Berita

"PENELAAHAN DAN PENYUTINGAN MODUL BERBASIS SKKNI" di PPPPTK BOE Malang

Print
Category: BERITA
Created on Wednesday, 21 February 2018 Last Updated on Wednesday, 21 February 2018 Published Date Written by Super User

PPPPTK BOE Malang, Rabu 20/02/2017 Bima Hall Lt.2, secara resmi kegiatan

“Penelaahan dan Penyutingan Modul Berbasis SKKNI” dibuka secara resmi oleh Kabid Fasningkom Bp. Suprayitno. Merujuk Nawacita Presiden RI bahwa pendidikan vokasi harus menjadi andalan dalam meningkakan produktifitas rakyat dan daya saing di pasar internasional.

Penyiapan lulusan SMK yang terampil tidak terlepas dari penyediaan guru yang berkualitas ditinjau dari aspek penguasaan materi bidang studi, ketrampilan mengajar, kewirausahaan dan keterampilan dalam bidang kejuruan yang diampunya.  Melalui sertifikasi kompetensi kerja sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) diharapkan guru dapat membentuk dan menjadikan lulusan SMK yang memiliki kompetensi kerja sebagaimana dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri.

Tahapan penyusunan modul ini adalah penelaahan dan penyuntingan modul disajikan diawal sesi oleh Dr.Miftahul Sholeh (Narasumber PPPPTK BOE Malang) selama 30 JP, diikuti 85 peserta terdiri dari PPPPTK BOE Malang serta melibatkan dunia Industri, agar mendapat pemahaman yang sama terkait kebijakan penelaahan dan penyutingan modul berbasis SKKNI, diantaranya  PT.Herman Industri, Politeknik Media Kreatif Jakarta, PT. Temprina Media Grafika, PT.Gramedia Jakarta, PT.Poin Plus Digital, SONY Authorized Service, PT Modena Indonesia, LSP Teknik Elektronika, Festo, PT Indolakto, PT.Otsuka, Universitas Negeri Malang, PT.SMD.

Paket keahlian yang ditelaah meliputi Teknik Audio Video, Tek.Elektronika Industri, Tek.Kendaraan Ringan, Tek.& Bsnis Sepeda motor, desain Grafis, dan Produksi Grafika. "Mohon dijelaskan fungsi instrumen SKKNI ini agar kami dari industri dapat memberikan masukan terkait  modul yang akan dikerjakan" tanya salahsatu peserta dari industri ketika dibuka sesi tanya jawab terkait dengan pengantar yang disampaikan oleh Pak Sholeh. 

Penelaahan dan Penyutingan Modul Berbasis SKKNI dengan melibatkan berbagai pihak khususnya dunia industri ini diharapkan  akan memperkuat, dan mendukung standarisasi kompetensi keahlian guru kejuruan yang  dibutuhkan dalam program pengembangan kompetensi sesuai kurikulum dan modul berbasis SKKNI dengan standar konten dan tata tulis yang ditentukan.(hmy)

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG