Berita

SUPM DALAM PENINGKATAN KUALITAS SDM PERCAYAKAN PPPPTK BOE MALANG

Print
Category: BERITA
Created on Wednesday, 25 June 2014 Last Updated on Monday, 30 June 2014 Published Date Written by Sum45

Diklat Pengembangan Managemen Bengkel diikuti oleh sembilan SUPM seluruh Indonesia (16 s/d 20 Juni 2014)

Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) merupakan Sekolah Menengah Kejuruan di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Sistem pendidikan dilaksanakan berbasis keterampilan dan kecakapan. Di Indonesia ada sembilan SUPM.

  • SUPM LADONG
  • SUPM PARIAMAN
  • SUPM KOTA AGUNG
  • SUPM PONTIANAK
  • SUPM TEGAL
  • SUPM BONE
  • SUPM WAIHERU
  • SUPM SORONG
  • SUPM KUPANG

Dalam meningkatakan SDM nya Sepuluh guru SUPM mengikuti diklat  Pengengembangan Managemen Bengkel di Departemen Teknik Mesin dan CNC PPPPTK BOE Malang. Managemen atau pengelolaan adalah suatu rangkaian penataan kegiatan produktifitas untuk meningkatkan target Institusi dan sasarannya. Hal ini diupayakan untuk mencapai sasaran nilai yang lebih tinggi serta efisien. Tim pengajar Drs. H. Tejo Marjuki, ST, MT. dan Sumaryanto, S.Pd.T, MT. Materi pokok diklat adalah terkait dengan bagaimana mengelola bengkel dengan terencana dan mekanisme yang tersistem dengan baik. Materi disampaikan dalam 40 jam pelatiah dengan cakupan materi: 1) Keselamatan dan kesehatan kerja di bengkel 2) pengelolaan Bengkel 3) mekanisme dan instrumen perawatan 4) Layouting bengkel, dan 5) inventarisasi peralatan bengkel.

Dalam pelaksanaannya peserta pelatihan menggunaakan software pendukung untuk melakukan pengelolaan bengkel diantaranya adalah Microsoft Visio, Gantt Project, Microsoft Access dan Sweet Home 3D, dengan menggunakan software bantu tersebut diharapkan akan memudahkan di dalam melakukan pengelolaan bengkel yang ada disekolah.

Salah satu peserta menyampaikan bahwasanya diklat managemen bengkel sangat bermanfaat ketika nantinya akan melakukan pengelolaan bengkel di sekolah terkait bagaimana merawat, menginventaris, menata dan membuat mekanisme pengelolaan. Antusias peserta pelatihan ditunjukan pada waktu melakukan praktek mengukur ruang kerja beserta mesin-mesin yang ada di bengkel pemesinan. Peserta dengan penuh semangat dan ketekunan melakukan rangkaian aktifitas yang telah direncanakan, ketika menggunakan aplikasi komputer dalam melakukan pengelolaan hasil data di bengkel, motivasi ditunjukan dengan membuat perencanaan layouting, scheduling, digital inventory dan pembuatan mekanisme perawatan di bengkel.

Dalam pelatihan juga ditanamkan bahwa Pemeliharaan peralatan tidak hanya perbaikan saja namun yang terpenting adalah kesadaran para pengelola dan pemakai sarana dan prasarana supaya mempunyai kesadaran rasa memiliki terhadap sarana dan prasarana melalui kegiatan pemeliharaan secara terus menerus. Perawatan yang dulunya menunggu rusak selanjutnya diganti dengan perawatan terencana (sum45).

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG