Berita

Workshop Pengembangan Model Pembinaan PTK SMK

Print
Category: BERITA
Created on Thursday, 20 June 2013 Last Updated on Thursday, 20 June 2013 Published Date Written by Super User

PPPPTK BOE/VEDC Malang sebagai institusi pengembangan dan pemberdayaan Pendidik Tenaga Kependidikan  dituntut untuk terus berinovasi di bidang pendidikan dan pelatihan (diklat) agar tidak tertinggal dengan institusi lain. Sejalan dengan rencana tersebut,

dalam rangka membangun pendidikan yang berfungsi sebagai model implementasi kurikulum 2013 dan sekaligus membangun skill, knowledge, dan attitude bagi seluruh unsur SDM serta mampu memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada maka perlu dilaksanakan workshop pengembangan model pembinaan PTK SMK. Agar  tersusun konsep pengembangan PTK pada SMK dan implementasi kurikulum 2013 dan pengembangan pendidikan.

Workshop Pengembangan Model Pembinaan PTK SMK  berlangsung 3 hari di Klub Bunga, Batu 17-19 Juni 2013 dibuka secara resmi oleh Kabid Program dan Informasi Dr. Kasiman, dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kabupaten Malang  Drs. Budianto, MM, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Drs. Djupri, Manajemen/pejabat struktural, Tim Pengembang PPPPTK BOE Malang, SMK partner wilayah Malang Raya.

 

Pembinaan  PTK yang diimplementasikan dalam SMK Indonesia diantaranya bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tentang program pengembangan model PTK SMK, menyusun design dan rencana implementasi pembinaan PTK di SMK, menyusun pola strategi pembelajaran kejuruan yang efektif, kreatif dan efisien, dan memanfaatkan data hasil untuk kepentingan pengembangan pembinaan PTK dan pengembangan pendidikan, seperti yang disampaikan Drs. Akhmadi, MM mengawali kegiatannya selaku ketua panitia dalam penyampaian laporan.

 

 “Saya sangat mendukung dan pasti akan merespon pengembangan model smk”, kalau bisa tidak hanya 1 sekolah saja, dengan pembelajaran berbasis kerja agar match sekolah dengan dunia kerja, sehingga siswa mempunyai kemampuan yang kompetitif”.terang  Drs. Budianto, MM dalam sambutannya.

 

“Di Malang Raya terkenal dengan SDM-sdm yang sangat bagus-bagus, dari daerah-daerah lain banyak belajar  dan kunjungan ke VEDC Malang, alangkah ironi jika kota Malang tidak menggandeng VEDC Malang yang mempunyai SDM bagus dan sangat mumpuni untuk bersama-sama,bagaimana meningkatkan mutu pendidikan di Malang Raya? dengan menunjukan SMA/SMK perlu ditingkatkan agar SMK Malang Raya dapat bersaing dengan SMK lain”,tambah Drs. Jupri, MM

Dalam sambutannya Dr. Kasiman menjelaskan sejarah awal terbentuknya PPPGT/VEDC  Malang jika diperjelas  bertugas sebagai pusat pengembangan dan penataran guru teknologi, namun sejalan perubahan yang ada di Kemendiknas hingga menjadi PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika Malang menjadi Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang mempunyai arti luas, dengan pengembangan Model yang terintegrasi tidak terlepas dari SMK. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pesan dari Kepala Pusat untuk coba kembangkan model yang integrasi sbg pengembangan peningkatan kompetensi pendidik yang sekaligus kita sebagai pembuat model kompetensi yang tidak terlepas dari pengembangan SMK, dan momen Ini merupakan momen yang sangat baik sekali untuk dikembangkan sebagai sekolah model, untuk diamati dianalisis dan sekolah percontohan. Melalui workshop ini kita akan menelorkan strategi yang benar benar berbeda dengan tetap tidak keluar dari rel yang ada, “silahkan untuk dikoodinasikan dengan dinas-dinas terkait dan kepala sekolah terkait “, beliau menambahkan pesan dari Kepala Pusat.

Workshop dipandu oleh 3 orang  Fasilitator yang mumpuni sekaligus sebagai tim pengembang PPPPTK BOE Malang diantaranya  Drs. Jojon Suherman, ST, MT, Dr.Muljo Rahardjo, Dr.Arie Eric Rawung, MT. Hari pertama materi Konsep SMK Indonesia disampaikan oleh Drs. Jojon Suherman, ST, dilanjutkan Materi Konsep Kurikulum 2013 oleh Dr. Ari Eric Rawung, sedang materi Pengelolaan Pembelajaran oleh Dr.Muljo Rahardjo, dibawakan dengan penuh joke-joke segar sehingga suasana tegang berubah mencair dan menyenangkan. Pola pembelajaran menggunakan sistim blok, “Bagaimana membuat anak senang di dalam kelas”, terang Muljo Rahadjo. Dr. Kasiman menyajikan materi Pengelolaan SDM & Administrasi Umum. Dalam keterangannya beliau menyampaikan bahwa SMK Indonesia sifatnya koodinasi board dimana model board sebagai Project Leader. Beberapa pertanyaan turut mewarnai  sesi penyampaian materi khususnya dari SMK Partner.

Hari kedua  peserta Workshop, dibagi 3 kelompok untuk mendiskusikan Pengelolaan Pembelajaran seperti Normatif, Adaptif, Produksi dan dilanjutkan Presentasi dari  masing masing kelompok yang  diawali yel-yel segar. maupun slogan untuk SMK Indonesia sehingga suasana menjadi menyenangkan. Sesi kedua dilanjutkan Diskusi kelompok Pengelolaan SDM & Administrasi Umum antara lain Kesiswaan dan Tenaga Kependidikan & Pendampingan.

 

Pada akhir workshop acara ditutup Dr.Kasiman dengan harapan hasilnya berdampak dengan dapat tercapai satu persepsi dan pemahaman tentang program pengembangan model pembinaan PTK di SMK, tersusun design dan rencana implementasi pembinaan PTK di SMK dan Kurikulum 2013 di SMK, tersusun pola dan strategi pembelajaran kejuruan yang efektif, kreatif dan efisien, tersusunnya strategi/pola penganggaran pada SMK, dan termanfaatkanya data hasil untuk kepentingan pengembangan pembinaan PTK dan pengembangan pendidikan.(hmy)

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG