MENGENAL KONSTRUKSI BETON BERTULANG GAMBAR PENULANGAN BELUM LENGKAP TANPA DAFTAR POTONG-BENGKOK

Print
Category: Bangunan
Last Updated on Thursday, 01 October 2015 Published Date Written by Super User

MENGENAL KONSTRUKSI BETON BERTULANG

GAMBAR PENULANGAN BELUM LENGKAP TANPA

DAFTAR POTONG-BENGKOK

 

Oleh :

SUWARDAYA AJI

ajivedcmlg@yahoo.com

 

A.     Pengantar.

Dalam pelaksanaan pembangunan bangunan pasti memerlukan dokumen teknis sebagai pedoman pelaksanaan antara lain gambar konstruksi beton. Gambar konstruksi beton yang sering ditemui di lapangan hanya merupakan gambar saja. Untuk pelaksanaan di lapangan pelaksana, mandor bahkan tukang masih harus  memikirkan, bagaimana membuat penulangan tersebut. Sehingga pelaksanaan di lapangan menjadi lambat, banyak kekeliruan, tidak efektif dan akhirnya menjadikan pembengkakan biaya pembangunan.

 

 

Gambar 1.  Bangunan dengan konstruksi beton bertulang.

Bagaimana agar pekerjaan pelaksanaan penulangan di lapangan menjadi efektif dan efisien? Pada artikel ini menjelaskan secara sederhana gambar penulangan yang dilengkapi dengan daftar potong dan bengkok yang bisa membantu tenaga pelaksana lapangan bekerja dengan cepat.

 

Gambar 2.  Tukang besi mengerjakan rangkaian penulangan.

 

B.    Gambar penulangan?

Gambar penulangan konstruksi beton bertulang yang baik seharusnya merupakan gambar kerja yaitu gambar yang sesuai dengan dengan perencanaan dan harus dapat dikerjakan dengan mudah di lapangan. Gambar penulangan pada umumnya berupa gambar tampak depan dan potongan melintang seperti pada konstruksi sloof, balok dan ring balok. Sedangkan pada konstruksi pelat biasanya hanya digambar denahnya (tampak atas).

 

Gambar 3.  Gambar kerja penulangan balok sederhana.

Pada gambar penulangan harus dapat menunjukan bentuk, jumlah, ukuran tulangan dan dimana tulangan dipasang. Untuk memudahkan penunjukannya akan lebih praktis dengan kode-kode penulangan seperti ditulis dengan huruf P yang diikuti dengan nomor.

 

C.    Daftar potong dan bengkok tulangan.

Daftar potong dan bengkok tulangan adalah suatu tabel untuk pelaksanaan pemotongan, pembengokoan tulangan. Tabel ini bersumber dari gambar penulangan yang dirinci menjadi komponen-komponen yang dilengkapi dengan kode tulangan, ukuran, jumlah, bentuk dan ukuran panjang yang masih dalam keadaan lurus atau telah dibengkok. Ukuran panjang yang masih dalam keadaan lurus maksudnya adalah panjag tulangan pada saat dipotong, belum dibentuk atau dibengkok. Daftar potong dan bengkok tulangan merupakan pasangan dari gambar penulangan yang tidak dapat terpisahkan. Daftar potong dan bengkok tulangan harus dibuat oleh teknisi sipil (bukan tukang) sebelum pelaksanaan dimulai. Tukang dalam melaksanakan hanya membaca daftar potong dan bengkok tulangan.

 

 

Gambar 4.  Daftar potong dan bengkok balok.

Berikut ini contoh daftar potong dan bengkok tulangan dari balok sederhana.

Pada daftar potong dan bengkok tulangan juga bisa direkap untuk menghitung, berapa jumlah kebutuhan tulangan untuk membuat rangkaian tersebut dalam satuan batang (misalnya yang 12m/batang) atau berat (kg).

 

 

Gambar 5.  Daftar potong dan bengkok penulangan balok.

Hasil rangkaian penulangan balok sederhana yang telah selesai dikerjakan oleh tukang besi seperti foto berikut ini. Dasar-dasar penulangan seperti ini dan penggambarannya dapat dibaca pada buku referensi artikel ini.

 

 

Gambar 6.  Rangkaian penulangan balok sederhana.

 


 

KEPUSTAKAAN.

 

Suwardaya Aji dan Alfa. 2015. Penggambaran Penulangan Beton Bertulang. Penerbit Media Nusa Creative. Malang.

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG