Berita

FINALISASI SKEMA DAN PENYUSUNAN MATERI UJI KOMPETENSI (MUK) LEVEL II & III

Print
Category: BERITA
Created on Tuesday, 11 December 2018 Last Updated on Wednesday, 12 December 2018 Published Date Written by mis

 

 FINALISASI SKEMA DAN PENYUSUNAN MATERI UJI KOMPETENSI (MUK) LEVEL II & III

 

Yogyakarta, 11 Desember 2018, dilaksanakan acara pembukaan “Finalisasi Skema dan Penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) KKNI Level II dan III”. Kegiatan  yang diikuti oleh sejumlah 46 Asesor ini diharapkan sudah dapat menyelesaikan penyusunan Skema Level II dan III dalam 3 hari terakhir ini berikut penyusunan materi uji kompetensinya, itu harapan Bp. Dr. Sumarno dalam arahannya pada acara pembukaan kegiatan yang selanjutnya hasil skema akan dibawa ke Jakarta untuk pengesahan oleh GTK.

 

Penyusunan Skema dan materi uji kompetensi (MUK) KKNI Level II dan III sesuai standard Nasional oleh BNSP ini adalah sebagai pelimpahan tugas dari PSMK . Dimana PPPPTK BOE Malang mendapat tugas untuk menyelesaikan 14 skema.

 

Skema sertifikasi disusun sebagai pedoman dalam melaksanakan dan mengembangkan standar penilaian kompetensi. Skema ini digunakan untuk membuat materi uji kompetensi (perangkat penilaian), melaksanakan uji kompetensi, menerbitkan sertifikat kompetensi, melakukan verifikasi Tempat Uji Kompetensi (TUK) serta memiliki tanggung jawab teknis dan administrasi atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi dan sertifikasi kompetensi.

 

Pada perkembangannya PPPPTK BOE Malang dipercaya untuk melaksanakan Finalisasi Skema SKKNI Level II dan Penyusunan MUK sesuai dengan standar SMK di Indonesia. Untuk 7 PPPPTK dapat menghasilkan pola yang sama, ketika dimanapun UKK (Uji Kompetensi Keahlian) dilaksanakan maka polanya sama. Dalam finalisasi skema ini, pola skema persis seperti skema 4, untuk SMK 3 tahun Llevel 2, dan untuk SMK 4 tahun Level 3.

 

Sertifikasi dengan Skema SKKNI Level II merupakan salah satu upaya penyelarasan guna mewujudkan link & match antara Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) dengan sekolah menengah kejuruan. Pengejawantahan formasi demand dari DU/DI dalam bentuk SKKNI dan KKNI yang menjadi dasar dalam penyusunan skema menjadikan pengembangan sistem sertifikasi. Melalui pengembangan sertifikasi di SMK diharapkan agar pengakuan terhadap lulusan SMK semakin meningkat sehingga leverage peningkatan kebekerjaan lulusan SMK semakin kuat. (mis)

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG