Berita

Menata Sosmed Kemendikbud Menuju" Coorporate Marketing"

Print
Category: BERITA
Created on Sunday, 14 April 2019 Last Updated on Sunday, 14 April 2019 Published Date Written by muharyoso

“Media Sosial  ini penting karena sebagai front office Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan” tegas Sekditjend,

dalam penjelasannya disampaikan bahwa admin ini walau bekerja dibalik layar namun keberadaannya sangat luarbiasa karena mampu menjawab semua permasalahan yang ada, ketika menerima audensi peserta Lokakarya Pengelola admin Medsos Kemendikbud oleh Biro Komunikasi Layanan Masyarakat (BKLM) Jakarta, (8 s.d 10 /04/2019), dalam kegiatan tersebut dihadirkan para pakar/narasumber untuk dapat berbagi pada peserta.

Mainstream saat ini berada di medsos, sehingga  bagaimana menyampaikan pesan namun yang dikritik tidak merasa tersinggung (kritik dengan cara cantik) dalam arahannya disampaikan bahwa menginformaksan tidak harus dari kementerian namun dapat dilakukan di semua Unit pelaksana teknis dilingkungan kemendikbud seingga perlu dilakukan sinergi antar pengelola admin.

Hal tersebut ditegaskan BKLM  Mas Andes (Kasubag BKLM) kami  berkewajiban untuk membantu pengelolaan medsos kemendikbud agar admin mampu menjawab semua permasalahan, sebagai tanggungjawab pada masyarakat, perlunya tim pembinaan dalam menata Medsos Kemendikbud menuju Corporate Marketing, dalam statistik digital 2018 menunjukkan perilaku konsumen milenial yang semakin meningkat dalam penggunaan medsos.

Ryan Rahardjo selaku Public Policy & Goverment Relation Google Indonesia menyampaikan bahwa bahwa membuat conten viral cukup dengan humor, singkat padat jelas untuk video social menggunakan media voice, story, isyu, community dan action

Dimedia Sosial anda sebagai guru sebarkan inspirasi. Sosial media jika dimanage dengan benar akan power full semua dipelajari (filter buble in receiving information, masuk kegaya hidup jika masuk ke sosmed dengan tiap minggu direview disampaikan oleh mas Iwan Setyawan CEO  di Amerika.(hmy)