Pengetahuan tentang Accu/Battery/Accumulator

Print
Category: Ototronik
Last Updated on Thursday, 25 May 2017 Published Date Written by Sudaryono

Pengetahuan tentang Accu/Battery/Accumulator

Akumulator (accuaki) adalah sebuah alat yang dapat menyimpan energi (umumnya energi listrik) dalam bentuk energi kimia. Contoh-contoh akumulator adalah baterai dan kapasitor.

Pada umumnya di Indonesia, kata akumulator (sebagai aki atau accu) hanya dimengerti sebagai “baterai” mobil. Sedangkan di bahasa Inggris, kata akumulator dapat mengacu kepada baterai, kapasitor, kompulsator, dll.

di dalam standar internasional setiap satu cell akumulator memiliki tegangan sebesar 2 volt. sehingga aki 12 volt, memiliki 6 cell sedangkan aki 24 volt memiliki 12 cell.

Aki merupakan sel yang banyak kita jumpai karena banyak digunakan pada sepeda motor maupun mobil. Aki temasuk sel sekunder, karena selain menghasilkan arus listrik, aki juga dapat diisi arus listrik kembali. secara sederhana aki merupakan sel yang terdiri dari elektrode Pb sebagai anode dan PbO2 sebagai katode dengan elektrolit H2SO4

 

Mengenal Kode yang ada di Aki

Agar Anda dapat membaca kapasitas dan lebih mengerti aki yang Anda gunakan secara langsung, baca ulasan berikut :

Kode aki dituliskan mengikuti 2 standar/metode:
1. Japan Industrial Standard (JIS)
2. Deutsches Institut für Normung (DIN)

Sepertinya yang lebih banyak beredar adalah aki berstandar JIS. Ini sesuai dengan permintaan pasar yang lebih banyak kepada kendaraan Jepang.

Setiap aki punya kode yang bisa dilihat langsung pada akinya.
Perbedaan standar bisa dilihat pada letak kepala aki (kutub): tenggelam untuk aki tipe DIN dan muncul untuk aki tipe JIS (lebih tinggi).

 

Aki Japan Industrial Standard (JIS)


Contoh 1: Aki NS40ZLS

§  N = Normal

§  S = pengurangan daya aki sebesar 20%

§  40 = daya utama aki

§  Z = penambahan daya aki sebesar 10% setelah dikurangi 20% (huruf S pertama)

§  L = left, artinya pole (kepala aki / kutub negatif) [-]) berada di sebelah kiri.
Tanpa kode ini pole pasti berada di sebelah kanan.

§  S = aki memiliki kutub ukuran besar

Jadi aki NS40ZLS mempunyai daya: 40Ah – 20% + 10% = 32 Ah dengan pole sebelah kiri dan kepala aki besar.

Contoh 2: Aki N 40

§  Daya utama 40Ah

§  Kepala aki besar, walaupun tidak memiliki kode S dibelakangnya.
Hal ini karena huruf awalnya bukan NS.

Contoh lain:

§  Aki NS 40: kapasitas 32 Ah

§  Aki NS 40 Z: kapasitas 35 Ah

§  Aki NS 40 ZS: kapasitas 35 Ah dengan kepala aki besar

§   

Sekarang ini kode di atas mengalami perubahan menjadi lebih simpel.
Seperti NS 40 menjadi 32B20R, artinya:

§  32: kapasitas aktual aki 32 Ah

§  B: kode baterai

§  20: panjang aki 20cm

§  R: posisi pole di sebelah kanan

 

 

Aki Deutsches Institut für Normung (DIN)

Aki DIN banyak digunakan untuk mobil buatan Eropa.
Aki ini menggunakan kode 5 digit angka. Tapi yang perlu diperhatikan hanya 3 digit angka di depan.
Cara membacanya:

§  Angka pertama : 5 menjadi 0

§  Angka pertama : 6 menjadi 1

§  Angka pertama : 7 menjadi 2

Contoh: Aki 54533

A.   Angka pertama : 5 menjadi angka 0

B.   Angka kedua & ketiga 45 = tetap angka 45

Kapasitas (daya) aki adalah 045 Ah = 45 Ah

Contoh lain: Aki 73530
Kapasitas aki adalah: 235 Ah.

 

Kode Produksi Aki

* Aki Yuasa

Menggunakan penomoran 7 digit.
Dua nomor pertama adalah kode hari, dua angka berikut tanda bulan produksi, dua angka berikut tahun produksi, dan angka terakhir kode negara produksi.
Contoh: Kode tanggal 2106049
Artinya aki ini diproduksi hari ke-21, di bulan ke-6, di tahun 2004, dan diproduksi di Indonesia.

* Aki GS

Menggunakan 6 digit kode.
Contoh: Kode Tanggal 20B4B5
Tanggal produksi di dua nomor pertama.
B berarti dibikin November. GS memberi kode untuk bulan Januari- September menggunakan angka 1 sampai 9. Untuk Oktober-Desember menggunakan kode A sampai C.
Angka 4 berarti tahun produksi.
Sedangkan B5, waktu shift dan jalur produksi aki di pabrik.

.

Membaca Kode Aki, Hindari Salah Beli!

Menjadi cermat sebelum membeli barang, bisa meminimalkan kesalahan. Misalnya seperti beli aki buat motor kesayangan. Aki juga mempunyai kode yang bisa jadi patokan kebutuhan. So, buat sobat yang ingin beli aki, silakan baca dulu kode-nya.



Buat aki motor, kode ini biasanya tertera di bodi. Terutama di bagian terdepan. Buat mudahnya coba ambil salah satu accu. Misalnya, merek GS Battery. “Kode ini bisa memewakili setiap tipe aki,”

Contohnya jika tertera tulisan atau kode GM4-3B dan di bawahnya tertera tulisan 12V-4AH/10. Mulai GM4-3B dulu ya. GM = aki polymion (12 volt). 4 = kapasitas aki dalam 10 jam. 3 = posisi terminal aki (untuk posisi terminal aki, ada 4 model. Tapi, untuk nomor 3, posisinya sejajar dengan terminal positif di kanan dan terminal negatif di sisi kiri).

B = posisi lubang udara (ada 4 model untuk posisi lubang udara. Untuk tipe B, letaknya di samping kanan). Lanjut ke 12V-4AH/10. 12V = tegangan nominal aki. 4AH/10hr = kapasitas aki (4 ampere jam). Sekarang tinggal lebih teliti lagi deh sebelum membeli.

Referensi :

http://persaudaraansejati.blogspot.co.id/2013/04/tips-mengingat-kembali-kode-aki-battery.html

 

Copyright 2017. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG