Berita

Suka duka Expert pendamping Kompetitor

Print
Category: BERITA
Created on Thursday, 25 October 2012 Last Updated on Thursday, 25 October 2012 Published Date

Bukan  suatu hal yang mudah menjadi  Expert ASC dan WSC penuh suka dan duka, demikian yang dialami Bambang Sugiyanto

Widyaiswara Departemen Bangunan PPPPTK BOE/VEDC Malang. Perawakan kecil dengan tumbuh gempal,  rambut terkuncir dengan senyum khas penuh keramahan saat kesan pertama muncul ta'kala bertemu beliau di ruang workshop  Bangunan. Sebagai Dalang merupakan hobby yang unik dia tekuni, tapi jangan dikira dengan tubuh yang kecil namun cukup gesit Bambang Sugiyanto, ST, MT mengukir segudang prestasi  yang membanggakan di ajang Asean Skill Competition dan World Skill Competition sebagai Expert membawa peserta didik meraih medali di ajang bergensi kompetisi kelas dunia.

Dengan jadual yang ketat,  perhatian yang khusus karena kompetitor  rata-rata relatif muda kisaran  20 th, expert mampu menjadi suri tauladan, datang lebih awal dari kompetitor,selalu ada baik saat  istirahat, masuk kembali serta menjelang kepulangan mereka. Pembentukan fisik dengan olahraga lari  bersama kompetitor setiap Senin-Rabu dilanjutkan push-up 30 kali merupakan menu rutin, Jumat pagi dilanjutkan senam bersama dan latihan penguasaan bahasa asing.

Bagaimana menyiapkan Skill kompetitor agar dapat bersaing di event ASC maupun WSC ? tentunya melalui beberapa tahap dari pelatihan dasar(Basic Skill Training), ketrampilan menengah hingga materi khusus atau tes projek yang akan dilombakan.

Kendala bahasa bagi kompetitor yang pas-pasan sehingga untuk berkomunikasi dengan orang asing tidak percaya diri, supoor peralatan/ toolbox yang tidak memadai, miss komunikas expert dengan pemenang tender, expert harus mempunyai nyali untuk tetap ngeyel aiang lomba, diusir dari ajang lomba karena perlengkapan standar tidak dibawa, sehingga koernya expert dipakai sebagai toolbox agar tetap diijinkan mengikuti lomba.

Berbekal ketulusan hati untuk menyumbangkan yang terbaik  dari orang kecil untuk PPPPTKBOE /VEDC Malang terutama bangsa dan negara akhirnya semua pengorbanan selama ini berbuah kemenangan menghantarkan kompetitor meraih puncak prestasi tertinggi ajang ASC (Asean Skills Competition) 3 kali berturut-turut, sedang untuk WSC (World Skills Competiton) masih peringkat 10.Suatu perjuangan yang tidak mudah tentunya.

Catatan panjang Bambang Sugiyanto terukir saat meraih Medali Emas Th 2006 dengan kompetitor Eko Irawanto dengan expert bricklaying event ASC di Brunai Darussalam. Th.2007 Bambang Sugiyanto lagi-lagi dipercaya sebagai expert Briclaying di Zuzuoko Jepang  ajang WSC meriaih "Medali For Excelent".Medali Emas dengan kompetitor asal SMKN Jenagan Ponorogo Edy Suwignyo di Kuala lumpur Malaysia Th.2008.Medali emas lagi - lagi diraih  di Bangkok Thailand Th.2010 dengan kompetitor Suratno dari SMKN Wonosari.  Keberuntungan dewi fortune nampaknya masih berpihak pada saat WSC di londong Inggris Th. 2011 dengan  merengkuh Medali For Excelent cukup membanggakan kompetitor Suranto asal sekolah SMKN Wonosari.(hmy)

 

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG