MENGENAL AC MOBIL

Print
Category: Ototronik
Last Updated on Friday, 14 February 2014 Published Date Written by Moch.Saiful Rokim

 

(SERIAL AC I)

 MENGENAL AC MOBIL

 Oleh: Moch. Saiful Rokim, ST. MT.

Widyaiswara PPPPTK BOE Malang

 

 Pendahuluan

 Dewasa ini kita dihadapkan pada masalah pemanasan globel, seiring dengan itu maka temperatur permukaan bumi juga mengalami peningkatan yang menyebabkan rasa lebih panas dan gerah terhadap tubuh kita. Di samping itu juga terjadi peningkatan volume kendaraan yang semakin menjadi di jalanan, hal ini berakibat terjadinya kemacetan disana sini, dan masalah kemacetan tersebut memicu stress dan kelelahan apalagi kalau hal tersebut ditambah dengan rasa panas udara disekitar kita.

 

Gambar 1. Panas dan Gerah

 Dengan kondisi seperti yang digambarkan di atas, maka sudah tidak asing lagi bahwa kendaraan bermotor saat ini dilengkapi dengan sistem air conditioning. Hal tersebut bertujuan memberikan rasa aman pada pengguna kendaraan.

 

Gambar 2. Lebih nyaman menggunakan AC

 

Prinsip Dasar Kerja AC

 Sering kali pada percobaan telah dibuktikan, air dan bensin yang diturunkan tekanannya akan lebih cepat menguap.Demikian juga dengan titik didih air pada ketinggian tertentu (di atas gunung), air lebih cepat menguap, dibanding di atas permukaan laut dengan tekanan 1 atmosfir, karena diatas gunung dengan ketinggian tertentu tekanan udaranya < 1 atmosfir.

 

Gambar 3. Pengaruh tinggi terhadap tekanan.

 Pada percobaan lain juga dinyatakan bahwa, apabila jari kita diberi bensin seperti pada gambar, kemudian ditiupkan udara maka jari kita akan terasa dingin.

 

Gambar 4. Ilustrasi penyerapan panas

 Proses kenaikan dan penurunan tekanan seperti disampaiakan pada percobaan-percobaan diatas di atas berlangsung secara alami, agar proses itu dapat diterapkan pada sistem AC, maka sistem AC harus terdiri dari bagian-bagian yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tekanan, dan bagian-bagian yang berfungsi untuk menyerap panas dan melepaskan panas, supaya penguapan dan penyerapan panas dapat berlangsung.

 

Bagian-bagian sistem AC

 Secara sederhana bagian-bagian dan skema sistem AC dapat dilihat pada gambar :

 

Gambar 5. Skema bagian-bagian AC

 Zat pendingin bertekanan tinggi dari kompresor berupa gas. Zat pendingin yang sudah didinginkan oleh kondensor berubah bentuk dari gas menjadi cair

 Zat pendingin yang telah diturunkan tekanannya oleh katup ekspansi, berubah bentuk menjadi uap. Zat pendingin telah menyerap panas pada evaporator berubah bentuk menjadi gas

 

Cara kerja AC Mobil

 Cara kerja AC mobil dijelaskan secara singkat sebagai berikut:

 Zat pendingin yang berbentuk gas diberi tekanan oleh kompresor (1) sehingga beredar dalam sistem AC, karena adanya tekanan maka zat pendingin menjadi panas.

 Kondensor (2) akan mendinginkan zat pendingin tersebut (kondensasi), sementara tekanan zat pendingin masih tetap tinggi dan berubah bentuk menjadi cair.

 Saringan / filter (3) akan mengisap uap air dan menyaring kotoran dalam zat pendingin agar tidak beredar pada sistem.Tekanan zat pendingin pada sistem akan diturunkan oleh katup ekspansi (4) berubah bentuk dari cair menjadi uap.

 Evaporator (5) akan mengambil panas di sekelilingnya, menyebabkan zat pendingin menguap menjadi gas dan kembali ke kompresor.Proses ini berlanjut seperti semula.

 

Gambar 6. Posisi bagian bagian AC mobil

 Pada kendaraan bermotor, sumber tenaga yang digunakan untuk menggerakkan kompressor pada umumnya diambil langsung dari tenaga motor kendaraan itu sendiri. Akan tetapi ada beberapa konstruksi yang menggunakan tenaga penggerak tersendiri, tidak menggunakan penggerak dari motor penggerak kendaraan.

 

Fungsi AC pada kendaraan

 AC pada kendaraan bermotor pada umumnya hanya dikenal sebagai pendingin ruangan kendaran, padahal fungsi AC tersebut tidak hanya terbatas pada sebagai pendingin ruangan saja, akan tetapi mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:

 Memberikan pengaturan temperatur udara yang sesuai dengan kebutuhan kita ke dalam ruangan kendaraan

 Menghindari udara kotor masuk ke dalam ruangan dengan jalan memfilter udara dan mensirkulasikan udara di dalam ruang kendaraan secara internal

            Menghilangkan dengan cepat kondensasi pada kaca mobil yang menyebabkan kehilangan jarak pandang waktu hujan atau udara lembab.

 

Refferensi

 1.   Gerschler, Fachkunde Kraftfahrzeugtechnik, Europa Lehrmittel, Stuttgart, 1984.

2.      .………,.Automotive Electric/Elektronic System, Manualbook,   Robert Bosch Gmbh, Stuttgart. 1995

3.   ……… ,  Automotive Sensors, BOSCH 2002

4.   ………,. Automotive Handbook, Robert Bosch Gmbh, Stuttgart. 2000

5.   ……… , Autoelektrik Autoelektronik am Ottomotor, BOSCH, Stutgart, 1987.

6. http://www.virginautoservis.com

7. http://www.denso.co.id.

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG