Berita

Adiwiyata Sekolah didukung Kepala Sekolah hingga Bupati

Print
Category: BERITA
Created on Tuesday, 03 September 2013 Last Updated on Wednesday, 04 September 2013 Published Date Written by Super User

Untuk pengolahan sampah di sekolah dari yang hal terkecil dulu, “Saya bersyukur  program adiwiyata di sekolah mendapat dukungan dari Kepala sekolah hingga Bupati” ujar  bu. Ritasari SMKN 3 Tuban putra satu anak yang hobby olahraga, saat wawancara admin di sela-sela rehat pagi. Dengan panjang lebar  Bu. Rita pengajar mata pelajaran matematika beruntung dapat mewakili Sekolah untuk mengikuti Diklat di PPPPTK BOE Malang."Pengajarnya cukup menyenangkan dan kapabel dalam membawakan materi diklat"jelas Rita.

Dalam keterangannya beliau menjelaskan keinginannya menerapkan dan mengembangkan ilmunya setelah usai diklat untuk diimplementasikan di sekolah. “Saya akan mencoba mengajukan proposal tentang tempat pengolahan sampah seperti di VEDC ini pak” ujarnya.  "Sekolah Saya ingin seperti sekolahnya bu Rita” tambah Bu Sundari peserta termuda dari SMK Mabaul Ulum Bondowoso- Jawa Timur yang mengajar mata pelajaran Agama.

Mata diklat Teknologi Pengolahan Dasar Sampah pada Departemen Pendidikan Lingkungan Hidup PPPPTK BOE Malang  tampaknya diikuti 18 peserta dari  seluruh Indonesia. Di dalam kelas nampak beberapa hasil karya peserta seperti vas bunga dari limbah gelas air mineral, sapu plastic, bunga plastic dllnya.

Dalam keterangannya Sukatma salah satu Widyaiswara Dep.PLH menjelaskan secara garis besar,  bahwa para peserta dalam mata diklat menempuh 96 jam,terbagi dalam kelas teori dan praktek, meliputi  materi Dasar-dasar Pengolahan Sampah,Teknologi Pemanfaatan Sampah, Teknik daur ulang kertas, Pembuatan produk kertas Daur ulang, Teknik Pembuatan Kompos, Teknik Pembuatan Bokasi, Sistim Pengolahan Sampah Sekolah.

Di dalam kegiatan diklat tersebut  para peserta melakukan study banding di Batu – Malang,  "Kami akan mendatangi  lokasi pengolahan limbah di KUD Batu, Pengolahan Tinja Sapi, Biogas dan pengolahan sampah,"kata pak Budi saat kami konfirmasi. beliau salah satu peserta dari Kupang yang sudah ke dua kalinya datang ke VEDC Malang namun dengan mata diklat berbeda, . menurut  pak sukatma dalam keterangannya bahwa tujuan studi banding ini agar dapat mengambil manfaat dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar dan pada akhir kegiatan akan dilakukan tes tertulis untuk mendapatkan sertifikat.(hmy/jri)

Copyright 2019. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG