ANALISIS KARAKTER KATUP CEKIK

Print
Category: Tek.Peng.Logam
Last Updated on Thursday, 03 September 2015 Published Date Written by SUWARDI

ANALISIS KARAKTER KATUP CEKIK

Suwardi

Widyaiswara  Program Keahlian Las dan Fabrikasi

di PPPPTK/VEDC Malang

 

Abstract: In a choke valve is determined the characteristics of the valve. The choke valve is mounted on the hydraulic system, then the level of choke valve opening, the pressure difference between the front and rear pressure choke valve, and the amount of fluid flowing per unit time are determined as the variables measured. Obtained from experiments that by opening the choke valve greater at the same pressure differential obtained an increasingly large number of fluid  flow.At the same choke valve opening with Δp that becoming  smaller , the number of flow per unit time is also reduced.

Key words: choke valve, opening, pressure different

1.Pendahuluan

1.1. Latar belakang

Pengalaman telah menunjukkan bahwa hidrolika sebagai cara modern untuk perpindahan energi tidak terelakkan lagi pentingnya.

Penggerak dan pengontrol hidrolik telah menjadi sesuatu yang penting berkenaan dengan otomasi dan mekanisasi.Sekarang sebagian mesin modern dikendalikan oleh sisitem hoidrolik baik sebagian atau seluruhnya. Penggunaan sisitem hidrolik untuk pengendalian dan pengaturan memungkinkan diterapkan otomasi pada berbagai bidang penting.

Meskipun sistem hidrolik dapat diterapkan secara luas, namun karena belum diketahui oleh banyak kalangan maka penggunaannya sampai saat ini masih sangat terbatas. Bagi siapapun yang memutuskan atau mempertimbangkan untuk menggunakan sisitem hidrolik bagi sisitem transmisi tenaga dan gerakan hidrolika tidaklagi merupakan ilmu yang baru.

Didalam sistem hidrolik terdapat peralatan yang disebut katup cekik yang berfungsi mengatur jumlah fluida yang mengalir dari pompa ke sistem, ini diperlukan sebagai contoh untuk mengatur kecepatan jalan torak atau putaran motor.

1.2. Identifikasi masalah

Pada katup cekik perlu dicari karakteristiknya untuk mendapatkan kriteria yang cocok dalam penggunaannya.

 1.3. Rumusan masalah

Karakteristik katup cekik ditentukan dengan menerapkan cekik dalam sistem hidrolik, dimana tingkat pembukaan katup cekik, perbedaan tekanan tekanan antara didepan dan belakang katup cekik, dan jumlah fluida yang mengalir setiap satuan waktu menjadi variabel yang diukur.

2. Kajian teori

Katup cekik

Pada sistem hidrolik katup cekik berfungsi untuk mengatur jumlah aliran fluida yang melalui katup tersebut. Adapun konstruksinya adalah sebagai berikut.

 

 

Sedangkan prinsip kerjanya sebagai berikut ini.

Dalam posisi mula-mula kerucut(poppet) tertekan oleh tekanan pegas kedalam mulut lubang. Akibat cairan yang mengalir masuk dengan tekanan pu membuka kerucut (permukaan gelang A), sehingga timbul gaya:

 F = pu . A (N).

Pu = tekanan didepan kerucut (bar).

A = permukaan bundar kerucut (cm2).

Tegangan yang diberikan pada kerucut bisa diatur dengan menggunakan sekrup pengatur dan pegas tekan. Jika gaya F dengan berangsur-angsur melebihi tegangan yang ditentukan (tekanan pembuka), kemudian kerucut terangkat dari dudukannya. Fluida yang terperangkap kemudian mengalir tanpa tekanan melalui lubang berbentuk gelang dan masuk kedalam tangki.

3. Temuan dan pembahasan

 

Untuk menjawab masalah diatas disusun sistem hidrolik seperti tergambar.Pada P1 berkuasa tekanan pada motor atau unit tenaga. Dengan pengaturan katup cekik diperoleh tekanan yang bervariasi pada p2, bekerja bersama-sama dengan katup pembatas tekanan (2). Debit minyak yang mengalir ditampung pada gelas ukur(6).

Data hasil percobaan ditunjukkan pada tabel berikut.

Katup cekik terbuka ½ putaran

Katup cekik terbuka 1 putaran

Katup cekik terbuka 1 ½ putaran

P2(bar)

P1(bar)

Δp(bar)

Q(l/min)

P2(bar)

P1(bar)

Δp(bar)

Q(l/min)

 20

50

30

Q(l/min)

 20

50

30

3,3

 20

50

30

5,1

25

50

25

6,3

25

50

25

3

25

50

25

4,5

30

50

20

6

30

50

20

2,7

30

50

20

3,9

35

50

15

3,9

35

50

15

2,4

35

50

15

3,5

40

50

10

3,6

40

50

10

1,8

40

50

10

3

45

50

5

3,2

45

50

5

1,5

45

50

5

2,1

 20

50

30

2,7

 

Katup cekik terbuka ½ putaran pada Δp=30bar jumlah aliran yang diperoleh adalah Q=3.3 l/min, katup cekik terbuka 1 putaran pada Δp=30bar jumlah aliran yang diperoleh adalah Q=5,1 l/min, Katup cekik terbuka 1½ putaran pada Δp=30bar jumlah aliran yang diperoleh adalah Q=6.3l/min,

Dengan demikian terbaca bahwasanya dengan membuka katup cekik semakin besar pada perbedaan tekanan yang sama diperoleh jumlah aliran yang semakin besar pula.

Pada pembukaan katup cekik yang sama dengan Δp yang semakin kecil jumlah alirannya persatuan waktu juga berkurang.

4. Kesimpulan dan rekomendasi

Dengan melihat karakteristik katrup cekik dalam hasil percobaan disimpulkan bahwa katup cekik cocok dipergunakan untuk mengatur jumlah aliran pada sisstem hidrolik.

Rekomendasi yang bisa diberikan adalah untuk memperluas bidang penggunaan, katup cekik perlu dikombinasikan dengan peralatan lain misal dengan katup non arus balik.

DAFTAR PUSTAKA

Banathy, B.H. 2005. Hydraulics/Vocational Trainings Course. BEF Berlin.

Bruner, J. 2006. Hydraulics Trainer. Lohr am Mains: Rexroth Bosch Group.

Cunningsworth, A. 1995. Grundlagen und Komponenten der Fluidtechnik. Lohr am Mains: Rexroth Bosch Group.

Copyright 2017. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG