Berita

“nyalakan pelita terangkan cita-cita,"

Print
Category: BERITA
Created on Monday, 02 May 2016 Last Updated on Monday, 09 May 2016 Published Date Written by Super User

Tema hari Pendidikan Nasional 2016 adalah “nyalakan pelita terangkan cita-cita,"

hari pendidikan nasional yang jatuh pada Senin, 2/04/2016 diperingati di lapangan upacara PPPPTK BOE Malang, kali ini betul - betul istimewa dengan menggunakan pakaian adat, menjadi pakaian upacaranya.

Yaa.. berbeda dan lebih istimewa  dari pelaksanaan upacara hardiknas kali ini, ke Bhinekaan tercermin dari pakaian yang dikenakan peserta upacara, namun tetap menjunjung persatuan dan kesatuan dalam satu bahasa yaitu Bahasa Indonesia.

Semua peserta upacara baik pejabat struktural, fungsional, Pegawai, tamu undangan dari beberapa sekolah seperti’ SD Al-Yalu, SMP 16, SMKN 8, peserta magang,Prakerin, bahkan peserta dari Bintunipun tidak kalah dengan yang lain, mengenakan pakaian khas  rimba ikut pula berpartisipasi aktif dalam rangkaian upacara hardiknas.

Hal ini sesuai dengan instruksi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang pedoman  pelaksaan upacara Hardiknas, dikutip dari laman new detik.com Bp. Anies Baswedan mengatakan bahwa “kita ingin mewariskan bahwa pendidikan adalah bagian dari kebudayaan. Dan kebudayaan Indonesia  kebhinnekaannya ini luar biasa, lebih dari 700 bahasa. Lebih dari 400 suku bangsa.

Tepat Pkl.08.00 WIB Upacara Seremoni dimulai, sambutan peringatan hari pendidikan nasional disampaikan oleh inspektur upacara Bp.Dr Sumarno (Kepala Pusat PPPPTK BOE Malang)

Dalam sambutan  Bp Anies Baswedan (Menteri Pendidikan dan Kebudayaa) secara garis besar dapat disimpulkan :

Apresiasi yang dalam dari Bp.Anis baswedan dan peran aktif dalam mencerdasrkan bangsa pada pegiat pendidikan dan bapak ibu pendidik di seluruh jenjang. Revolusi teknologi menjadi pendorong lompatan perubahan yang akan berpengaruh pada cara kita hidup, cara kita bekerja, memberikan dukungan sepenuhnya kepada mereka untuk menyiapkan diri meraih kesempatan yang terpampang di hadapannya. memastikan bahwa apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan jamannya. Keterampilan utuh yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di abad 21 ini mencakup tiga komponen yaitu kualitas karakter, kemampuan literasi, dan kompetensi.

Karakter terdiri dari dua bagian. Pertama, karakter moral, sesuatu yang sering kita bicarakan. Karaker moral itu antara lain adalah nilai Pancasila, keimanan, ketakwaan, intergitas, kejujuran, keadilan, empati, rasa welas asih, sopan santun. Yang kedua dan tak kalah pentingnya adalah karakter kinerja. Di antara karakter kinerja adalah kerja keras, ulet, tangguh, rasa ingin tahu, inisiatif, gigih, kemampuan beradaptasi, dan kepemimpinan.

Literasi dasar memungkinkan anak-anak meraih ilmu dan kemampuan yang lebih tinggi serta menerapkannya kepada kehidupan hariannya, maka kini kita perlu pula memperhatikan literasi sains, literasi teknologi, literasi finansial dan literasi budaya.

tak kalah pentingnya adalah komponen kompetensi. Abad 21 menuntut anak-anak Indonesia mampu menghadapi masalah-masalah yang kompleks dan tidak terstruktur. Maka mereka membutuhkan kompetensi kemampuan kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah, kemampuan komunikasi serta kemampuan kolaborasi.(hmy)

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG