Berita

Anak Petani Juara LKS Bersaing di Ajang Word Skills Competiton 2013

Print
Category: BERITA
Created on Tuesday, 30 April 2013 Last Updated on Wednesday, 01 May 2013 Published Date Written by Super User

Di bengkel Batu dan Konstruksi Departemen Bangunan, Budi  tampak asyik membersihkan batu  bata dari sisa-sisa semen yang menempel untuk persiapan bahan latihan  menghadapi Word Skills Competiton (WSC) di bidang bricklaying. Budi anak pertama dari pak Darum memang hanya anak seorang petani di desa Tosanan -Ponorogo.

Berawal dari sekolah SMK Jenangan Ponorogo- Jawa timur,  merupakan salahsatu pemenang lomba LKS (Lomba Ketrampilan Sekolah Tingkat Nasional) Th. 2012. Buah dari kegigihan dan ketekunannya Disnaker Jawa Timur  mengirimnya sebagai duta WSC untuk  berlatih, mengasah ketrampilan untuk memperdalam ilmu bricklaying di PPPPTK BOE /VEDC Malang. Budi yang berkeinginan untuk melanjutkan kuliah,  mempunyai sejuta harapan untuk dapat memenangkan lomba WSC, sehingga dapat mengangkat kompetensi  keahlian yang dimilikinya di mata dunia, menepis anggapan bahwa Indonesia hanya dapat mengekspor TKI yang tidak mempunyai skills . ”Setelah lulus saya ingin melanjutkan kuliah pak”, jawab Budi spontan ketika tim data dan Informasi menggali informasi seputar kegiatannya di Departemen Bangunan.

Selesai mengikuti ujian akhir (UN) di sekolah yang dia tekuni selama ini, Budi harus segera berkemas  kembali ke PPPPTK  BOE / VEDC Malang untuk mempersiapkan sedini mungkin fisik dan mentalnya,  karena  event kelas dunia kali ini lawan-lawan yang dihadapi cukup tangguh.

World Skills Competition - Leipzig, Germany 2013 ini merupakan ajang kompetisi internasional yang diikuti oleh siswa SMK atau sekolah kejuruan dari seluruh dunia. Indonesia juga mengirimkan wakil-wakilnya yang telah terseleksi pada LKS Nasional di Bandung beberapa waktu yang lalu.

Competition yang menginspirasi orang-orang muda dan para ahli dunia pelatihan kejuruan dan pendidikan (SMK) pada WSC 2013, merupakan sebuah Festival World Skills yang menarik dan berkomitmen untuk memberikan persaingan yang sportif, menawarkan sensasi pengalaman yang tak terlupakan, akan memberikan dampak manfaat  positif sepanjang karir baik peserta maupun official dan terus membangun jaringan pertukaran informasi baik selama dan sesudah WSC berlangsung.

Budi memang salah satu dari sekian juta  anak Indonesia yang memilik kompetensi keahlian, tidak hanya mendapat perhatian namun juga dukungan dan bantuan dari pemerintah,  sehingga Budi-budi yang lain  dapat membawa harum nama Indonesia di mata International.(hmy)

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG