Berita

Dr.Sumarno:"Jawa timur Sebagai Benchmark Nasional Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Nasional"

Print
Category: BERITA
Created on Monday, 27 August 2018 Last Updated on Thursday, 20 September 2018 Published Date Written by muharyoso

Peningkatan kompetensi pengawas sekolah akan diprioritaskan SD dan SMP. Diharapkan Pengawas Sekolah dapat mensosialisasikan

, mendorong, memotivasi dan mengawasi semua satuan pendidikan dalam menerapkan kurikulum 2013. “Jawa timur sebagai Benchmark Nasional Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Nasional”kata  Dr.Sumarno pada pembukaan peserta diklat.

Pokok - pokok kegiatan dan  Gambaran umum kegiatan Institusi PPPPTK BOE Malang disampaikan  Dr.Sumarno (Kepala Pusat PPPPTK BOE Malang) dalam arahan pembukaan peserta diklat Pengawas Sekolah lokus Prop. Jatim  Angkatan 1 di LPMP Jatim (Minggu 26/08), peningkatan kompetensi guru jenjang SD  model swakelola maupun banpem untuk SMP, SMA dan SMK, kompetensi guru,kepala sekolah maupun pengawas, meliputi 11 propinsi yaitu Jatim, Jateng, NTT, Maluku,Maluku utara, Papua, Papua Barat, khusus NTB PPPPTKBOE Malang nanti  akan bekerjasama dengan dinas pendidikan kota Malang  yang akan merehabilitasi sekolah-sekolah. Beliau menambahkan Penerapan Inpres no.9 th.2016  tentang revitalisasi SMK juga menjadi agenda kegiatan institusi.

Arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof.Dr.Muhadjir Effendy,disampaikan  Dr Sumarno tentang penerapan sistem zonasi menjadi hal penting dalam penerimaan siswa baru, hal tersebut bertujuan untuk menghindari sifat eksklusivifitas diskriminasi dilingkungan pendidikan demi meningkatkan akses  pendidikan pada kelompok  masyarakat kurang mampu,  dengan dihilangkan sistim sekolah favorit hal utama perlu dilakukan untuk menyukseskan kebijakan itu adalah mengubah pola pikir orang tua siswa yang rata-rata masih berburu sekolah favorit.

"Padahal tujuan diterapkan zonasi adalah menghapus sekolah favorit karena semua harus sama tidak boleh ada yang status favorit kemudian yang lain buangan," beliau menegaskan,guna mempercepat  pemerataan pendidikan dalam rangka peningkatan kompetensi kepala sekolah dan pengawas sekolah perlu disosilalisasikan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.

“Pengawas sekolah dapat memahami dan dapat mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam melaksanakan supervisi akademik, manajerial dan mengintegrasikan Penguatan Pendidikan Karakter “  kata Dr.Abdul Rochim selaku ketua penyelenggara (Kasi Program PPPPTK BOE Malang) dalam penyampaian laporan pembukaan.

Ditegaskan pula bahwa kegiatan ini menggunakan alokasi waktu 52 JP, diikuti peserta pengawas sekolah SD, SMP, SMA Propinsi Jawa timur Angkatan 1 tergabung sebagai KKPS/MKPS, total direncanakan 120 peserta, masing-masing kelas 20 peserta, diampu 1 Instruktur Nasional (Widyaiswara PPPPTK BOE Malang).

Disampaikan pula bahwa peserta dari Pengawas  Dinas / Cabang Pendidikan Kab.Bangkalan, Kab.Banyuwangi, Kab.Blitar, Kab.Bojonegoro, Kab.Bondowoso, Kab.Gresik, Kab.Jember, Kab.Jombang, Kab.Kediri, Kab. Lamongan,Kab. Lumajang, Kab. Madiun, Kab.Magetan, Kab.Malang, Kab.Mojokerto, Kab.Pasuruan, Kab.Nganjuk, Kab.Banyuwangi, Kab.Bondowoso,Kab.Pamekasan, Kab.Sidoarjo.

Pembukaan secara resmi oleh Kepala Pusat sekaligus mengisi materi Kebijakan  Kemendikbud Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan dan diakhiri sesi foto bersama dengan peserta.(hmy)

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG