Berita

Syawal Gultom Soroti Dunia Pendidikan Kejuruan Dipetakan Sesuai Kebutuhan Industri

Print
Category: BERITA
Created on Wednesday, 22 April 2015 Last Updated on Wednesday, 22 April 2015 Published Date Written by Super User

 
   

Malang, PPPPTK BOE-- Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED) Syawal Gultom  mengunjungi PPPPTK BOE/VEDC Malang, Jawa Timur.

Dalam lawatannya kali ini Syawal Gultom menyoroti para pimpinan VEDC agar dunia pendidikan kejuruan harus benar-benar dipetakan sesuai dengan kebutuhan industri.
"Kenapa Indonesia kalah jauh dengan negara lain (Amerika, Brunei, Malaysia, Singapore) di bidang pendidikan dan perencanaan industri karena negara tersebut punya spectrum yang jelas. Misal spectrum tahun 2025 yang lagi ngetrend apa, yang dibutuhkan apa. Sejak dini disiapkan master plan dan betul-betul dikerjakan untuk menuju pada tahun tersebut," kata Gultom  saat memberikan arahan di Gedung Putih VEDC, Malang, Jawa Timur, Kamis (16/4/2015).

 

Akhir tahun 2015 Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan diberlakukan. Singapore, Malaysia, Thailand sudah menyiapkan peta kebutuhan mereka untuk menaruh pasar yang paling bagus di Indonesia. Sedangkan Indonesia yang mengendalikan otoritas tersebut belum ada.

“Di Indonesia banyak orang pintar, banyak ide-ide bagus tapi tidak difasilitasi oleh pemerintah dan kesulitan dalam pembuatan paten. Negara lain seperti Amerika dan Inggris disana orang-orang pintar diperhatikan oleh negara dan dipetakan, dibiayai ilmunya dikembangkan dan dibutuhkan Negara. Disana  orang pintar dituntut untuk mengerjakan sesuatu secara real” Kata mantan Kepala BPSDM tersebut.

Dalam kunjungannya beliau juga menyatakan VEDC  sebagai bagian dari pendidikan Indonesia diharap bisa bekerja sesuai tupoksinya agar menciptakan guru yang handal. Sehingga tidak ada istilah “SMK Sastra” yaitu guru tidak kompeten dan hanya bisa bercerita.

Dunia pendidikan yang  dulu merupakan kebijakan Pemerintah Daerah sekarang sudah dipegang langsung oleh Pemerintah Provinsi. Disini bisa menjadi keuntungan untuk VEDC, karena akan lebih mudah dalam bekerjasama dengan Gubernur Provinsi sehingga berbagai kebijakan dengan mudah bisa diterapkan.

Di kesempatan yang sama Suwarno selaku Kepala PPPPTK BOE Malang mengucapkan terima kasih atas kedatangan bapak Syawal Gultom. “Kami berharap kerjasama dengan pak Gultom kedepan, setelah beliau menjadi rektor Unmed bisa lebih baik lagi terutama di bidang metodologi pendidikan,  teaching aid, atau hal-hal lain” Tutupnya. (hmd/mjd)