jumlah yang sesuai.

 

 2.  Pemeriksaan dengan Alat Bantu Pengukur Tekanan

 

Pemeriksaan sistem AC dapat dilakukan dengan menggukana alat bantu manometer tekanan rendah dan tekanan tinggi.Pentingnya pemeriksaan tekanan pada sistem AC, dengan memeriksa tekanan zat pendingin (refregerant) saat pengatur udara bekerja dan membuat anda bisa memeriksa daerah gangguan atau penyebabnya. Ini penting untuk menegaskan nilai kerugian yang tepat dan mendiag-nosis gangguan.Pasang manometer gauge manometer biru untuk tekanan rendah, dan menometer merah untuk tekanan tinggi, dengan penunjukan manometer kita dapat menyimpulkan gangguan yang terjadi :

 

 2.1. Kondisi Normal

 

Bila putaran mesin pendingin berjalan normal, nilai ukuran tekanan menunjukkan sebagai berikut : 

 

  Sisi tekanan rendah : 0.15 sampai 0.25 MPa (1.5 sampai 2.5 kgf/cm²)

 

  Sisi tekanan tinggi : 1.37 sampai 1.57 MPa (14 sampai 16 kgf/cm²)

 

2.2. Jumlah zat pendingin (refregerant) tidak cukup.

 

Seperti ditunjukkan dalam ilustrasi, bila zat pendingin (refregerant) tidak cukup, ukuran tekanan untuk kedua sisi, sisi tekanan rendah dan sisi tekanan tinggi akan menunjukkan lebih rendah dari nilai normal yang seharusnya.

 

- Gejala

 

         Tekanan di kedua sisi menjadi rendah , yakni sisi tekanan rendah maupun tinggi.

 

         Gelembung bisa dilihat dari gelas periksa.

 

         Pendinginan tidak cukup

 

- Penyebab

 

         Volume zat pendingin (refregerant) rendah

 

         Gas bocor

 

-Cara memperbaiki

 

         Periksa kebocoran gas dan perbaiki.

 

         Isi kembali zat pendingin (refregerant)

 

2.3. Zat pendingin (refregerant) berlebihan atau pendinginan tidak cukup.

 

Bila zat pendingin (refregerant) berlebihan atau pendinginan di kondensor tidak cukup dingin, ukuran tekanan pada kedua sisi, sisi tekanan rendah maupun tinggi menjadi lebih tinggi dari nilai normal yang seharusnya.

 

- Gejala

 

         Tekanan menjadi tinggi di kedua sisi, sisi tekanan rendah maupun tinggi.

 

         Gelembung tidak terlihat pada kaca periksa , meski pada putaran mesin rendah.

 

         Pendinginan tidak cukup.

 

- Penyebab

 

         Zat pendingin (refregerant) berlebihan.

 

         Kondensor pendinginan lemah.

 

- Cara memperbaiki

 

         Sesuaikan volume zat pendingin (refregerant).

 

         Bersihkan kondensor.

 

         Periksa sistem pendingin kendaraan (electric fan, engine coolant dll.)

 

 2.4. Kelembaban dalam siklus zat pendingin (refregerant)

 

Bila kelembaban masuk kedalam sistem sirkulasi zat pendingin (refregerant), ukuran tekanan terlihat normal ,saat pengatur udara mulai bekerja. Setelah beberapa lama, sisi tekanan rendah secara pelan-pelan menunjukkan kevakuman. Setalah beberapa menit, ukuran tekanan pulih kembali ke tekanan normal, hal ini akan terjadi berulang-ulang. Gejala ini terjadi bila kelembaban menyebabkan refregerantmembeku dan meleleh di dekat katup ekspansi.

 

- Gejala

 

  Normal pada saat pengatur udara mulai bekerja. Setelah beberapa lama sisi tekanan rendah perlahan-lahan menunjukkan kevakuman.

 

- Penyebab

 

  Adanya kelembaban (uap air) di dalam sistem

 

- Cara memperbaiki

 

  Ganti filter/dryer.

 

  Ganti dengan tuntas refrigerant. Penggantian ini membuat kelembaban hilang dari sirkulasi sistem.

 

2.5. Kerusakan Pada Kompressor

 

Bila terjadi kerusakan dalam kompresor, ukuran tekanan pada sisi tekanan rendah menjadi lebih tinggi dari nilai normal. Ukuran tekanan pada sisi tekanan tinggi menjadi lebih rendah dari nilai normalnya.

 

- Gejala

 

  Sisi tekanan rendah menjadi tinggi, sisi tekanan tinggi menjadi rendah.

 

  Mematikan dengan segera penyejuk udara akan mengembalikan sisi tekanan tinggi dan sisi tekanan rendah pada tekanan yang sama. 

 

  Unit kompresor tidak panas disentuh.

 

  Pendinginan tidak cukup.

 

- Penyebab

 

  Kompresor rusak.

 

- Cara memperbaiki

 

  Periksa dan perbaiki kompresor

 

2.6. Penyumbatan di dalam siklus zat pendingin (refregerant)

 

Bila zat pendingin (refregerant) gagal bersirkulasi (karena ada sumbatan di jalur sistem sirkulasinya) ukuran tekanan pada sisi tekanan rendah menunjukkan kevakuman. Ukuran tekanan pada sisi tekanan tinggi menjadi lebih rendah dari nilai normal.

 

- Gejala

 

  Pada kasus sumbatan yang total, sisi tekanan rendah seketika akan menujukkan kevakuman.    ( Tidak dingin sama sekali).

 

  Pada keadaan ada kecenderungan tersumbat, sisi tekanan rendah perlahan-lahan menunjukkan kevakuman tekanan.   (Pendinginan tergantung derajat ketersumbatannya). 

 

  Temperatur berbeda terjadi sebelum dan sesudah wilayah tersumbat.

 

- Penyebab

 

  Debu atau kelembaban yang membeku menyumbat katup ekspansi, atau menyumbat saluran saluran yang lain sehingga menghalangi sirkulasi zat pendingin. 

 

- Cara memperbaiki

 

  Klarifikasi penyebab tersumbatnya. ganti komponen yang menyebabkan tersumbat.

 

  Lakukan dengan cermat pembersihan dalam jalur sirkulasi zat pendingin (refregerant).

 

 2.7. Udara dalam siklus zat pendingin (refregerant)

 

Bila ada udara masuk ke jalur siklus zat pendingin (refregerant), ukuran tekanan pada kedua sisi tekanan rendah maupun sisi tekanan tinggi menjadi lebih tinggi dari ukuran normalnya.

 

- Gejala

 

  Tekanan menjadi tinggi di kedua sisi tekanan rendah maupun sisi tekanan tinggi.

 

  Pendinginan berkurang secara proporsional dengan penambahan tekanan pada sisi tekanan rendah.

 

  Bila volume refrigerant sudah pas, aliran gelembung udara di gelas periksa menjadi sama ketika dijalankan dalam keadaan normal.

 

- Penyebab

 

         Adanya udara di dalam sistem udara.

 

- Cara memperbaiki

 

         Ganti zat pendingin (refregerant).

 

         Lakukan pembersihan dengan cermat pada jalur sirkulasi zat pendingin (refregerant)

 

2.8. Expansion valve terbuka berlebihan

 

Bila katup ekspansi terbuka terlalu lebar, ukutran tekanan pada sisi tekanan rendah menjadi lebih tinggi dari ukuran normalnya. Ini membuat pendinginan menjadi berkurang.

 

- Gejala

 

  Tekanan pada sisi tekanan rendah meningkat dan pendinginan menjadi berkurang (Tekanan pada sisi tekanan tinggi menunjukkan nyaris tidak ada perubahan).

 

- Penyebab

 

  Ada kerusakan pada katup ekspansi.

 

- Perbaikan

 

  Periksa dan perbaiki kondisi instalasi dari tabung heat sensing

 

Referensi :

 

      1.  Automotive Handbook, Robert Bosch Gmbh, Stuttgart. 2000

2.  Gerigk, Bruhn, Danner, Kraftfahrzeugtechnik, Westermann, Braunschweig, 1993.

3. Gerschler, Fachkunde Kraftfahrzeugtechnik, Europa Lehrmittel, Stuttgart, 1984.

 

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG