ANALISIS KARAKTER HAMBATAN ALIRAN

Print
Category: Tek.Peng.Logam
Last Updated on Wednesday, 02 December 2015 Published Date Written by suwardi

ANALISIS KARAKTER HAMBATAN ALIRAN

Suwardi

Widyaiswara  Program Keahlian Las dan Fabrikasi

di PPPPTK/VEDC Malang

 

Abstract: To determine losses of flow resistance is arranged hydraulic installation pipes of different lengths. Fluid flows into the pipe and the pressure loss and the amount of fluid that flows in each pipe measured. The experiments concluded that the long pipe obtained a major obstacle and the amount of fluid flow is small. While in the short pipe was obtained barriers that small and the amount of fluid flowing in it big. Thus concluded that the losses on the pipe depends on the length of the pipe, the greater the length the pipe is the greater the pipe resistance.

Key words: installation pipe, different length, losses

1.Pendahuluan

1.1. Latar belakang

Pengalaman telah menunjukkan bahwa hidrolika sebagai cara modern untuk perpindahan energi tidak terelakkan lagi pentingnya.

Penggerak dan pengontrol hidrolik telah menjadi sesuatu yang penting berkenaan dengan otomasi dan mekanisasi.Sekarang sebagian mesin modern dikendalikan oleh sisitem hoidrolik baik sebagian atau seluruhnya. Penggunaan sisitem hidrolik untuk pengendalian dan pengaturan memungkinkan diterapkan otomasi pada berbagai bidang penting.

Meskipun sistem hidrolik dapat diterapkan secara luas, namun karena belum diketahui oleh banyak kalangan maka penggunaannya sampai saat ini masih sangat terbatas. Bagi siapapun yang memutuskan atau mempertimbangkan untuk menggunakan sisitem hidrolik bagi sisitem transmisi tenaga dan gerakan hidrolika tidaklagi merupakan ilmu yang baru.

Didalam sistem hidrolik terdapat hambatan aliran yang tidak bisa diabaikan. Fluida yang mengalir melalui pipa-pipa dan saluran  yang semakin lama menjadi panas. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa timbulnya panas adalah akibat fluida yang mengalir didalam pipa.

1.2.Identifikasi masalah

Fluida yang mengalir didalam pipa semakin lama menjadi semakin panas akibat gesekan antara pipa dan fluida atau akibat pergeseran pada fluida itu sendiri. Oleh karena itu perlu diperoleh suatu cara agar gesekan tidak terlalu besar sehingga efisiensi instalasi juga besar.

1.2. Rumusan masalah

Karakteristik hambatan aliran ditentukan dengan melakukan suatu percobaan pada instalasi hidrolik pada mana panjang saluran hidrolik divariasikan dan diukur hambatan pada masing-masing saluran.     

2. Kajian teori

 

Pada sistem hidrolik tertutup tekanan fluida (dalam keadaan diam) pada dinding bejana adalah sama pada semua titik.

Jika fluida dalam keadaan diam dalam suatu pipa dibawah suatu tekanan, kemudian tekanan statik atau tekanan dinding adalah sama pada semua titik, sebagai contoh pada semua titik dimana pengukuran dilakukan diperoleh tekanan yang sama.

Jika fluida dalam pipa bergerak pada arah panah, kemudian tekanan yang diukur dalam arah aliran berangsur-angsur menjadi turun.

Penurunan tekanan ini disebabkan oleh hambatan aliran yang terjadi pada setiap aliran dalam pipa.

Penurunan tekanan tergantung pada gesekan dalam fluida, gesekan fluida dengan dinding pipa, dan selanjutnya juga tergantung pada bengkokan.

Faktor-faktor berikut mempengaruhi turunnya tekanan antara lain kecepatan aliran, jenis aliran, laminar atau turbulen, diameter pipa, kekentalan fluida, kekasaran dinding, volume aliran, variasi dalam penampang pipa, tikungan, katup.

3. Temuan dan pembahasan

 

 

Untuk menjawab masalah diatas disusun sistem hidrolik seperti tergambar.

Data hasil percobaan ditunjukkan pada tabel berikut.

Katup pengontrol aliran(posisi)

Penurunan tekanan(bar) untuk pipa 10x1

Aliran fluida Q(l/min)

 

250mm

500mm

750mm

250mm

500mm

750mm

1

1,2

2,4

3,6

2,4

2

1,6

3

1

2

3

3

2,6

2

5

0,8

1,6

2,4

3,6

3,2

2,8

8

0,6

1,2

1,8

4,2

3,6

3

 Dari tabel percobaan terbaca bahwa pada posisi katup pengontrol 1 penurunan tekanan 1,2 bar untuk panjang 250 mm dan debitnya 2,4 l/min, penurunan tekanan 2,4 bar untuk panjang 500 mm dan debitnya 2 l/min, penurunan tekanan 3,6 bar untuk panjang 750 mm dan debitnya 1,6 l/min.

4. Kesimpulan dan rekomendasi

Dengan melihat data percobaan terhadap hambatan aliran disimpulkan:

Semakin panjang saluran atau pipa maka hambatan yang terjadi akan menjadi semakin besar pula.

Rekomendasi yang bisa diberikan adalah instalasi saluran atau pemipaan fluida sedapat mungkin tidak panjang agar efisiensi dari energi tetap tinggi.

DAFTAR PUSTAKA

Banathy, B.H. 2005. Hydraulics/Vocational Trainings Course. BEF Berlin.

Bruner, J. 2006. Hydraulics Trainer. Lohr am Mains: Rexroth Bosch Group.

Cunningsworth, A. 1995. Grundlagen und Komponenten der Fluidtechnik. Lohr am Mains: Rexroth Bosch Group.

Copyright 2017. Powered by Humas. PPPPTK BOE MALANG