Berita

Pusat Belajar Berbasis STEM Th.2018

Print
Category: BERITA
Created on Wednesday, 29 August 2018 Last Updated on Thursday, 20 September 2018 Published Date Written by muharyoso

PPPPTK BOE Malang, (Rabu, 29/08) direncanakan pagi ini  akan ditandatangani  MOU antara Kepala Pusat PPPPTK BOE  Malang dan Kepala Sekolah sebagai tempat pusat belajar

2 hari yang lalu telah dilakukan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) terkait  bantuan pemerintah (Banpem) Pusat Belajar STEM (Science Technology, Engineering, Mathematics)  diselenggarakan PPPPTK BOE Malang di beberapa hotel kota Malang.   Persiapan teknis  dilakukan oleh operator seluruh smk yang ditunjuk sebagai pusat belajar se-indonesia. Perencanaan pemberian bantuan dilakukan mulai  identifikasi, verifikasi data, koordinasi dan verifikasi Pusat Belajar dan penetapan Pusat Belajar oleh PPPPTK BOE Malang

Peningkatan Kompetensi Bagi Guru melalui Diklat Pengembangan Pembelajaran Berbasis STEM Tahun Anggaran 2018, dilaksanakan melalui bantuan pemerintah kepada Pusat Belajar. Model diklat ini dengan mempercepat mengembangbiakan pendidikan terpadu berbasis STEM, tidak lagi terpusat pada salah satu tempat , tetapi terdistribusi ke daerah-daerah sasaran dan salah satu  program yang dapat mempercepat penguasaan science dengan pendidikan berbasis STEM,yang bertujuan mengembangkan peserta didik yang STEM literate.

Pendidikan STEM adalah suatu pembelajaran secara terintegrasi antara sains, teknologi, teknik, dan matematika untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui proses pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. 

 

“program ini secara ekonomi sangat menguntungkan, lebih efisien dan lebih efektif bila dibandingkan dengan diklat yang berpusat tempatnya “ ujar Elyas  SMK 7 Yogyakarta salah satu peserta penerima bantuan STEM.

Dalam penjelasannya Elyas mengatakan bahwa dalam rakortek beberapa hari lalu,  kegiatan berjalan baik, dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel. Semua sudah dirancang dengan jelas mulai  proposal, kepanitiaan, ke pesertaan dan juga teknis mempertanggungjawabkan bantuan pemerintah dalam mengembangkan pusat  belajar berbasis STEM. Seluruh sekolah yang ditunjuk sebagai pusat belajar tinggal melaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. narasumber  dari PPPPTK BOE Malang, dan beberapa guru  telah dilatih terlebih dahulu beberapa waktu  lalu di PPPPTK BOE Malang/VEDC Malang.

Perlu diketahui bahwa penyelenggaraan Diklat Pengembangan Pembelajaran Berbasis STEM Th. 2018 di Pusat Belajar (PB) di 57 Pusat Belajar,  setiap Pusat Belajar 3 kelas  jumlah 4104 peserta. Pelaksanaan di PB/TUK menggunakan mekanisme Bantuan Pemerintah/block grand, di 11 propinsi. Peserta kegiatan ini adalah Penanggung Jawab, Pengelola Keuangan dan Operator Pusat Belajar Penerima Bantuan Pemerintah, Perwakilan Dinas 11 Provinsi, serta internal PPPPTK BOE Malang dengan total peserta196 orang. (ely/hmy)