Berita

"Program Keahlian Ganda Butuhkan Pengalaman Baru Praktik Mengajar Yang Realistis Sesuai Situasi Sekolah Sesungguhnya"

Print
Category: BERITA
Created on Thursday, 14 September 2017 Last Updated on Thursday, 14 September 2017 Published Date Written by Super User

Salah satu program utama yang diharapkan menunjang tujuan Kemendikbud dalam memberdayakan

Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Indonesia adalah Program Keahlian Ganda untuk Guru Produktif. Kondisi Th.2016 masih terdapat kekurangan guru produktif SMK sejumlah 91.861 dengan rincian 41.861 di SMK Negeri dan 50.000 di SMK Swasta. Upaya dalam memenuhi kekurangan guru tersebut dengan penambahan guru produktif SMK melalui : Program Keahlian Ganda, Outsourching Guru dari DU/DI, Program Mahasiswa Magang, dan Rekrutmen guru baru PNS. Perubahan kebutuhan tenaga guru produktif di SMK mau tidak mau harus menyesuaikan kebutuhan dunia usaha dan industri, dengan menyelenggarakan program keahlian agar penyelenggaran pendidikan di SMK menjadi efektif dan efisien

Perubahan tugas mengajar mata pelajaran/program studi lama menjadi baru yang akan diampu guru/peserta dalam program keahlian ganda membutuhkan pengetahuan, pengalaman lapangan dan ketrampilan produktif baru, tentunya pengalaman praktik mengajar yang realtisis pada situasi sekolah sesungguhnya, akan memberikan sikap metode mengajar sesuai karakteristik program studi yang diampunya.

Rancangan jangka pendek penambahan guru produktif SMK melalui Program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik bagi guru SMK/SMA (Keahlian Ganda) sejumlah 15.000 orang. Rancangan jangka panjang th.2017-2019 melanjutkan program Keahlian Ganda dan Rekruitmen Guru Baru PNS SMK Negeri dan Swasta.

 

PPPPTK BOE Malang dalam melaksanakan Program Keahlian Ganda Angkatan 1  21/08/2017 s.d 16/09/2017 Diklat IN-2 18/09/2017 s.d 19 /09/2017 (Uji Kompetensi Keahlian). Program Keahlian ganda dilaksanakan selama 238 (dua ratus tiga puuh delapan jam pelajaran (JP), melalui kerangka program Pokok; Refleksi dan Pendalaman 2 Modul On-2  20 JP, Pendalaman Materi Modul ke -10 94 JP, Penguatan Kompetensi Keahlian 90 JP, Sertifikasi Kompetensi Keahlian 30 JP. Sedangkan kerangka program Penujang peserta akan dievaluasi ON-2 (Modul ke -8 dan 9 selama 2 JP, evaluasi IN-2 (Modul ke-10) 1 JP dan Penialian Komprehensif 1 JP. Dalam pelaksanaan Keahlian Ganda melalui beberapa kegiatan diantaranya, belajar mandiri terbimbing yang pelaksanaanya di SMK sekolah tempat guru mengajar atau SMK lain sebagai tempat  magang (On-Service Training), pendidikan dan pelatihan (In-Service Training), magang kerja di dunia usaha/Dunia industri (DU/DI), dan  diakhiri sertifikasi keahlian oleh Lembaga Serifikasi Profesi (LSP) & Sertifikasi Guru dalam jabatan melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Desain Keahlian Ganda menggunakan sistim berlapis (Sandwich System) On-In-On-Inservice Training. Setelah Peserta melalui kegiatan ON-1, IN-1 dan ON-2 maka akan memasuki IN-2 namun terlebih dahulu dilakukan evaluasi materi ON-2.

Peserta diklat IN-2 sejumlah 2.013 orang dengan pelaksanaannya dibagi dua tempat di PPPPTK BOE Malang dan di 102 Pusat Belajar (PB). Di PPPPTK BOE Malang saat ini sejumlah 237 orang dengan 19 kelas meliputi Paket Keahlian Teknik Audio Video =25 org, Teknik Elektronika Industri = 20 org, Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik =28 org, Teknik Kendaraan Ringan = 30 org, Teknik Sepeda Motor = 14 org, Teknik Pemesinan = 18 org, Teknik Pengelasan 20 org, Teknik Mekatronika = 21 org, Teknik Ototronik = 15 org, Multimedia = 15 org, Rekasaya Perangkat Lunak = 22 org, Teknik Komputeer dan Jaringan = 22 org. Masing masing kelas diampu 2 Instruktur (38 orang) dan 2 atau 3 asessor (43 orang). Peserta dari propinsi Jawa timur, Jawa Tengah,Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan,Nusa Tenggara Barat, Papua Barat,Papua, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku,Sulawesi Selatan, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Barat.

 

Tujuan pelaksanaan Keahlian Ganda ini tiada lain adalah untuk memberikan penguatan atau pendalaman materi bagi peserta diklat dan melaksanakan sertifikasi kompetensi keahlian sesuai paket keahlian yang diikuti, sehingga diharapkan adanya peningkatan kompetensi keahlian produktif, khususnya pada satu kelompok kompetensi yang didiklatkan dan peserta memiliki kompetensi keahlian yang tersertifikasi oleh LSP.(hmy)

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG