Berita

Feature, Gaya Bahasa Menarik dan Menghibur

Print
Category: BERITA
Created on Tuesday, 10 September 2019 Last Updated on Monday, 23 September 2019 Published Date Written by muharyoso

 

Lebatnya pepohonan, rimbunnya dedaunan dengan dahan-dahan menjuntai menjulur bak tangan-tangan gurita raksasa

siap mencekram mangsanya, mencuatnya akar-akar pohon,  liku-liku  jalan naik turun nan terjal, gemericik air dengan  arus  sungai  deras menghadang  nan  dalam, namun tidak menyurutkan gelora langkah api semangat bersekolah Fahri (7), Azwar(7), Aris (8) dan Bahar(8) dalam menempuh cita-citanya yang tinggi, ya... walau medan susah ditempuh oleh kebayakan orang terlebih anak-anak seusia mereka, 1,5 jam lamanya, dengan medan menantang- Pulau Nias Selatan jauh dari hingar bingar keramain kendaraan.

Baju sudah tidak putih lagi kumal kecoklatan, celana yang tidak merah lagi, kancing baju terlepas disana-sini,terkadang sudah tidak berfungsi pula resletingnya, ditambah sepatu butut sandal jepit, terkadang hanya telapak kaki tanpa alas, dengan seikat  tas plastik (kresek) yang setia menemani buku dari basah kuyupnya air. Secercah harapan Pelita pendidikan tunas-tunas penerus pemimpin bangsa untuk menjadi orang yang berguna kelak. “Aku ingin jadi tentara yang perkasa,”kata Fahri mengutarakan cita-citanya.....

Ya,  cuplikan materi tersebut merupakan contoh penulis buat dalam  latihan Teknik Penulisan Feature disampaikan  Else narasumber (Dosen salah satu perguruan tinggi) dalam latihan Bimtek Penulisan Feature-GTK, Kamis,(5/09), Hotel Haris Malang, “menulis feature tidak harus berdasarkan pakem,dan menghibur” katanya pada peserta yang terdiri dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Dikdas di lingkungan GTK- Kemendikbud. "Menulis feature dapat menimbulkan simpati dan empati bagi pembacanya, beliau menambahkan.

Data Soal hanya berupa ilustrasi foto empat bocah menggunakan seragam SD, hutan-sungai, jarak tempuh 1,5 jam, Pulau Nias Selatan "Coba dibuat dikembangkan menjadi sebuah feature yang menarik dan menghibur," kata Else pada peserta.

Materi Sebelumnya disampaikan Via. HH (Praktisi Media Aplikatif sekaligus Direktur NCS), menjelaskan beragam contoh-contoh media aplikatif menggunakan feature dan jenis-jenisnya sebagai cerita sekaligus berlatih menulis feature sebagai reportase.

Diawal sesi Anwar (Dosen UNY) menyampaikan dengan logat kejawaan dan menarik bahwa, gambaran membuat  feature memerlukan gaya bahasa  sastra, dalam contohnya seperti “kemarau” dalam feature digambarkan  seperti matahari yang terik bagaikan panas menyengat,  tanah yang retak-retak, menggambarkan bahwa itu musim kemarau. “Untuk merubah kebiasaan menjadi yang tidak biasa harus dicoba dilakukan, dengan memberi contoh pada salahsatu peserta seperti  ketika  akan berangkat ke kantor, jalan yang ditempuh harus diluar kebiasaan dari jalur yang semestinya, contoh lain  potongan rambut yang biasa coba dirubah menjadi model yang lain. hal tersebut mencoba dimunculkan agar mudah memahami penulisan feature.

Kegiatan dilaksanakan mulai Selasa,(3 s.d 6/09) Bimbingan Teknik Penulisan Feature ini dilakukan dengan latihan membuat feature dari  masing-masing UPT dan dipresentasikan untuk dikaji bersama,  hingga pada akhir kegiatan dibuka dan ditutup secara resmi oleh Sukma Aji–GTK.(hmy)

 

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG