Berita

“Sense of Mechanic”

Print
Category: BERITA
Created on Tuesday, 27 November 2012 Last Updated on Thursday, 29 November 2012 Published Date Written by Sumaryanto

kbangku"Sebelum magang kerja industri di Jerman harus mengikuti kursus penguasaan bahasa dilanjutkan pendidikan pelatihan einführungskurs / pemesinan dasar (kerja bangku) selama 3 bulan    kata Dr.Joko Santosa. ST, MT Kadep Mesin dan CNC.

Kerja Bangku, istilah yang tidak asing bagi kami di vedc malang khususnya Departemen Teknik Mesin dan CNC. Sebuah pekerjaan dengan menggunakan perkakas tangan mulai dari kikir, gergaji, pahat, penitik, TAP, Sney dan perlengkapan lain yang dikerjakan pada meja kerja (sering disebut Bangku). Pekerjaan yang terlihat sederhana namun membutuhkan energi, ketelitian dan kepresisian yang tinggi.

Sebut saja pekerjaan mengikir, disodorkan sebuah job sederhana dengan bentuk kotak (panjang x lebar x tinggi), dengan 6 bidang permukaan yang harus dikerjakan. Biasanya dalam awal pekerjaan diminta untuk mendapatkan bidang yang rata dan siku dan bidang yang sejajar antara satu bidang dengan yang lain. Pikiran yang terlintas adalah mudah, cepat, dan ringan. Setelah dilakukan ketelian, kepresisian dan prosedur pengerjaan yang benar sangatlah berpengaruh untuk mendapatkan bidang yang ratasiku ataupun sejajar. Hasil yang didapat kadang menjadi bidang berbentuk cembung atau pun tidak siku. Dengan prinsip learning by doing, akan terasa hasil pekerjaan secara mekanik terselesaikan dengan prosedur yang benar. Pekerjaan mengikir merupakan dasar dari pekerjaan pemesinan yang ada. Melakukan pekerjaan ini akan terbentuk sebuah feeling seorang teknisi (orang yang berkecimpung dalam dunia teknik). Contoh lain adalah pekerjaan menggergaji. Sebuah proses sederhana namun memerlukan keterampilan untuk melakukannya. Pekerjaan menggergaji dengan bentuk sisir. Akan menunjukan kepresisian dan ketelitian dalam mengerjakannya. Dengan jarak gergaji 1 mm kehati-hatian dan cara menggergaji yang benar sangat mempengaruhi hasil yang didapatkan. Dalam menggergaji, yang baik adalah lurus, tidak lebar dan rapi.

Dalam dunia modern yang didukung dengan mesin-mesin otomatis, ada anggapan bahwa kerja bangku merupakan pekerjaan kuno, pekerjaan konvensional dan pekerjaan yang tidak efisien. Dilihat di beberapa sekolah kejuruan, siswa mengerjakan kerja bangku dengan setengah hati. Bisa jadi mereka belum tahu manfaat melakukan pekerjaan tersebut. Hal itu perlu dibenahi dari pemberian pengertian dan contoh kongkrit kepada siswa atau pun peserta diklat kerja bangku. Pekerjaan tidak hanya menghaluskan permukaan benda kerja, namun juga mencakup pembentukan karakter teknisi mekanik yang handal. Pekerjaan bangku juga akan memberikan basic kuat terhadap penggunaan mesin-mesin canggih. Dimana mesin tersebut adalah sebuah robot yang akan mengikuti instruksi/ perintah bahasa mesin yang kita masukan (Input). Mesin tersebut akan mengikuti perintah kita (perintah dengan bahasa mesin), apakah mengerjakan dengan Sense of mechanic, ataupun Asal tebas  didalam melakukan penyayatan.

Disampaikan oleh Drs. Armen Fianel, ST, MT Widyaiswara Madya di Dept. Teknik Mesin dan CNC yang  pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang CNC (computer numerical control) di berufs bilding  dan berufschule German, bahwa awal  pendidikan dan pelatihan yang dilakukan bukan langsung menggunakan mesin canggih tersebut, namun dimulai dari kerja bangku terlebih dahulu. Tentang kerja bangku beliau jelaskan sangat bermanfaat dalam memberikan bekal keterampilan dasar tentang jiwa/ feeling/ ketelitian dalam menggunakan mesin. Perkerjaan dasar tersebut secara tidak langsung memberikan bekal dalam pekerjaan bidang pemesinan.

Disampaikan juga oleh Dr. Joko Santosa, ST. MT. Kepala Dept. Teknik Mesin dan CNC yang melaksanakan pendidikan pelatihan di german dan swiss. Sebelum melaksanakan magang kerja industri di german selama 11 bulan, beliau sampaikan," harus mengikuti kursus penguasaan bahasa selama empat bulan dilanjutkan dengan pendidikan pelatihan einführungskurs (pemesinan dasar) selama 3 bulan". Dalam pekerjaan mesin dasar tersebut pekerjaan “kerja bangku” yang meliputi pekerjaan dasar dari proses memahat, mengikir, menggergaji dan pekerjaan dasar lainnya. Namun proses tersebut merupakan pondasi awal membentuk feeling dan kepresisian seorang mekanik.

Paparan diatas menunjukan pentingnya pembentukan Sense of mechanic seorang engineer didalam melakukan proses pembentukan dan pemesinan. Narasumber juga menguatkan, manfaat yang dirasakan pada saat menggunakan mesin dengan teknologi tinggi, kerja bangku memiliki peran pembentukan watak/ jiwa presisi, teliti dan karakter keterampilan yang kuat dalam menggunakannya.

Sudah saatnya anggapan kerja bangku merupakan kerja inefisien atau pun pekerjaan kasar yang tidak ada manfaatnya kita hilangkan. Dengan harapan seorang yang melakukan pekerjaan ini (kerja bangku) melakukan dengan sepenuh hati dengan motivasi manfaat yang didapat kedepannya.(Sum45)

 

 

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG